Selasa, 21 Jul 2026 23:47 WIB

Antisipasi Banjir, Pemkot Surabaya Bangun 6 Rumah Pompa dan 200 Saluran Air

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Nov 2023 13:20 WIB
Pembangunan saluran air
Pembangunan saluran air

selalu.id - Pemkot Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga DSDABM Surabaya tengah membangun 6 rumah pompa dan 200 saluran air untuk mengantisipasi banjir menjelang musim hujan.

Kabid Drainase DSDABM Surabaya, Windo Gusman Prasetyo mengatakan rumah pompa itu sedang dikebut penyelesaiannya dengan target akhir tahun ini.

6 rumah pompa yang sedang dalam pembangunan adalah Rumah Pompa Merr, Undaan, Gresikan, Bulak, Kebraon dan Bozem Aquatic.

Pembangunan 6 rumah pompa ini tujuannya untuk memecah aliran air agar tidak menumpuk di satu titik pembuangan air. Sehingga tidak menimbulkan genangan maupun banjir ketika hujan turun dengan durasi lama dan intensitas lebat.

"Jadi kita tahun ini membangun 6 rumah pompa dan ratusan saluran drainase. Ada 60 saluran air yang menjadi prioritas dan total ada 200 lebih pembangunan saluran," kata Windo, kepada selalu.id, Rabu (8/11/2023).

Ia mencontohkan Rumah Pompa Undaan. Itu untuk alirannya yang nantinya menuju rumah pompa Tambak Wedi di daerah timur dan utara.

"Dengan casement area drainase cukup luas, kita membagi pengaliran. Harapannya  di wilayah Undaan, Kalianyar, Kalisari dan lainnya bisa mengalir ke Rumah Pompa Undaan dan Rumah Pompa Kalimas," jelasnya.

Kemudian Rumah Pompa Merr, pihaknya harapannya bisa membantu Rumah Pompa Kebon Agung yang alirannya primer atau saluran induk. Diharapkan nantinya bisa membantu untuk mengurangi debit yang masuk ke Rumah Pompa Kebon Agung.

Lalu Rumah Pompa Bulak, kebutuhannya mengenai genangan di wilayah Tambak Deres dan depan Kecamatan Bulak. Nanti dengan rumah pompa ini debit air bisa cepat mengalir ke laut.

"Rumah Pompa Gresikan itu genangan di Jalan Jagiran, Ploso Bogen bisa teratasi di Rumah Pompa Gresikan," ujarnya.

Windo pun mengatakan, dalam pelaksanaan pembangunan dan persiapan musim hujan, di awal tahun sudah mulai melakukan normalisasi saluran hingga pengambilan sedimen.

Normalisasi itu, kata dia mulai dari saluran besar, primer, sekunder, tersier sampai beberapa saluran pemukiman dengan menggunakan alat berat dan pelaksanaan tim satuan tugas untuk pemantuan.

Sedangkan saluran air yang ada di lingkungan permukiman ini perlu adanya penyesuaian dimensi. Agar, ketika hujan, di saluran lingkungan ini dapat menerima aliran air dan terkoneksi dari saluran lingkungan tersier, sekunder dan primer.

"Untuk saluran ini tersebar hampir di titik-titik wilayah Kota Surabaya yang membutuhkan pembangunan saluran di wilayah pemukiman," tandasnya.

Saluran lingkungan yang membutuhkan saluran, diantaranya Kedung Mangu, Kali Rungkut, Jagiran, Gersikan, Bronggalan 2, Manukan Lor, Manukan Utama, Tambak Deres, saluran tengah Ahmad Yani, Kedinding Lor, Dukuh Kupang 25, Dukuh Kupang 20, Jalan Randu, Margorejo dan lainnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.