Senin, 07 Sep 2026 06:32 WIB

Observasi Rumah Ir. Soekarno, Remaja Ini Raih Juara Lomba Peneliti Belia Tingkat Nasional

Elnathan Hamonangan Parasian Manalu
Elnathan Hamonangan Parasian Manalu

selalu.id - Generasi Z berusia di bawah 25 tahun yang saat ini hidup di era post modern, mayoritas kurang peduli akan sejarah yang telah lampau. Mereka menganggap sejarah itu kuno, ketinggalan jaman, dan tidak menarik untuk diteliti.

Beda halnya dengan Elnathan Hamonangan Parasian Manalu, 15 tahun, seorang remaja yang masih berstatus pelajar kelas X di SMA Negeri 16 Surabaya. Ia tertarik meneliti tentang rumah kelahiran Ir. Soekarno atau Bung Karno, Sang Proklamator, dan hasil penelitian tersebut ia ikutkan dalam Lomba Peneliti Belia (LPB) yang diadakan oleh CYS yaitu Center for Young Scientist.

Baca Juga: Dari Museum HOS Tjokroaminoto, PDIP Ingatkan Pentingnya Supremasi Hukum dan Keadilan Sosial


Untuk diketahui, lomba tersebut diadakan di Universitas Multimedia Nusantara, Jakarta pada 30 November 2023 dan diikuti oleh sekitar 250 peserta dari berbagai kota di seluruh Indonesia. Awalnya karena ia membaca berita pada 6 Mei 2023 silam mengenai bapak Eri Cahyadi, walikota Surabaya yang meresmikan sebuah rumah kecil di Jalan Pandean IV/40, Peneleh, Surabaya sebagai rumah tempat kelahiran Bung Karno.

Ia pun penasaran dan ingin mengunjungi rumah tersebut. Tepat pada hari kemerdekaan RI, 17 Agustus 2023, ia bersama keluarga datang berkunjung ke rumah tersebut.

"Namun ketika saya membagikan foto dan caption tentang rumah tersebut, beberapa anggota keluarga yang berusia 40 tahun ke atas terkejut, sebab selama ini mereka mengetahui kelahiran Bung Karno adalah di Blitar, bukan Surabaya," kata Elnathan kepada selalu.id, Rabu (6/12/2023).

Maka, berdasarkan hal itu, mulailah ia meneliti akan fakta-fakta sejarah tentang hal tersebut. Ia sendiri menemukan adanya fakta bahwa data pribadi tempat kelahiran Bung Karno dengan sengaja dikaburkan karena alasan politis, ketika di era Orde Baru. Tempat kelahiran di Blitar ini bukan saja tertulis di buku biografi dan literatur, namun juga di buku pelajaran sekolah yang dikeluarkan oleh kementerian pendidikan.


Pada pidatonya di Blitar saat memperingati hari lahir Pancasila pada 1 Juni 2015, presiden Joko Widodo menyebut bahwa Soekarno lahir di Blitar, Jawa Timur. Penulis pidato Presiden Jokowi pada saat itu, akhirnya mengakui kesalahannya. Ia mengatakan, telah menggunakan situs Tropenmuseum.nl yang menyebutkan bahwa Bung Karno lahir di Blitar. Hal ini tercatat beritanya di harian Kompas.


Menurut pria kelahiran Surabaya 8 Juli 2008 ini, setiap orang berhak untuk diluruskan kebenaran akan data personalnya, terlebih lagi Bung Karno, seorang bapak pendiri bangsa, seorang proklamator. Meluruskan kesalahan yang telah sangat lama terjadi, adalah salah satu bentuk penghormatan kita terhadap pahlawan bangsa ini.


Tanpa mengurangi rasa hormat pada walikota Eri Cahyadi, lanjut ia menjelaskan, namun saran dalam penelitiannya, ia mengusulkan agar rumah tersebut diresmikan oleh presiden saat ini yaitu pak Jokowi, pada salah satu momen bersejarah. Putera tunggal dari Andreas Manalu dan Intan Tetty Siringoringo itu juga menyarankan publikasi yang massif dan efektif melalui berbagai media oleh pemerintah kota Surabaya, agar rumah tersebut dapat menjadi destinasi wisata sejarah.


Metodologi penelitian yang ia gunakan yaitu heuristik, kritik, interpretasi, historiografi. Guru pembimbing penelitian ini adalah guru sejarah bernama Muhamad Fikri Nur Rizal. Ketika penutupan lomba, Ketua CYS, ibu Monika Raharti, Ph.D. mengatakan bahwa para pemenang di tingkat nasional berhak untuk maju ke tingkat internasional di bulan Januari 2024.

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.