Jumat, 24 Jul 2026 06:05 WIB

Bagi-bagi Kursi Roda di Kecamatan Bulak, Kartar Surabaya Gerak Cepat Tanggapi Kesulitan Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 11 Jun 2023 21:15 WIB
Pemberian kursi roda kepada warga
Pemberian kursi roda kepada warga

selalu.id - Karang Taruna Surabaya menyalurkan bantuan sosial kepada para lansia dengan membagikan sejumlah kursi roda, salah satunya di Kecamatan Bulak, Sabtu (10/6/2023) kemarin.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Bulak,
Moh. Amirul Mukminin mengatakan bahwa bantuan kursi roda itu merupakan program sosial care yang digagas oleh Karang Taruna untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Penyelesaian Sengkarut Lahan TK ABA Sambikerep: Jangan Korbankan Hak Anak!

Amirul menyampaikan pihaknya menemukan beberapa aduan dari pengurus karang taruna di kawasan Bulak, ternyata banyak lansia yang membutuhkan kursi roda itu.

"Ini kebetulan memperingati hari Lansia Sedunia. Kemarin pas tepat aduan dari teman-teman Kartar ternyata ada banyak lansia yang sakit stroke, butuh nutrisi dan sebagainya. Makanya kita laksanakan kerja bantuan itu,"kata Amirul, kepada selalu.id, Minggu (11/6/2023).

Kata dia, sebanyak empat kursi roda dibagikan di setiap kelurahan yang ada di Kecamatan Bulak. Yakni di Kelurahan Bulak, Kedung Cowek, Kenjeran, dan Sukolilo Baru.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Pemkot Segera Isi Direksi Definitif di Perumda dan PD

Tak hanya lansia yang diberikan kursi roda, Amirul menerangkan bahwa pihaknya juga memberi kursi roda khusus untuk anak disabilitas yang tidak bisa berjalan.

"Setiap kelurahan kita data. Kita hanya dapat di Kelurahan, jadi satu (kursi roda) setiap kelurahan yang paling membutuhkan dari lansia yang lainnya. Kami juga memberi salah satu anak disabilitas yang kaki bengkok tidak bisa jalan, di wilayah Kenjeran,"jelasnya.

Lebih lanjut Amirul menjelaskan bahwa program Sosial Care dari Karang Taruna Surabaya ini sangat membantu masyarakat. Ia menyebut, ketika ada aduan, pihaknnya langsung bergerak cepat memberi bantuan sosial.

"Program ini juga kerjasama dengan Kementerian Sosial, kita lakukan setiap kali ada aduan masyarkat kita tindak lanjuti. Terkait bantuan sosial, misalnya anak putus sekolah, masalah yang lain, sakit dan sebagainya,"ungkapnya.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Ia pun berharap dengan adanya sosial care ini dapat meningkatkan jiwa sosial para anggota Karang Tauran mulai tingkat RT, RW, Kelurahan, maupun kecamatan.

"Mereka merasa kegiatannya kartar kok setahun sekali. Mindset kita rubah bahwasanya Karang Taruna tidak hanya meramaikan 17 Agustus atau agenda tahunan saja,"tegasnya.

"Kita ada program membantu yang membutuhkan sekaligus untuk menumbuhkan jiwa sosial baik anggota karang taruna maupun masyarakat," pungkasnya (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

FKPPH Jatim Tebar Semangat Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Tanam Mangrove

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Anniversary FKPPH Ke-39 yang mengusung tema "39 Tahun Mengabdi, Berkarya Sepenuh Hati".

Atasi Kendala Transportasi Warga Miskin, Pemkab Jember Luncurkan Layanan Kesehatan Home Care

Selain pelayanan medis, Pemkab Jember juga akan memberikan bantuan sembako secara berkala kepada keluarga kurang mampu sebagai bentuk dukungan.

Kejari Jember Tetapkan Tiga Tersangka dalam Dugaan Korupsi Bank Jatim Rp2,9 Miliar

Penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik mengumpulkan alat bukti yang cukup melalui serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan.

Tas Kresek Berisi Rp200 Juta dan Nama "Pak Wali" dalam Sidang Korupsi Proyek di Madiun

Saat ini, majelis hakim masih mendalami keterkaitan isi percakapan itu dengan dugaan aliran dana yang menjadi pokok perkara.

Miris, Ayah di Surabaya Pilih Berjudi untuk Beli Susu Anak

Kasus ini menggambarkan persoalan ekonomi yang dihadapi terdakwa. Namun, alasan tersebut tidak menghapus fakta bahwa perbuatannya tetap melanggar hukum.

Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

Kalaksa BPBD Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan dropping air bersih untuk desa terdampak kekeringan diperkirakan berlangsung hingga 5 September 2026.