Senin, 02 Feb 2026 22:38 WIB

Tribute Sang Proklamator, Untag Surabaya Buka Pameran 28 Pelukis Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 13 Jun 2023 11:54 WIB
Pameran lukisan di Untag
Pameran lukisan di Untag

Selalu.id - Masih semarak peringatan bulan Bung Karno, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggandeng Adhicipta Art Community menggelar pameran lukisan bersama hasil karya 28 pelukis asal Kota Pahlawan. Pameran yang digelar selama sepuluh hari (12-21/6) di Plaza Proklamasi Gedung Graha Wiyata lantai satu ini mengusung tema 'Jejak Sang Fajar'.


Selaras dengan tema yang diusung, pameran ini juga sekaligus menjadi persembahan dari Kampus Merah Putih untuk Sang Proklamator yang semangatnya tak kenal lelah dalam memancarkan sinar ke segala penjuru. Bung Karno telah meninggalkan jejak yang mendalam bagi sejarah Indonesia dan menjadi inspirasi kobaran semangat persatuan bagi generasi berikutnya.
Pameran lukisan dibuka dengan penandatanganan prasasti oleh Rektor Untag Surabaya – Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA.

“Mudah-mudahan dengan seluruh rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang diselenggarakan Untag Surabaya bisa memotivasi dan menjadi penyemangat kita untuk melanjutkan perjuangan Soekarno,” tuturnya.

Baca Juga: Kebocoran Data Mahasiswa, Bom Waktu di Dunia Pendidikan

Disebut sebagai Kampus Nasionalis, Untag Surabaya terus berupaya untuk mengedepankan keutuhan bangsa.

“Upaya yang sudah kita lakukan adalah dengan mengadakan kegiatan kebhinekaan, temu ilmiah tentang sejarah, adanya mata kuliah patriotik. Tujuannya kita ingin mencetak generasi nasionalis yang patriotik sesuai dengan ikon kampus ini,” lanjutnya.


Hal senada juga dikatakan Ketua YPTA Surabaya – J. Subekti, SH., MM. Menurutnya, terpuruknya bangsa bisa terjadi akibat melupakan sejarah dan kebudayaan.

“Oleh karena itu dalam pekan kesenian semacam ini menjadi bagian penting dari tujuan Untag Surabaya untuk melestarikan budaya Indonesia. Selain itu, semangat nasionalisme dan patriotisme Bung Karno harus menular ke seluruh lapisan masyarakat terutama anak muda, agar mereka tidak hanya hidup hedonisme,” paparnya.

Baca Juga: Bersama BPIP, UNTAG Surabaya Perkuat Kurikulum Pancasila


Turut hadir Penulis, Heti Palestina Yunani untuk memberikan pengantar mengenai pameran lukisan ini.

“Yang biasanya kita tahu yakni Soekarno begitu mencintai keindahan, tetapi kita lupa bahwa Soekarno sendiri merupakan sebuah keindahan. Pemilihan pameran ini menjadi sesuatu yang monumental karena perjuangan Soekarno dalam memerdekakan Indonesia bisa kita nikmati melalui karya-karya ini,” ujar Heti yang juga merupakan Jurnalis.


Diadakannya pameran ini juga tidak lepas dari tujuan untuk memperhalus budi serta menanamkan kepekaan terhadap situasi sosial saat ini, hal ini disampaikan oleh Nuniek Silalahi.

“Dengan mengenalkan lukisan ini diharapkan kita akan lebih memahami nilai-nilai ematerial kekayaan yang sebetulnya sudah kita miliki,” pungkas Nuniek selaku inisiator pelaksana pagelaran seni lukis ini.

Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Global, Untag Surabaya Undang Akademisi Australia dan Filipina


Adapun harapan disampaikan oleh Ketua Adhicipta Art Community – Q Sakti Laksono, dirinya ingin mendampingi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa untuk menumbuhkan jiwa seni dalam diri mereka.

“Kampus ini kan tempatnya intelektual, jika kesenian ini tumbuh pada suatu tempat yang tepat akan memunculkan manfaat yang besar. Sehingga mereka perlu didampingi dengan seni dan budaya  agar banyak lulusan yang berkebudayaan,” terangnya.


Kegiatan ini turut dimeriahkan dengan orasi budaya yang disampaikan Eros Djarot, pembacaan puisi 'Aku Cucu Bung Karno' oleh D. Zawawi Imron serta tari Remo yang dibawakan UKM Tari Untag Surabaya. (Adg)



Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.