Sabtu, 05 Sep 2026 20:53 WIB

National Hospital Resmikan Pelayanan Indonesia Brain Tumor Solution

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Okt 2023 13:26 WIB
Indonesia Brain Tumor Solution
Indonesia Brain Tumor Solution

selalu.id - National Hospital meresmikan pusat pelayanan dan penanganan tumor otak di Indonesia yakni Indonesia Brain Tumor Solution, pada Senin (9/10/2023) kemarin.

Dokter Bedah Saraf RSUD dr Soetomo dan National Hospital Surabaya, Dr dr Irwan Barlian Immadoel mengatakan bahwa kasus tumor otak ditemukan sangat banyak di Indonesia.

Sebab itu, pihaknya membuat pusat pelayanan tumor otak yang selama ini penanganan belum komprehensif atau masih belum maksimal.

"Kami coba untuk membuat pelayanan lebih komprehensif, lebih maksimal, dengan teknik teknik operasi yang baru, dengan alat alat yang baru supaya outcome atau keluaran pasien survivor meningkat untuk masyarakat Indonesia," kata dr Irwan, saat ditemui selalu.id, di Nation Hospital, Surabaya, Selasa (10/10/2023).

Ia menyebut, banyak pasien tumor otak yang datang ke rumah sakit, contohnya RSU dr Soetomo. Ia menyebut sekitar 5 sampai 10 pasien per hari. Sedangkan, dalam sehari yang ditangani hanya sedikit.

"Ruangan operasi dan tenaga terbatas, sehingga memang harus membuat tempat yang mampu melakukan tindakan yang baik untuk pasien dan bisa dikerjakan di tempat operasi seperti itu," terangnya.

Dengan adanya Indonesia Brain Tumor Solution, menjadi salah satu pusat pelayanan dan penanganan tumor otak di Indonesia yang ada di National Hospital.

Pelayanan ini, kata dia, diharapkan menjadi salah satu rujukan penanganan tumor otak di Indonesia, khususnya Indonesia timur.

"Kami berharap layanan ini bisa meningkatkan keluaran pasien tingkat survivor ratenya dan tingkat safety. Setelah operasi tidak ada komplikasi hubungan dengan kecacatan atau kondisi lebih buruk dari sebelumnya. Kami memulai sejak 2018. Bedanya yang jelas pasti lebih komprehensif, alat alat lebih mutakhir terbaru dan timnya dari segi dokter lebih berpengalaman," urainya.

Alat yang rutin digunakan saat ini dengan memakai mikroskop, melihat tumor yang kecil dan dalam, agar terlibat lebih jelas dan besar. Karena, bila dilihat dengan mata telanjang tidak terlihat jelas.

"Mikroskop yang berkualitas baik, tumor tidak jelas jadi lebih jelas. Kemudian ada alat intraoperatif monitoring yang memakai untuk memonitoring fungsi semua saraf. Sepanjang operasi saraf akan dimonitor, kami lihat kalau tumor mengenai area motorik, misal maka akan dipantau, sehingga bisa tahu apakah jelek atau tidak," katanya.

Tanpa alat itu, dokter akan mengira-ngira apakah tumor sudah sampai di saraf motorik atau belum. Mengira-ngira bisa salah dan bisa betul, ketika salah bisa berdampak fatal dan akan terjadi gangguan motorik.

"Kami punya alat minimal invasif endoskopi bisa operasi melalui hidung yang bisa menunjukkan tumor tumor tertentu. Minimal invasif teknik yang dipakai sesuai indikasi pasien," pungkasnya.

Sementara itu, CEO National Hospital Ang Hoey Tiong mengatakan, National Hospital juga memiliki beberapa Center of Excellence lainnya. Center of Excellence itu didirikan untuk menjawab kebutuhan medis dan layanan yang lebih komprehensif bagi pasien.

Seperti NH-DAPS yang tidak hanya menangani estetik tapi juga untuk rekonstruksi hingga plastic surgery, Stroke and Rehabilitation Center membantu pasien terutama pasien pasca-stroke dengan rehabilitasi medik yang menggunakan teknologi robotik.

Surabaya Neuro Science yang berfokus terhadap pelayanan bedah saraf mulai dari epilepsi hingga parkinson

"Kami berharap, Indonesia Brain Tumor Solution ini menjadi seperti oase di gurun pasir Saya meyakini, Indonesia Brain Tumor Solution bisa membantu banyak orang khususnya suvivor tumor otak untuk mendapatkan penanganan yang lebih komprehensif melalui peralatan peralatan canggih di National Hospital," ujar Ang Hoey Tiong.

Baca Juga: Ruangan Ini jadi Awal Kebakaran RSUD dr Soetomo Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.