Jumat, 04 Sep 2026 16:08 WIB

Suhu di Surabaya Turun 2 Derajat, Ini Penjelasan Wali Kota Risma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 24 Feb 2020 16:42 WIB

Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beserta jajarannya menerima kunjungan kerja dari jajaran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat di rumah dinasnya, Senin (24/20/2020). Hadir pada kunjungan itu adalah Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dan jajaran kepala stasiun BMKG Jawa Timur.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma menyampaikan bahwa suhu di Kota Surabaya mengalami penurunan hingga dua derajat Celsius. Pada saat awal-awal menjabat Wali Kota Surabaya, suhu di Surabaya di kisaran 30-31 derajat celcius. Namun, banyaknya pembangunan ruang terbuka hijau, lambat laun suhunya semakin turun hingga 28-29 derajat celcius.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

"RTH ini terus ditambah, sampai suatu saat nanti, suhu Surabaya bisa mencapai 22 derajat celcius," kata Wali Kota Risma

Presiden UCLG ASPAC ini juga mengakui akan terus menambah ruang terbuka hijau di Surabaya hingga mencapai 30 persen RTH untuk publik. Bagi dia, target itu sangat realistis mengingat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memanfaatkan lahan-lahan kosong dan sepadan sungai untuk dijadikan taman.

"Target kami memang 30 persen luas wilayah Surabaya terdiri dari RTH untuk publik, supaya terus turun suhunya," tegas dia.

Berdasarkan data hingga tahun 2018, luas RTH di Surabaya 7.290,53 hektar atau sama dengan 21,79 persen dari luas wilayah Kota Surabaya. Total tersebut terdiri dari luas RTH Makam sudah mencapai 283,53 hektar, RTH lapangan dan stadion 355,91 hektar, RTH telaga atau waduk atau bozem 192,06 hektar, RTH dari fasum dan fasos permukiman 205,50 hektar, RTH kawasan lindung 4.548,59 hektar, RTH hutan kota 55,81 hektar, RTH taman dan jalur hijau (JH) 1.649,10 hektar.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

“Jumlah ini semakin banyak di tahun 2019 hingga saat ini, karena kami terus mengembangkan ruang terbuka hijau itu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati sangat mengapresiasi turunnya suhu di Kota Surabaya. Saat di berbagai negara berlomba-lomba menekan suhunya supaya tidak naik hingga 2 derajat Celsius, di Surabaya fenomenanya malah terbalik, malah ada penurunan hingga 2 derajat Celsius.

“Ini sesuatu yang sangat fenomenal dan benar-benar langka apabila kita cari di belahan bumi mana pun. Sehingga ini perlu diapresiasi setinggi-tingginya,” kata Dwikorita.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Menurutnya, fenomena di Surabaya ini sangat unik. Sebab, meskipun di Surabaya ada industry dan transportasi, tapi suhunya berhasil ditekan. Makanya, ia menyampaikan bahwa informasi semacam ini sangat perlu disebarluaskan ke seluruh penjuru dunia.

“Harus banyak orang yang belajar dari sini. Ini penghargaan kepada Bu Wali yang telah sukses beradaptasi dalam mengatasi perubahan iklim global. Ternyata rahasianya sudah dibongkar juga tadi, yaitu penghijauan, penghijauan dan penghijauan,” ujarnya.

Terlepas dari semua itu, Dwikorita menyampaikan bahwa salah satu tujuan datang ke Surabaya adalah untuk menyerahkan Buku Katalog Gempa Bumi kepada Wali Kota Risma. Buku Katalog itu terdapat data gempa bumi yang pernah terjadi di Indonesia dari tahun 1800. “Dalam buku tersebut, gempa dimana saja sampai level kecamatan pun ada. Ini kita berikan kepada Bu Wali,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.