Minggu, 06 Sep 2026 02:30 WIB

Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud Rebutan Target Suara 70 Persen di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Okt 2023 14:50 WIB
Ganjar-Mahfud, Anies-Muhaimin
Ganjar-Mahfud, Anies-Muhaimin

selalu.id - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), keduanya sama-sama mengusung tokoh terkemuka dari Jawa Timur sebagai calon wakil presiden (Cawapres) untuk Pasangan Calon (Paslon) Pilihan Presiden (Pilpres) 2024.

PKB mengusung Muhaimin Iskandar untuk menggandeng Anies Baswedan (Anies-Muhaimin), sedangkan PDIP mengandalkan Mahfud MD sebagai pasangan Ganjar Pranowo (Ganjar-Mahfud).

Diketahui kedua paslon tersebut sudah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), hari ini di Jakarta, Kamis (19/10/2023).

Saling mengusung putra daerah, PKB dan PDIP rupanya tak ingin melewatkan potensi suara pemilih Jawa Timur, khususnya di Surabaya.

Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf mengatakan bahwa pihaknya menargetkan kemenangan 62 persen suara di Kota Pahlawan. Sehingga, pihaknya gencar menyosialisasikan Anies-Muhaimin di Surabaya dan sekitarnya.

"Surabaya 62 persen, silakan bagi yang ingin mendukung pasangan A atau B, tetapi kami tetap fokus Anies-Muhaimin karena punya visi yang jelas," kata Musyafak.

Menurut dia target 62 persen sumbangan suara itu merupakan hal realistis yang sudah semestinya tercapai. Meskipun Kota Pahlawan merupakan Kandang Banteng, DPC PKB Kota Surabaya juga tak gentar untuk terus mencapai target Anies-Muhaimin menang

"Silakan kalau orang mau mengatakan kandang banteng, banyak orang pintar yang bisa membedakan mana kepentingan dan mana masa depan bangsa, mereka sudah bisa milih," ujarnya.

Musyafak juga menyebut keberadaan pasangan Mahfud MD yang baru ditetapkan sebagai pendamping Ganjar, bukan merupakan hambatan bagi Anies-Muhaimin mendulang kemenangan, khususnya di Kota Surabaya.

"Berat atau tidak itu tergantung pada masing-masing gerakannya, bagaimana masyarakat melihat," ucapnya.

Sementara untuk DPC PDI Perjuangan Surabaya sangat optimis pihaknya bisa menargetkan 70 persen suara untuk menangkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Pilpres 2024 di Surabaya.

"Saya yakin bisa menyentuh di angka 70 persen suara di Kota Surabaya. Kemudian kita semua membuktika bahawa Kota Surabaya adalah basis tim pendukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD," kata Awi sapaan akrabnya, saat ditemuai selalu.id, usai nobar pengumuman Cawapres di Kantor DPC Surabaya, Rabu (18/10/2023) kemarin.

Untuk memenangkan Pilpres 2024, Awi menyampaikan bahwa saat ini elektabilitas Ganjar Pranowo di Surabaya telah mencapai 60 persen. Sebab itu, PDIP Surabaya sangat yakin dengan Penetapan Cawapres Mahfud MD yang telah memiliki potensi elektoral sangat tinggi.

"Pasti akan berdampak elektoral yang sangat tinggi kepada PDI Perjuangan, kepada Pak Ganjar dan Pak Mahfud MD dan partai politik lain yang menjadi pengusung pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD," tegasnya.

Baca Juga: Bursa Ketua KONI Sidoarjo Mengerucut, Dua Bacalon Resmi Mendaftar

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.