Rabu, 22 Jul 2026 05:32 WIB

Antisipasi Banjir, Pemkot Surabaya Fokus Pengerjaan Saluran Air di Perkampungan dan Jalan Mayjen Sungkono

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Sep 2023 13:38 WIB
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Lilik Arijanto
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Lilik Arijanto

selalu.id - Pemkot Surabaya tengah melakukan revitalisasi pengerjaan saluran air untuk mengantisipasi genangan atau banjir di musim penghujan yang diprediksi akan tiba di akhir September 2023 mendatang.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Lilik Arijanto mengatakan bahwa pengerjaan proyek saluran itu sudah mencapai 70 persen.

"Musim hujan ini infonya akan tiba di akhir bulan, hujan tapi belum tahu deras atau tidaknya, tapi kita tetap persiapan. Tentunya sarana prasana sudah dari dulu disiapkan. Saluran di dalam pompa dijaga, kontinuitas perawatan juga sudah lakukan," kata Lilik, kepada selalu.id, Kamis (21/9/2023).

Terkait pengerjaan proyek pembangunan saluran-saluran, Lilik menyampaikan pihaknya masih melakukan pengerjaan di ratusan titik lokasi yang saat ini masih berjalan.

"Presentasi pekerjaan 70 persen lebih untuk akhir tahun ndak ada masalah. Termasuk kerjaan saluran, ndak hanya PU tapi terutama dekel yang masih berjalan total 100 titik lokasi," ujarnya.

Kemudian 30 persen lainnya, DSDABM Surabaya akan fokus pengerjaan di perkampungan dan jalan-jalan besar yang ada di Surabaya. Menurutnya, daerah rawan terjadinya banjir justru banyak terjadi di perkampungan.

"Permasalahannya yang banyak genangan terutama di perkampungan. Lalu di jalan besar misal Mayjen Sungkono yang bermasalah aliran tidak bisa dibagi dua," jelasnya.

"Yang utara tanggul pelapisnya ambrol jadi meluber ke warga. Jadi aliran utara ditutup diarahkan selatan jadi mengeringkannya terlambat," lanjutnya.

Untuk mencegah terjadinya lagi genangan air yang cukup besar di Jalan Mayjen Sungkono itu, Lilik menerangkan, jalan besar tersebut sudah diperbaiki.

"Kita sudah lihat posisinya kemungkinan sudah tidak ada masalah. Mayjen semoga masih bisa ditangani. Yang kita rehab banyak saluran dari pendistrian lama di daerah utara, nanti 2024 kita akan bikin pengerjaan disana untuk penambahan kapasitas saluran-saluran," terangnya.

Lebih lanjut Lilik menambahkan, bahwa di Jalan Mayjen Sungkono itu rawan genangan akibat banyaknya utilitas dan sampah yang membuat saluran-saluran air buntu sehingga terjadinya genangan.

"Sampah sudah kita periksa, kalau ada sampah di gorong-gorong dan sungai langsung diambil. Jadi ini ndak kaya dulu lagi. Kalau awal hujan memang sampah jadi permasalahan. Karena pas panas sampah banyak tenggelam jadi gak kelihatan," pungkasnya.

Baca Juga: Ketika Kota DIbangun untuk Beton, Bukan untuk Air

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.