Jumat, 04 Sep 2026 19:15 WIB

Lurah Putat Jaya Gerak Cepat Buka Tempat Penampungan Warga Terdampak Kebakaran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Sep 2023 19:58 WIB
Warga Putat Jaya mengungsi di Balai RW
Warga Putat Jaya mengungsi di Balai RW

selalu.id - Kebakaran yang terjadi di Jalan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya, menghanguskan sebanyak 6 rumah warga, Jumat (22/9/2023).

Sebelumnya berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, kebakaran itu menyebabkan 4 rumah rusak hangus terbakar. Namun, ternyata 2 rumah sekitarnya ikut terdampak kebakaran.

Diketahui kebakaran itu disebabkan karena salah saeorang warga sengaja membakar pohon-pohon bambu di belakang rumah yang membuat api tersambar ke rumah warga lain. Peristiwa itu pun terjadi sekitar pukul 13.34 WIB.

Usai kebakaran itu terjadi, puluhan warga terpaksa mengungsi di Balai RW 10 Kelurahan Putar Jaya. Bahkan, tercatat sekitar 7 orang menjadi korban dan diantaranya dirujuk ke RSUD Soweandhie.

Lurah Putat Jaya, Bryan Ibnu Maskuwaih mengatakan, total sebanyak 45 orang warga mengungsi di Balai RW. Pihaknya pun langsung gerak cepat memberi bantuan.

"Kita kasih selimut, alas tidur, dan kebutuhan lainnya. Kita juga upayakan warga dapat tempat untuk berlindung," kata Lurah Bryan, kepada selalu.id.

Selain menyiapkan peralatan, Lurah Bryan juga mengupayakan makanan untuk warganya yang sesnag mengungsi karena terdampak kebakaran.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Kita gotong-royong lah. Yang terpenting warga dapat tempat menginap sementara untuk malam ini dan kebutuhan mereka terpenuhi," imbuhnya.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026


Tercatat 7 orang menjadi korban itu diantaranya petugas pemadam kebakaran saat sedang bertugas berupaya memadamkam kebakaran itu. Kemudian, dua diantaranya di rujuk ke RSUD Soewandie, mengalami shock dan luka-luka.

Diberitakan sebelumnya, Kepala DPKP Surabaya Dedik Irianto mengatakan bahwa awalnya salah satu warga berisnial M sedang membakar pohon bambu yang berada di belakang rumah salah satu warga berisinial L.

Saat membakar pohon itu, M kemudian langsung meninggalkan tempat dan masuk ke dalam rumah. Saat M telah di dalam rumah sedang mendengar bunyi letupan api dari tempat dia bakar-bakar pohon bambu.

"M mendengar bunyi letupan api di tempatnya bakar-bakar. Ternyata api telah menyambar rumah yang berada tepat di belakang rumahnya," kata Dedik, melalui laporannya kepada selalu.id.

Akibatnya beberapa rumah ikut tersambar. Rumah L yang tepat belakang lokasi bakar-bakar pohon bambu paling parah terdampak.

"Mengenai atap ke kiri-kanan rumah arah jam 3 dan jam 9. Namun hanya rumah L saja yang terbakar parah rumah. Yang lain hanya atapnya saja terbakar jatuh lalu terjadi perambatan api mengenai perabotan," jelasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.