Minggu, 06 Sep 2026 21:17 WIB

Turun Aksi Bela Palestina, Gubernur Khofifah Ajak Beri Dukungan Lewat Doa dan Donasi

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bela Palestina
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bela Palestina

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berbaur bersama puluhan  ribu masyarakat Jawa Timur dalam Aksi Bela Palestina di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (12/11).

Puluhan ribu masyarakat tersebut mulai memadati sepanjang Jalan Gubernur Suryo, depan Grahadi, sejak pukul 05.30 WIB. Mereka kompak menggunakan atribut dukungan bagi Palestina.



Mulai dari bendera, baju serba putih, hingga beberapa poster bertuliskan dukungan terhadap kebebasan bangsa Palestina. Tidak hanya itu, mereka juga kompak menyuarakan kecaman terhadap agresi militer Israel.

Di hadapan puluhan  ribu peserta aksi tersebut, Gubernur Khofifah mengawali orasinya dengan mengajak melantunkan Sholawat Asyghil bersama-sama. Serentak, seluruh peserta aksi mengikuti dengan melantunkan sholawat tersebut bersama-sama.

Dalam aksi yang berjalan damai dan tertib tersebut, Gubernur Khofifah turut menyuarakan betapa pentingnya kemerdekaan bagi Palestina. Maka sangat penting dukungan baik doa maupun donasi bantuan, terus digaungkan masyarakat Indonesia khususnya Jawa Timur.

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!



"Hari ini kita menguatkan komitmen, bahwa kita semua berdiri di sini memberikan doa dan dukungan atas kemerdekaan bagi Palestina," katanya dalam sambutannya, Minggu (12/11/2023).

Sementara itu, Khofifah juga menegaskan, aksi seruan masyarakat Surabaya dan Jawa Timur ini, diharapkan berseiring dengan aksi negara-negara lain di seluruh dunia. Yang sebagian besar sepakat menolak agresi militer yang dilakukan oleh Israel.

“Bahwa mereka semua hari ini bergerak untuk menolak agresi Israel ke Palestina. Dan aksi kita hari ini sebagai bentuk dukungan ke Palestina. Baik secara institusional Pemerintah Pusat,  Pemerintah Provinsi Jatim, maupun seluruh masyarakat Jatim,” tegasnya.

Perempuan yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini juga mengajak seluruh warga yang ikut aksi untuk mendoakan seluruh saudara-saudara di Palestina.

"Kita semua mohon kepada Allah SWT agar Palestina diberikan kekuatan, keselamatan dan kemerdekaan. Aamiin," ucapnya yang turut diamini oleh seluruh masyarakat yang ikut dalam aksi.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini Khofifah meyakini kalau apa yang diperjuangkan oleh masyarakat Jawa Timur, insyaAllah akan dikabulkan Allah SWT.

“InsyaAllah apa yang kita lakukan disini  diijabah oleh Allah SWT. Mudah-mudahan ini juga berseiring dengan ikhtiar dhohiron wa bathinan, ikhtiar lahir batin kita semua dan banyak negara di dunia,” katanya.

“Mudah-mudahan agresi militer  Israel ke Palestina bisa segera dihentikan. Sehingga Palestina bisa merdeka, merdeka dan merdeka. Al-Fatihah,” pungkasnya

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Sahkan KUA-PPAS P-APBD 2026, Kejar Target IKU hingga Pokir

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.