Rabu, 21 Okt 2026 19:20 WIB

Komitmen Dampingi Kemandirian Ekonomi Pelaku UMKM, PNM Beri Pelatihan Budidaya Tanaman Hias

  • Penulis : Ading
  • | Jumat, 03 Nov 2023 13:14 WIB
Klasterisasi Usaha PNM Mekaar
Klasterisasi Usaha PNM Mekaar

selalu.id - Terus mengaplikasikan komitmen dalam mendampingi kemandiriaan ekonomi dan sekaligus produktifitas Pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui Divisi program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) menyelenggarakan pelatihan budidaya tanaman hias, atau yang biasa disebut dengan klasterisasi sektoral.

Budidaya tanaman hias ini melalui media hidroponik dan dihadiri oleh 30 nasabah PNM Mekaar di Balai Desa Ledug, Prigen, Pasuruan, Kamis (2/11/2023). Pelatihan ini juga upaya PNM dalam membangun hubungan emosional dengan pelaku UMKM sebagai bekal untuk mendapatkan pengetahuan baru yang dapat berdampak kepada kemajuan usaha yang dijalankan oleh nasabah PNM Mekaar.

Baca Juga: Karang Taruna Trisula Padangasri Mojokerto Lolos Verifikasi Nasional, Andalkan Kopi Excelsa, Helm dan Jok

Kegiatan ini dihadiri oleh Heri Santoso selaku Kepala Desa Ledug, Irfan Ardianto selaku Pemimpin PT PNM Cabang Surabaya dan Huan Nur Risqia selaku MRPM Reg. Surabaya 2.

Baca Juga: Gebyar UMKM 2026 jadi Sarana Promosi Produk Unggulan Sidoarjo

"Pelatihan ini bertujuan mendorong para nasabah PNM agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang budidaya tanaman hias dengan media hidroponik yang memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah," ujar Irfan Ardianto selaku Pemimpin PT PNM Cabang Surabaya.

Dalam pelatihan ini peserta juga didampingi untuk belajar teknik merawat tanaman hias sehingga menjadi produk yang berkualitas. Selain itu tujuan utama dari pelatihan ini adalah bisa memperluas pemasaran usaha peserta agar dapat masuk ke dalam pasar lokal, nasional, dan online yang bisa menambah kesejahteraan keluarga sehingga nasabah PNM naik kelas.

Baca Juga: Sidoarjo Genjot Modal UMKM, BPR Delta Artha Salurkan Kurda Bunga 2 Persen ke Ribuan Debitur

Selanjutnya, pelatihan ini merupakan salah satu bentuk dari tiga modal PNM. Dalam mendukung pertumbuhan ultra mikro dan UMKM, PNM memberikan tiga modal yaitu finansial, intelektual dan sosial. Modal finansial diberikan melalui pembiayaan usaha produktif, sedangkan modal intelektual melalui pendampingan antara lain pelatihan, berbagi info dan pengalaman. Sedangkan modal sosial, PNM membangun kepedulian nasabah melalui jejaring usaha dan sinergi bisnis yang mampu membantu percepatan usaha nasabah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.

Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Pelaku datang ke lokasi yang juga berfungsi sebagai hunian keluarga, dan menuntut secara kasar kepada Renata agar menyerahkan surat atau sertifikat bangunan.