Komitmen Dampingi Kemandirian Ekonomi Pelaku UMKM, PNM Beri Pelatihan Budidaya Tanaman Hias
- Penulis : Ading
- | Jumat, 03 Nov 2023 13:14 WIB
selalu.id - Terus mengaplikasikan komitmen dalam mendampingi kemandiriaan ekonomi dan sekaligus produktifitas Pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Divisi program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) menyelenggarakan pelatihan budidaya tanaman hias, atau yang biasa disebut dengan klasterisasi sektoral.
Budidaya tanaman hias ini melalui media hidroponik dan dihadiri oleh 30 nasabah PNM Mekaar di Balai Desa Ledug, Prigen, Pasuruan, Kamis (2/11/2023). Pelatihan ini juga upaya PNM dalam membangun hubungan emosional dengan pelaku UMKM sebagai bekal untuk mendapatkan pengetahuan baru yang dapat berdampak kepada kemajuan usaha yang dijalankan oleh nasabah PNM Mekaar.
Baca Juga: Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah
Kegiatan ini dihadiri oleh Heri Santoso selaku Kepala Desa Ledug, Irfan Ardianto selaku Pemimpin PT PNM Cabang Surabaya dan Huan Nur Risqia selaku MRPM Reg. Surabaya 2.
Baca Juga: Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional
"Pelatihan ini bertujuan mendorong para nasabah PNM agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang budidaya tanaman hias dengan media hidroponik yang memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah," ujar Irfan Ardianto selaku Pemimpin PT PNM Cabang Surabaya.
Dalam pelatihan ini peserta juga didampingi untuk belajar teknik merawat tanaman hias sehingga menjadi produk yang berkualitas. Selain itu tujuan utama dari pelatihan ini adalah bisa memperluas pemasaran usaha peserta agar dapat masuk ke dalam pasar lokal, nasional, dan online yang bisa menambah kesejahteraan keluarga sehingga nasabah PNM naik kelas.
Baca Juga: Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak
Selanjutnya, pelatihan ini merupakan salah satu bentuk dari tiga modal PNM. Dalam mendukung pertumbuhan ultra mikro dan UMKM, PNM memberikan tiga modal yaitu finansial, intelektual dan sosial. Modal finansial diberikan melalui pembiayaan usaha produktif, sedangkan modal intelektual melalui pendampingan antara lain pelatihan, berbagi info dan pengalaman. Sedangkan modal sosial, PNM membangun kepedulian nasabah melalui jejaring usaha dan sinergi bisnis yang mampu membantu percepatan usaha nasabah.
Editor : Ading