Selasa, 21 Jul 2026 22:53 WIB

Gara-gara Eskalator Pengunjung Pakuwon Mall Ribut hingga Baku Hantam, Begini Ceritanya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 06 Agu 2023 17:58 WIB
Screenshoot video yang beredar
Screenshoot video yang beredar

selalu.id - Beredar video keributan pengunjung di Pakuwon Mall Surabaya yang menjadi viral di media sosial. Keributan yang berujung baku hantam tersebut dipicu masalah eskalator atau lift berjalan.

Video yang diunggah pada Minggu (6/8/2023) oleh akun instagram @eventjawatimur itu memperlihatkan sejumlah pengunjung bertengkar hingga baku hantam. Bahkan seorang wanita terlihat hingga tersungkur di lantai.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"GEGER gara-gara rebutan naik eskalator di Pakuwon Mall!!!, geger senggolan tok cepet-cepetan naik eskalator padahal bawa stroller anak, geger tu orang-orang tua, wes onok-onok ae,"tulis caption video viral akun tersebut.

Dikonfirmasi selalu.id, Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi mengatakan bahwa peristiwa keributan naik ekskalator tersebut terjadi pada Sabtu (5/7/2923) malam.

Kejadian itu dipicu dari salah satu pengunjung yang membawa baby stroller tersangkut saat akan turun dari eskalator. Terlihat pengunjung yang dibelakangnya sedikit bingung dan terjadilah adu mulut dan berakhir baku hantam.

"Kemarin malam (kejadiannya) sekitar pukul 22.00 WIB,"kata Sutandi, saat dihubungi selalu.id, Minggu (6/8/2023).

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Sutandi menjelaskan, melalui rekaman CCTV Pakuwon Mall, awalnya peristiwa itu terjadi di eskalator lantai B1 ke lantai GA. Tampak salah satu pengunjung yang membawa anaknya menggunakan stroller itu terlihat hampir terjatuh karena terhambat di eskalator.

"Termonitor Baby stroller saat naik sedikit terhambat mendarat dari eskalator. Sedangkan eskalator terus jalan dan yang belakang menabrak yang depan,"ujar Sutandi.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Kemudian, sejumlah pengunjung yang ada dibelakangnya menumpuk dan terhalang saat akan keluar Eskalator, sehingga memicu terjadinya cekcok.

"Sehingga terjadi adu argumen dan pemukulan,"jelasnya.

Peristiwa ini menjadi tontonan pengunjung yang lain dan beberapa diantaranya sempang mengabadikan melalui ponselnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.