Selasa, 21 Jul 2026 20:23 WIB

Perbaikan Jalan di Exit Tol Surabaya-Gresik, Perhatikan Rute Rekayasa Lalu Lintasnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Jul 2023 09:32 WIB
Jalan tol Dupak
Jalan tol Dupak

selalu.id - Exit Tol Surabaya-Gresik atau Jalan Dupak Rukun akan dirombak atau dilakukan pengerjaan rigid pavement (betonisasi) yang rencananya akan dimulai tanggal 12 Juli hingga 12 Agustus 2023 mendatang.

Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Adi Gunita mengatakan, selama proses pengerjaan betonisasi itu, nantinya dilakukan pembatasan kendaraan yang melintas.

Baca Juga: Macet di Jalan Prof Moestopo Surabaya Imbas Proyek Drainase Diperkirakan hingga September 2026



"Jadi bukan ditutup total, tapi ada pembatasan. Jadi sepeda motor dan mobil diperbolehkan lewat. Tapi truk, bus dan kendaraan roda enam ke atas tidak diperbolehkan lewat," kata Adi Gunita, Senin (10/7/2023).

Nantinya Pemkot Surabaya akan melakuka di sejumlah ruas jalan. Mulai dari kawasan Tanjung Sari, Romokalisari dan Perak.

"Nanti ada penyekatan-penyekatan yang dilakukan teman-teman Jasa Marga dan Marga Bumi. Kemudian juga ada pengaturan arus lalu lintas dari rekan-rekan Satlantas Polrestabes Surabaya dan Dinas Perhubungan (Dishub)," ujarnya.

Adi menjelaskan bahwa total panjang jalan yang akan dibetonisasi mencapai 933 meter atau hampir satu kilometer. Itu terhitung mulai dari Exit Tol Gresik-Surabaya atau Jalan Dupak Rukun hingga Tembaan Surabaya.

"Panjang jalan yang dibetonisasi mencapai sekitar 1 kilometer. Itu mulai dari Exit Tol Gresik-Surabaya (Jalan Dupak Rukun) hingga menuju Jalan Tembaan," paparnya.

Dalam pengerjaan betonisasi di Exit Tol Gresik-Surabaya itu, kata dia, terbagi ke dalam 5 segmen. Yakni Segmen-1 dengan panjang 350 meter, Segmen-2 panjang 334 meter, Segmen-3 penjang 61 meter, Segmen-4 panjang 88 meter dan Segmen-5 panjang 100 meter.

"Jadi ada lima segmen mulai dari Exit Tol Dupak sampai Demak. Lalu, sebelum rel kereta api PGS (Pusat Grosir Surabaya) sampai Sekolah Stella Maris perempatan. Kemudian, lanjut hingga depannya Tugu Pahlawan," ungkapnya.

Menurutnya, pengerjaan betonisasi ini penting dilakukan. Salah satunya untuk memperkuat struktur Jalan di kawasan Dupak Rukun. Terlebih, jalan tersebut setiap harinya juga dilalui oleh kendaraan-kendaraan dengan tonase besar.

"Kalau pun nanti kita lakukan pengaspalan lagi dengan kinerja jalan dilalui kendaraan tonase besar, kalau ada genangan tetap akan membuat masalah kembali lagi. Jadi harus dilakukan perubahan struktur dari aspal ke beton, supaya maintenance juga tidak terlalu besar," bebernya.

Oleh sebabnya, pihaknya meminta maaf kepada masyarakat yang akan melintas di kawasan tersebut. Sebab, pengerjaan ini juga dikembalikan lagi untuk masyarakat agar lebih nyaman berkendara di kawasan itu. Karenanya, selama proses pengerjaan, pengendara juga diimbau melintas jalan alternatif.

"Jadi biar lebih nyaman nantinya. Kemudian untuk kendaraan-kendaraan roda enam ke atas, mungkin bisa prepare dulu membuat rencana lalu lintas yang mungkin akan dilalui di Jalan Raya Dupak," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Warga Surabaya Menjerit soal Debu Proyek Drainase, DSDABM Siapkan Sanksi Tegas pada Kontraktor

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban.