Jumat, 04 Sep 2026 12:55 WIB

Digerakkan Perempuan, Lima Kampung di Surabaya Sabet Penghargaan Produk Unggulan Terbaik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Nov 2023 19:49 WIB
Lima perempuan saat menerima penghargaan
Lima perempuan saat menerima penghargaan

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI), memberikan piagam penghargaan kepada lima kampung terbaik yang memiliki produk UMKM unggulan.

Wali Kota Eri Cahyadi pun memberikan penghargaan ke lima perwakilan kampung produk unggulan terbaik itu.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Penghargaan itu bersamaan dalam acara Communal Branding Festival dan Awarding Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Anak (KAS-RPA) tahun 2023, di Balai Kota, Sabtu (25/11/2023) malam.

Lima kampung produk unggulan terbaik yakni, Kampung Wisata Heritage Peneleh, Kampung Ayam Jago Jambangan, Kampung Bakat Sukomanunggal, Kampung Batik Viaduct Gubeng, dan Kampung Dorang Cinta Krembangan.

Eri mengatakan lima kampung ini, dinobatkan sebagai Kampung Produk Unggulan Terbaik yang mampu mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Utamanya, pemberdayaan ekonomi yang digerakkan oleh perempuan di Kota Surabaya.

Apalagi, kata dia communal branding yang didampingi oleh GNI bersama stakeholder lainnya sangat luar biasa. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan oleh GNI membuat UMKM Kota Surabaya semakin naik kelas.

"Jadi mulai dari branding-nya, cara menjualnya, hingga terkait dengan (mengatur) keuangannya, sangat luar biasa. Dan di setiap Surabaya selatan, timur, hingga utara itu terbentuk dengan karakteristiknya masing-masing," kata Eri.

Ia pun mengaku bangga atas keberhasilan para pelaku UMKM yang mendapatkan penghargaan. Ini terbukti UMKM ternyata tidak hanya fokus pada peningkatan ekonomi warga. Akan tetapi juga bergerak di bidang sosial.

"Mereka mengatakan, ketika hasilnya naik, mengurangi (menyisihkan) sedikit pendapatannya untuk disumbangkan kepada yayasan kanker. Terima kasih juga kepada semua pihak dan stakeholder yang menggerakkan sudah ikut serta membranding UMKM di Kota Surabaya," ujarnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Oleh karenanya, Pemkot Surabaya terus mendorong kampung-kampung tematik yang mendapatkan penghargaan tersebut untuk dijadikan kampung wisata ke depannya.

Pemkot juga menargetkan, produk-produk UMKM yang ada di lima kampung tadi bisa terus dikembangkan hingga mampu menjangkau pasar nasional dan internasional.

"Ini kita dampingi terus, agar mereka terus semangat, sehingga menarik saudara-saudara lainnya yang nantinya bisa menjadi pegawai di tempatnya mereka. Jadi, UMKM Surabaya untuk masyarakat Kota Surabaya, sehingga bisa menarik warga lainnya untuk bekerja," ungkapnya

Lebih lanjut Eri berharap, pelaku UMKM terutama yang digerakkan oleh perempuan bisa memiliki penghasilan untuk membantu keluarganya.

Dia menegaskan, perempuan memiliki kemampuan yang sama dengan laki-laki dalam menggerakkan ekonomi di dalam sebuah keluarga.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

"Dengan kemampuan itu, maka (perempuan) akan memiliki semangat dan keyakinan. Maka saya yakin dengan begitu (perempuan) juga akan memiliki anak-anak yang berbahagia," imbuhnya.

Di samping itu, Country Director Yayasan GNI Setyo Warsono mengatakan, GNI tidak hanya mendorong pemberdayaan ekonomi UMKM melalui project communal branding saja.

Akan tetapi, project ini juga untuk menggerakkan pelaku UMKM untuk menyisihkan keuntungan usahanya sebesar 2,5-10 persen dari dana pembinaan yang diberikan oleh GNI kepada UMKM untuk upaya perlindungan anak dan perempuan.

"Di malam ini dibuktikan dengan menyisihkan 2,5-10 persen dana pembinaan dari GNI untuk diberikan kepada Yayasan Kanker Indonesia," pungkas Setyo yang diwakili oleh Sekretaris GNI Rina Satdewi.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.