Rabu, 22 Jul 2026 16:09 WIB

Imbas Kecelakaan Kereta Api di Semarang, Beberapa Perjalanan KA Terlambat, Berikut Datanya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Jul 2023 12:40 WIB
Peristiwa truk trailer tersambar kereta api di Jawa Tengah
Peristiwa truk trailer tersambar kereta api di Jawa Tengah

selalu.id - Imbas kecelakaan Kereta KA 11 Brantas yang menyambar truk trailer di Semarang, Jawa Tengah pada Selasa (18/7/2023) malam membuat keterlambatan beberapa perjalanan kereta api. Tercatat 8 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya perjalanan kereta akibat peristiwa tersebut.

Baca Juga: Wanita Misterius Tewas Ditabrak Kereta Api di Wonokromo Surabaya

Saat ini kata Luqman, bahwa jalur di lokasi kejadian telah dapat dilalui oleh KA.

"Berdasar kordinasi dengan petugas di Daop 4 Semarang, disampaikan jika pukul 04.28 wib pagi, proses evakuasi kendaraan sudah selesai, dan jalur KA dapat dilalui KA dengan kecepatan terbatas," terangnya.

Lebih lanjut, KA pertama yang melalui lokasi tersebut yakni KA Gumarang relasi Pasarsenen - Surabaya Pasarturi pada pukul 05.17 wib, dengan kecepatan 5 km/jam dengan pengawalan petugas.

Baca Juga: Commuter Line Hari Pertama Lebaran Penuh, Rute Dhoho, Penataran, dan Supas jadi Favorit

"Dan seiring berjalannya waktu jalur KA dapat dilalui KA sesuai kecepatan yang diatur dengan tetap pengawasan petugas,"jelasnya.

Luqman Arif menambahkan, sebagai bentuk kompensasi kepada pelanggan, KAI juga memberikan service recovery berupa minuman, makanan ringan hinngg makanan berat kepada para penumpang yang perjalanan KA nya terdampak.

Baca Juga: 31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

"KAI selalu berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan dalam perjalanan KA khususnya di wilayah Daop 8 Surabaya," tutupnya.

Hingga pukul 07.30 wib, terdapat beberapa KA tujuan Daop 8 Surabaya yang terganggu perjalanannya akibat kejadian di wilayah Semarang, yakni :
1. KA Kertajaya Pasarsenen - Surabaya Pasarturi terlambat 194 menit;
2. KA Brawijaya relasi Gambir - Malang terlambat 265 menit;
3. KA Jayabaya relasi Gambir - Malang terlambat 228 menit;
4. KA Sembrani relasi Gambir - Surabaya Pasarturi terlambat 96 menit;
5. KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir - Surabaya Pasarturi terlambat 63 menit;
6. KA Pandalungan relasi Gambir - Surabaya Pasarturi - Jember terlambat 130 menit;
7. KA Gumarang relasi Pasarsenen - Surabaya Pasarturi terlambat 147 menit;
8. KA Harina relasi Bandung - Surabaya Pasarturi terlambat 155 menit.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.