Selasa, 03 Feb 2026 10:19 WIB

Kadin Harapkan Pemimpin Surabaya yang Ramah Bisnis, Ini Kriterianya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 15 Okt 2020 03:03 WIB
Acara Sambung Rasa Kadin Surabaya dengan Cawali dan Cawawali Eri-Armudji
Acara Sambung Rasa Kadin Surabaya dengan Cawali dan Cawawali Eri-Armudji

Surabaya (selalu.id) -  Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya menggelar program 'Sambung Rasa Bersama Calon Pemimpin Surabaya' yang dihadiri Calon Wali Kota Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Armudji, Rabu (14/10/2020). Acara digelar dalam format diskusi yang gayeng.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Ketua Umum Kadin Surabaya, Ali Affandi menyampaikan terima kasih kepada Eri dan Armudji yang telah bersedia hadir untuk berdiskusi dengan para pelaku usaha di Kota Pahlawan. 

"Terima kasih Mas Eri Cahyadi dan Cak Armudji yang berkenan hadir, dengan ini artinya paslon memperhatikan betul kemajuan ekonomi Surabaya bersama Kadin," ujarnya.

Dunia usaha, lanjut Ali Affandi, tentu menginginkan sosok pemimpin daerah yang bisa mendorong perekonomian, apalagi di masa pandemi Covid-19 di mana pemulihan ekonomi menjadi tantangan seluruh daerah di Indonesia dan dunia.

"Pemerintahan yang ramah bisnis tentu menjadi harapan seluruh pelaku usaha," ujarnya.

Ali Affandi mengapresiasi kiprah Eri Cahyadi dan Armudji yang selama ini sangat memahami problematika ekonomi di Kota Pahlawan. Dengan pengalaman Eri dan Armudji selama ini, menurut dia, kedua sosok itu tentu sangat memahami Kota Surabaya. Eri juga dinilai sangat mendukung pengembangan dunia usaha alias sosok yang ramah bisnis.

"Sehingga kita di sini berdiskusi dengan beliau agar bagaimana ke depan pemulihan ekonomi lebih cepat dilakukan," papar Andi, sapaan Ali Affandi.

Sementara itu, Eri Cahyadi mengapresiasi langkah Kadin yang menjalin diskusi ini. "Saya ingin mendengar banyak masukan dari para pelaku usaha agar ke depan pemulihan ekonomi bisa lebih cepat kita lakukan," ujarnya.

Eri Cahyadi menyampaikan visinya untuk mewujudkan ekosistem bisnis kelas dunia di Surabaya. "A world-class business environment, itulah yang akan kami wujudkan untuk Surabaya ke depan. Tentu itu hanya akan terwujud dengan dukungan Kadin," ujarnya.

"Ketika saya katakan Surabaya punya ekosistem bisnis berkelas dunia, artinya kemudahan dan kepastian izin usaha ini harus kita utamakan," tutur mantan kepala Bappeko Surabaya tersebut. 

Yang tak kalah penting, kata Eri, adalah Sumber Daya Manusia. "Bagaimana caranya tidak ada orang Surabaya menganggur. Maka ketika ada usaha masuk, pegawainya harus 40% warga Surabaya. Untuk kami telah siapkan sertifikasi gratis baik teknik maupun non-teknik agar warga bisa terserap optimal ke lapangan kerja karena karena mereka dibekali kompetensi," terangnya.

Eri juga menyiapkan berbagai program untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Di antaranya pemberdayaan UMKM dengan target membawa 30.000 UMKM Surabaya naik kelas.

"Kami sangat menghargai dunia usaha sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Maka kami berharap bisa terus berkolaborasi dengan Kadin. Kadin ini isinya orang-orang pintar dan pengusaha hebat berbagai bidang, itu harus dimanfaatkan untuk pembangunan Surabaya," ujarnya.

"Satu-dua tahun saya ingin lompatan Surabaya melebihi zamannya Bu Risma. Dan itu butuh kolaborasi dengan Kadin," pungkasnya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.