Minggu, 06 Sep 2026 18:08 WIB

Euforia Piala Dunia U-17 di Surabaya, 31 Tim Bertanding di Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 24 Okt 2023 09:37 WIB
Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan
Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan

selalu.id - Menyambut Piala Dunia yang akan diseleggarakan pada November mendatang, Pemerintah Kota Surabaya mengadakan Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan sebagai bentuk penyemarak dan euforia, yang digelar pada 23-30 Oktober 2023 di Lapangan Sepak Bola Jambangan dan Lapangan Sepak Bola Mulyorejo Kota Surabaya.

Untuk itu, sebanyak 31 tim dinyatakan lolos setelah berhasil melewati pertandingan antar kelurahan, kini mulai bertanding dalam gelaran Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan pada sejak, Senin (23/10/2023) kemarin.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan bahwa para peserta yang dinyatakan lolos saat laga Turnamen Sepak Bola antar Kelurahan atau antar kampung (tarkam) akan bertanding mewakili masing-masing kecamatan.

“Pertandingan ini bersifat persahabatan dengan harapan bisa menggaungkan spirit dan menginspirasi pelajar bahwa Surabaya. Lomba antar kampung mulai dari tingkat kelurahan kemarin, sekarang ini adalah tingkat kecamatan, kita harapkan ini menjadi tempat bermunculnya pemain sepak bola dari Surabaya,” kata Wiwiek.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Sedangkan untuk ketentuan pemain, Wiwiek mengaku tidak jauh berbeda saat Turnamen Sepak Bola antar Kelurahan kemarin. Pada Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan, jumlah pemain yang harus disiapkan setiap kecamatan maksimal berjumlah 22 orang, dengan minimal 18 orang, serta 2 pelatih dengan lamanya pertandingan 25x2 menit.

“Pemain juga harus mendapatkan surat rekomendasi dari kecamatan berdasarkan KK dan ijazah terakhir di fotocopy, serta dibawa oleh official kecamatan pada saat pertandingan berlangsung, dan tidak diperkenankan menggunakan surat domisili. Peraturan lainnya, para pemain dan officialnya diwajibkan datang 30 menit sebelum pertandingan,” terangnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Ia menjelaskan, melalui Turnamen Sepak Bola antar Kecamatan, pemkot ingin memunculkan bibit-bibit baru dalam bidang sepak bola. Apalagi, Kota Surabaya ditunjuk menjadi salah satu venue dalam perhelatan Piala Dunia U-17 di Indonesia.

“Lewat kegiatan juga dilakukan talent scouting (pencarian bakat) untuk melihat talenta anak-anak agar bisa dikembangkan. Dari kampung-kampung inilah kita berharap bermunculan pemain-pemain baru dalam bidang sepak bola,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.