Kamis, 04 Jun 2026 13:28 WIB

Kartu Multi Trip, Pembayaran Elektronik untuk KAI Commuter dan Trans Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 12 Jul 2023 17:24 WIB
KMT untuk KAI Commuter dan Trans Jatim
KMT untuk KAI Commuter dan Trans Jatim

selalu.id - KAI Commuter Indonesia rencananya bakal menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) sebagai pembayaran elektronik untuk wilayah Daop 8 Surabaya. Lebih daripada itu, nantinya KMT tersebut juga bisa dipakai untuk bus Trans Jatim.

Corporate Secretary KAI Commeter, Anne Purba, menjelaskan nantinya KMT akan diuji coba pada Agustus 2023 mendatang. Pihaknya menilai setelah program Gapeka, KAI Commeter melihat potensi pertumbuhan mobilisasi masyarakat yang pesat

"Setelah Gapeka, satu bulan lalu kami sudah melayani hampir 1,7 juta orang gunakan kereta lokal dengan trafik yang cukup tinggi ditiga stasiun, yakni Pakisaji, Ngujang, Purwosari. Melihat pertumbuhan cukup positif telah melayani 1500 penumpang. Artinya ada peningkatan 4-5 persen." kata Anne usai konferensi pers Evaluasi Gapeka 2023 di Stasiun Gubeng, Surabaya, Rabu (12/7/2023).

Melihat potensi penumpang 40 ribu setiap harinya masyarakat menggunakan Kereta Api lokal tersebut. KAI Commuter akan melakukan integrasi antar moda dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Pemerintah Daerah (Pemda) wilayah Daop 8 Surabaya. Salah satunya dengan pembayaran KMT

"Sekarang tahapannya adalah KMT yang sudah diimplementasi di daerah lain seperti Jabotabek, Jawa Tengah dan Yogyakarta, juga bisa diimplementasi di Jawa Timur," ujar Anne.

Anne menjelaskan bahwa ada tiga hal yang harus dilakukan dalam kajian dan persiapan untuk integrasi antarmoda yakni pembayaran, layanan, dan fisik. Bahkan nantinya hingga ke halte dan stasiun.

"Pertama integrasi pembayaran dulu, jadi nanti orang Jogja datang kesini udah pakai kartu yang sama. Orang Jakarta datang liburan ke Surabaya dia sudah menggunakan kartu tersebut di KRL, MRT, nanti naik trans Jatim pakai kartu itu," ungkapnya.

KAI Commeter berharap masyarakat bisa teredukasi dengan adanya KMT ini untuk semua transportasi publik khususnya di Jabotabek, Jawa Tengah, Jogjakarta, sampai di Jawa Timur. Bahkan nantinya KMT tersebut akan di integrasi juga di Jawa Barat.

"Sehingga mereka tak perlu mikir ya. Kalau di Jakarta, Jogja sampai Surabaya mereka cukup pakai Kartu Multi Trip. Sehingga mereka bisa nyaman melakukan transportasi publik dimanapun," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: 596 Ribu Penumpang di Jatim Gunakan Commuter Line pada Arus Balik Lebaran

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.