Rabu, 21 Okt 2026 01:44 WIB

Pelindo Siap Layani Kapal Pesiar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Des 2021 22:59 WIB
Ilustrasi Kapal Pesiar
Ilustrasi Kapal Pesiar

Surabaya (selalu.id) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo optimis kembali menyambut dan melayani kedatangan kapal pesiar (cruise). Hal tersebut diyakini usai melakukan sejumlah persiapan dalam rangka menyambut peningkatan wisatawan asing yang datang dari jalur laut atau melalui kapal pesiar, salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Stakeholder bertajuk Cruise Resumption in Indonesia and Port of Benoa as Home Port di Benoa Cruise Terminal Pelabuhan Benoa, pada Minggu (05/12/2021) lalu.

FGD yang dihadiri sejumlah perwakilan Kementerian terkait seperti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Sekretaris Deputi Bidang Infrastruktur dan Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Eng Lukijanto, Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono, Direktur Pengelola Pelindo Putut Sri Muljanto, Cruise Ship Agent seperti Royal Caribbean Group dan lainnya, serta Pemangku Pariwisata tersebut membahas terkait kesiapan Indonesia khususnya Bali menyambut kedatangan kapal pesiar di era new normal khususnya pada tahun 2022.

Baca Juga: Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang hadir secara daring dalam acara tersebut menyampaikan dukungan pihaknya dalam upaya bersama menghidupkan kembali ekonomi pariwisata Bali. Menurutnya, Bali sebagai jantung pariwisata Indonesia yang sebagian besar warganya bergantung pada sektor pariwisata membutuhkan terobosan-terobosan strategi antar stakeholders.

"FGD adalah langkah strategis, dalam persiapan untuk mengembalikan sektor wisata di pulau Bali. Dengan dibukanya penerbangan internasional nyatanya belum mampu mendongkrak pertumbuhan sektor pariwisata di Pulau Bali. Oleh karena itu diperlukan alternatif pintu pariwisata lain yang harus kita optimalkan salah satunya ada Bali Maritime Tourism Hub (BMTH)," ungkap Sandiaga Uno.

Sekretaris Deputi Bidang Infrastruktur dan Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Eng Lukijanto menambahkan, pembangunan BMTH yang saat ini dikerjakan Pelindo harus mendapat percepatan strategi agar bisa dimanfaatkan secara tepat dan efisien.

Baca Juga: Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

"Dalam tiga tahun terakhir Kemenkomarves membentuk tim percepatan pembangunan BMTH dan penanganan kapal cruise, ini bentuk dukungan serius kami dalam optimalisasi pariwisata di Bali terutama untuk BMTH," ujar Eng Lukijanto

"Pada masa pendemi ini kita membutuhkan regulasi yang tegas dan saling mengakomodir antara cruise agent dan Pemerintah Indonesia agar upaya peningkatan wisatawan melalui kapal pesiar dapat kembali bergairah, misalnya terkait aturan masa karantina wisatawan," tambah James Ngui, Senior Manager Port Operations Southeast Asia Royal Caribbean Group.

Baca Juga: Pelindo Perkuat Integrasi Layanan di TPK Bagendang dan Bumiharjo

Senada dengan pernyataan sebelumnya. Direktur Pengelola Pelindo, Putut Sri Muljanto menjelaskan, pada tahun 2019 data kunjungan kapal pesiar ke pulau Bali sangat tinggi, namun masa pandemi membuat kapal pesiar tidak bisa melakukan kunjungan ke Indonesia khususnya ke Bali. Kedepannya kondisi new normal yang disiapkan bersama diharapkan mampu mendorong kunjungan kapal pesiar yang sempat terhenti.

"Kita perlu merapatkan tangan berkolaborasi bersama antar pemangku kepentingan agar apa yang sudah kita siapkan selama ini melalui pembangunan BMTH bisa berdampak pada peningkatan kunjungan wisata di Indonesia," tutup Putut Sri Muljanto.

Sebelumnya, Kementerian BUMN melalui Pelindo membangun BMTH sebagai hub pelabuhan pariwisata di Indonesia di Pelabuhan Benoa Bali. Dengan konsep pengembangan wisata Butterfly Route dan pemberian fasilitas UMKM di BMTH diharapkan kehadirannya dapat meningkatkan perekonomian Indonesia dari sisi pariwisata. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.