Sabtu, 05 Sep 2026 15:50 WIB

Pelindo Siap Layani Kapal Pesiar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Des 2021 22:59 WIB
Ilustrasi Kapal Pesiar
Ilustrasi Kapal Pesiar

Surabaya (selalu.id) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo optimis kembali menyambut dan melayani kedatangan kapal pesiar (cruise). Hal tersebut diyakini usai melakukan sejumlah persiapan dalam rangka menyambut peningkatan wisatawan asing yang datang dari jalur laut atau melalui kapal pesiar, salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Stakeholder bertajuk Cruise Resumption in Indonesia and Port of Benoa as Home Port di Benoa Cruise Terminal Pelabuhan Benoa, pada Minggu (05/12/2021) lalu.

FGD yang dihadiri sejumlah perwakilan Kementerian terkait seperti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Sekretaris Deputi Bidang Infrastruktur dan Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Eng Lukijanto, Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono, Direktur Pengelola Pelindo Putut Sri Muljanto, Cruise Ship Agent seperti Royal Caribbean Group dan lainnya, serta Pemangku Pariwisata tersebut membahas terkait kesiapan Indonesia khususnya Bali menyambut kedatangan kapal pesiar di era new normal khususnya pada tahun 2022.

Baca Juga: Wujudkan Target Zero Fatality, PDS Gembleng 145 Personel Pengamanan Surabaya

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang hadir secara daring dalam acara tersebut menyampaikan dukungan pihaknya dalam upaya bersama menghidupkan kembali ekonomi pariwisata Bali. Menurutnya, Bali sebagai jantung pariwisata Indonesia yang sebagian besar warganya bergantung pada sektor pariwisata membutuhkan terobosan-terobosan strategi antar stakeholders.

"FGD adalah langkah strategis, dalam persiapan untuk mengembalikan sektor wisata di pulau Bali. Dengan dibukanya penerbangan internasional nyatanya belum mampu mendongkrak pertumbuhan sektor pariwisata di Pulau Bali. Oleh karena itu diperlukan alternatif pintu pariwisata lain yang harus kita optimalkan salah satunya ada Bali Maritime Tourism Hub (BMTH)," ungkap Sandiaga Uno.

Sekretaris Deputi Bidang Infrastruktur dan Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Eng Lukijanto menambahkan, pembangunan BMTH yang saat ini dikerjakan Pelindo harus mendapat percepatan strategi agar bisa dimanfaatkan secara tepat dan efisien.

Baca Juga: Aksi GM Pelindo Maumere Terjun ke Laut untuk Selamatkan Penumpang

"Dalam tiga tahun terakhir Kemenkomarves membentuk tim percepatan pembangunan BMTH dan penanganan kapal cruise, ini bentuk dukungan serius kami dalam optimalisasi pariwisata di Bali terutama untuk BMTH," ujar Eng Lukijanto

"Pada masa pendemi ini kita membutuhkan regulasi yang tegas dan saling mengakomodir antara cruise agent dan Pemerintah Indonesia agar upaya peningkatan wisatawan melalui kapal pesiar dapat kembali bergairah, misalnya terkait aturan masa karantina wisatawan," tambah James Ngui, Senior Manager Port Operations Southeast Asia Royal Caribbean Group.

Baca Juga: Perkuat Minat Baca, PT Pelindo Daya Sejahtera Serahkan Bantuan Perpustakaan ke SD Al Istiqomah Surabaya

Senada dengan pernyataan sebelumnya. Direktur Pengelola Pelindo, Putut Sri Muljanto menjelaskan, pada tahun 2019 data kunjungan kapal pesiar ke pulau Bali sangat tinggi, namun masa pandemi membuat kapal pesiar tidak bisa melakukan kunjungan ke Indonesia khususnya ke Bali. Kedepannya kondisi new normal yang disiapkan bersama diharapkan mampu mendorong kunjungan kapal pesiar yang sempat terhenti.

"Kita perlu merapatkan tangan berkolaborasi bersama antar pemangku kepentingan agar apa yang sudah kita siapkan selama ini melalui pembangunan BMTH bisa berdampak pada peningkatan kunjungan wisata di Indonesia," tutup Putut Sri Muljanto.

Sebelumnya, Kementerian BUMN melalui Pelindo membangun BMTH sebagai hub pelabuhan pariwisata di Indonesia di Pelabuhan Benoa Bali. Dengan konsep pengembangan wisata Butterfly Route dan pemberian fasilitas UMKM di BMTH diharapkan kehadirannya dapat meningkatkan perekonomian Indonesia dari sisi pariwisata. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.