Jumat, 04 Sep 2026 21:53 WIB

Bantu Buka Jalan untuk Warga, Dua Anggota Satpol PP Surabaya Dianiaya Massa Buruh

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 30 Nov 2023 19:19 WIB
Petugas Satpol PP dianiyaa aksi massa demo
Petugas Satpol PP dianiyaa aksi massa demo

selalu.id - Beredar video anggota Satpol PP Surabaya dianiaya sejumlah massa buruh saat melakukan tugas menjaga pedestrian di Jalan Ahmad Yani, tepatnya sekitar Bundaran Dolog Taman Pelangi arah Surabaya, Kamis (30/11/2023).

Diketahui dalam rekaman video tersebut sejumlah massa buruh yang ingin berunjuk rasa ke Kantor Gubernur Jawa Timur tampak menendang salah satu petugas Satpol PP hingga terjungkal.

Saat dikonfirmasi Kepala Satpol PP Surabaya M. Fikser membenarkan rekaman tersebut. Ia menyebut bahwa kejadian sebenarnya terdapat dua orang petugas yang dianiaya massa. Peristiwa tersebut pun itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

"Ada dua orang anggota Satpol PP saya yang kemudian bertugas di daerah Ahmad Yani di daerah dekat Dolog, disana mereka menjaga pedestrian," kata Fikser, saat dihubungi selalu.id.

Fikser menjelaskan awalnya dua petugasnya berisinial AM dan TA sedang melakukan tugasnya menjaga pedestrian di sekitar rute 2 di sekitaran Bundaran Dolog menggunakan sepeda angin.

Dikawasan itu yakni Jalan Ahmad Yani arah masuk Kota Surabaya ditutup oleh ribuan massa aksi demonstrasi buruh yang akan ke Kantor Gubernur Jatim.

Saat itu ada seorang warga meminta tolong untuk membuka akses jalan agar bisa berangkat kerja. Kemudian petugas Satpol PP berinisiatif berbicara kepada salah satu pendemo untuk meminta izin membuka sedikit akses jalan. Namun, petugas Satpol PP ini justru diserang oleh pendemo

"Ada warga  minta dorong untuk jalan itu terbuka untuk buka sedikit agar bisa lewat sehingga mereka sampaikan ke para pendemo. kemudian tidak diterima, baru mereka dianiayai, satu anggota kami yang ditendang, yang satu divideoin yang satunya gak kena video itu," ujarnya Fikser.

Akibat insiden itu, kata Fikser, dua anggotanya harus dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Sebab, salah satu anggotanya yang direkam video AM ditendang.

Sedangkan satu petugas lainnya, yakni TA diinjak-injak oleh para pendemo. Beruntung, sebagian massa aksi demonstrasi kemudian melerai kejadian tersebut

"Kemudian kami bawa ke rumah sakit diperiksa harus di visum. Parah memang tidak nampak, ada ditendang, di injak injak. jadi harus di visum supaya tahu tingkat keparahannya seperti apa," terangnya.

Lebih lanjut Fikser menambahkan, pihaknya juga tak senggan melaporkan ke polisi atas kejadian penganiayaan anggota satpol PP.

"Kami juga melapor ke polisi terkait penganiayaan anggota kami. Saya kira itu oknum memperlakukan anggota kami seperti itu. Mereka pun juga hanya anggora yang bekerja menolong itu anak-anak kita sangat disayangkan," pungkasnya.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.