Jumat, 05 Jun 2026 02:43 WIB

Hindari Abu Vulkanik Gunung Semeru, Warga Diminta Menjauh hingga Radius 1 KM

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 04 Des 2021 22:57 WIB
Warga berlarian menghindari abu vulkanik Gunung Semeru. Foto: screenshot video
Warga berlarian menghindari abu vulkanik Gunung Semeru. Foto: screenshot video

Surabaya (Selalu.id) - Masyarakat diminta menjauh dari jangkauan abu vulkanik Gunung Semeru uang erupsi pada Sabtu (4/12/2021). Temasuk daerah-daerah aliran lahar.

Kementerian Sumberdaya Mineral (KESDM) Badan Geologi PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Sumeru, Yuda Prinardita Pura, menghimbau masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 1 km dari kawah, puncak Gunung Semeru dan jarak 5 Km arah bukaan kawah di sektor tenggara-selatan," ujar Yuda dalam keterangan pers, Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga: Polres Lumajang Ringkus Spesialis Pencuri Baterai Tower Antarkota

Yuda juga mengimbau warga agar tidak berada di kawasan sungai. Hal tersebut karena dimungkinkan sungi menjadi titik turunnya material erupsi Semeru.

"Mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai, lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru," terangnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Budi Santosa, menyampaikan bahwa agen bencana Provinsi Jatim dan TRV PB BPBD Lumajang telah menuju lokasi untuk asesmen. Serta melakukan evakuasi warga di sekitar Gunung Sumeru.

Baca Juga: Mitigasi BPBD dalam Antisipasi Kekeringan di Jawa Timur, Begini Imbauannya

"BPBD Lumajang sudah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat," ujarnya.

Pihaknya juga belum mendapatkan laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Masih melakukan pendataan dampak lingkungan sekitar.

Baca Juga: Apel HKB 2026 di Silo Jember, Tumbuhkan Komitmen Sadar Bencana

"sekarang masih dilakukan pendataan, belum diketahui ada korban"kata dia.

Selain itu, BPBD Jatim juga menghimbau warga untuk menjauhi daerah sekitar yang berhulu di Gunung Sumeru. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.