Kamis, 04 Jun 2026 06:57 WIB

DPRD Surabaya Minta PDAM Tanggung Jawab Soal Kerusakan Jalan saat Pemasangan Pipa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 03 Agu 2023 09:57 WIB
Ketua DPRD Surabaya
Ketua DPRD Surabaya

selalu.id - DPRD Surabaya meminta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surabaya untuk bertanggung jawab penuh atas program pemasangan pipa baru yang menyebabkan aspal di Jalan Pasar Kembang pecah dan membentuk gunung kecil.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Baktiono mengatakan bahwa kerusakan jalan yang Pasar Kembang beberapa hari lalu adalah dampak dari pemasangan pipa baru, yang bertipe HDPE DN 600 mm menggantikan yang lama DN 600 mm. Untuk itu, ia mengatakan bahwa meski hanya terjadi sekali, tapi pemasangan pipa bisa memiliki potensi merusak jalan sebab itu Baktiono meminta PDAM bertanggung jawab penuh.

"Sumbernya memang pemasangan pipa. Pipa baru HDPE untuk mengganti pipa lama yang dibangun di era Presiden Soekarno 1954 yang terbuat dari bahan baja atau besi. Pipa itu harus diganti karena korosi, dan mengakibatkan sering bocor," kata Baktiono, kepada Selalu.id, Kamis (3/8/2023).

Makanya, Baktiono menyebut bahwa penggantian pipa yang paling sulit tersebut berada kawasan jembatan flyover daerah Jalan Pandegiling. Disana, pipa besi yang sudah tua sulit sekali ditambal.

"Maka akan disambung sampai disana. Dalam masang pipa itu sistemnya bukan digali dan dipasang. Saat ini pipa itu ditarik sampai ke kedalaman 5 meter dan sampai endapan lumpur lalu kemudian ditarik," jelasnya.

Meski pemasangan pipa ditempat lain aman saja, tetapi menurutnya jalan kawasan Pasar Kembang itu hingga muncul lumpur disebabkan kepadatan tanah yang cukup padat.

"Karena sejak puluhan atau ratusan tahun sampai sekarang banyak dilalui kendaraan-kendaraan dan itu jalanan umum," imbuhnya.

Komisi C pun meminta PDAM harus tanggung jawab penuh untuk mengambalikan jalan seperti semula. Terlebih lagi jika mengalami kerusakan hingga membuat macet menggangu pengguna jalan.

"Maka PDAM harus tanggung jawab penuh untuk mengembalikan seperti semula. Ini merusak jalan dan mengganggu pemakai jalan lain. Itu bisa menimbulkan rusak jalan dan macet," jelasnya.

Lebih lanjut, Komisi C menyarankan PDAM untuk pemasangan pipa-pipa baru itu harus diperhitungkan volume yang akan dipasang, kemudian mengurangi volume yang akan dialirin pipa.

"Misalnya, kalau lumpur sambil ditarik dan volumenya  disedot. Sehingga bisa menambah kecepatan penarikan sampai ke tujuan dan untuk mengurangi kepadatan di tanah itu. Sehingga tidak muncul lagi yang terjadi pasar kembang,"tuturnya.

Ia pun menampik bahwa yang kejadian di Pasar Kembanh itu bukan dari human error. Sebab, pergantian pipa di tempat lain aman saja.

"Pipa baru ini masih bersih dan mempunyai ketahanan lama. Lenturan bagus bahannya sejenis plastik yang kua tahan lama. Menurut direktur PDAM ketahanan minimal 50 tahun," terangnya.

"Saya minta harus melebih seperti yang dibangun presiden Soekarno. Karena sampai sekarang tahan 71 tahun. Tapi terjadi korosi-korosi sehingga terjadi banyak kebocoran tadi," pungkasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.