Senin, 03 Agu 2026 20:42 WIB

Berdayakan Kaum Difabel, PLN NP Aplikasikan Program Mentari Bekasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Agu 2023 19:41 WIB
Program Mentari Bekasi
Program Mentari Bekasi

selalu.id - PLN Nusantara Power terus menggencarkan program Corporate Social Responsibility melalui unit pembangkit yang dikelolanya. Kali ini melalui UP Muara Tawar, program PLN Peduli by PLN Nusantara Power menyasar pemberdayaan kaum difabel di sekitar UP Muara Tawar.

Tidak tanggung- tanggung, melalui penciptaan lapangan pekerjaan bagi 142 orang, PLN NP mampu meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat hingga 3 juta rupiah tiap bulannya.

Implementasi program Mentari Bekasi juga menggandeng beberapa stakeholder utama seperti Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Koperasi & UKM, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, Daarut Tauhiid Peduli, Yayasan Baitul Maal PLN, Yayasan Anugerah Kencana Mandiri, Yayasan Damandiri, Baznaz RI, dan Kelompok Nelayan Tangguh Kampung Beting.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah menyampaikan fokus perusahaan di samping menghadirkan nyala terang listrik berkualitas bagi masyarakat Indonesia. Menurutnya, aspek pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah bisnis juga menjadi perhatian tersendiri bagi perusahaan.

"Di dalam tubuh perusahaan kami, terdapat DNA perubahan, artinya kami ingin berkontribusi dan membawa kebermanfaatan yang baik bagi masyarakat di sekitar operasi kami. Kami berkomitmen ingin berjalan selaras menuju pertumbuhan yang baik bersama dengan masyarakat", terang Ruly Firmansyah.

Dalam kehidupan sehari-hari, para penyandang difabel mengalami kesulitan, baik dari keterbatasan fisik, ketersediaan akses infrastruktur, maupun stigma yang lahir dari masyarakat. Masyarakat cenderung menganggap mereka sebagai kelompok yang tidak mampu, yang senantiasa harus dibantu bahkan dianggap tidak mampu hidup mandiri serta dipandang menjadi beban.

Program Mentari Bekasi lahir sebagai jawaban dari permasalahan kesenjangan yang ada di Kampung Beting Bekasi, Jawa Barat. Tidak hanya kesenjangan ekonomi, melainkan juga kesenjangan individu, khususnya kelompok-kelompok yang tereksklusi dalam memperoleh akses. Salah satu kelompok rentan yang tereksklusi dalam hal ini adalah kelompok masyarakat difabel.

Menggandeng kelompok masyarakat Anggrek KCB (Karya Cacat Berkreasi), PLN NP mengembangkan program Mentari Bekasi (Pemberdayaan Masyarakat Inklusi Tangguh dan Mandiri).

"PT PLN Nusantara Power UP Muara Tawar telah melakukan beberapa rangkaian kegiatan dalam program Mentari Bekasi untuk memberdayakan masyarakat menuju masyarakat inklusi Tangguh dan mandiri seperti pelatihan menjahit hingga pembuatan rumah produksi jahit yang ramah difabel sehingga dapat dimanfaatkan oleh anggotanya" tambah Ruly.

Program ini juga memiliki dampak yang positif bagi lingkungan. Selain pemanfaatan limbah kain perca sebagai bahan pembuatan masker kain dan dompet, ecobrick juga dimanfaatkan oleh anggota kelompok  Mentari Bekasi sebagai infrastruktur jalan dan bahan pendukung hebel untuk rumah pemilahan rumput laut di Kampung Beting.

Baca Juga: Inovasi Atasi Sampah Laut, Warga Binaan PLN Sabet Penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gagal Cari Cuan Pascabebas, Pengedar Sabu di Surabaya Kembali Masuk Bui

Kini, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya tengah memburu sosok pemasok utama berinisial ND yang disinyalir sebagai penyuplai belasan poket sabu tersebut.

Lima Jenazah Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Berhasil Diidentifikasi

Wahono menyampaikan proses identifikasi masih terus berlangsung.

Jelang HUT RI, DPRD Surabaya Soroti Minimnya Bendera Merah Putih di Pertokoan

Komunitas Kami Anak Negeri yang menyampaikan aspirasi terkait rendahnya tingkat pemasangan bendera di sejumlah wilayah Kota Pahlawan.

Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Sebelum penertiban dilaksanakan, pemerintah telah menempuh sejumlah langkah persuasif.

Pisah Sambut Kapolres Jember, Gus Fawait: Keamanan jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Kepada AKBP Alaiddin, Gus Fawait menyampaikan ucapan selamat datang.

Penipuan Emas Online Beroperasi dari Dalam Lapas, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar

Hingga saat ini, penyelidikan memperkirakan sedikitnya terdapat lima korban di wilayah Jawa Timur.