Jumat, 02 Okt 2026 21:41 WIB

Eri Cahyadi Minta Pejabat Pemkot Surabaya Tak Ragu Sikat Penjualan Miras Eceran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 02 Okt 2026 19:40 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Selalu.id).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta jajarannya tidak ragu menindak penjualan minuman keras (miras) secara eceran yang melanggar aturan.

Eri bahkan meminta pejabat tidak berulang kali memberikan peringatan jika aturan terkait aktivitas tersebut sudah jelas melarang.

Baca Juga: Aturan dan Peringatan Keras Wali Kota Eri untuk Hiburan Malam di Surabaya 

Hal itu disampaikan Eri saat melantik dan mengambil sumpah 85 pejabat administrator dan pengawas di Lobi Lantai 2 Balai Kota Surabaya, Jumat (2/10/2026).

Menurut Eri, pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya harus berani mengeksekusi aturan yang sudah ditetapkan. Jangan sampai birokrasi justru ragu ketika berhadapan dengan pelanggaran di lapangan. Ia kemudian mencontohkan penjualan miras secara eceran.

“Kalau miras itu ada jual secara eceran, ya wis tutup. Jangan lagi diperingatkan, nggak ada peringatan itu,” tegasnya.

Eri mengatakan, mekanisme peringatan diperlukan ketika masih terdapat kekurangan dalam aturan yang menjadi dasar penindakan.

Namun, apabila larangan sudah diatur dengan jelas, pejabat diminta langsung menjalankan aturan tersebut.

Baca Juga: ASN Mulai Bertugas di Balai RW, Pemkot Surabaya Perkuat Sosialisasi

“Peringatan itu ketika ada aturan, ternyata di aturannya itu ada yang kurang. Itu baru diperingatkan, melengkapi aturan. Tapi ketika sudah dilarang maka ditutup,” jelasnya.

Eri menekankan, pejabat tidak boleh takut mengambil tindakan selama yang dilakukan memiliki dasar aturan.

“Ketika saya mengangkat orang-orang baru, maka memastikan mereka berani untuk berbuat kebaikan dengan menjalankan aturan yang sudah kita buat. Maka jangan pernah takut,” paparnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Batasi Kendaraan Dinas, Kadis Dipegangi Mobil Listrik

Eri menambahkan bahwa keberanian menjalankan aturan merupakan bagian dari tanggung jawab birokrasi kepada masyarakat.

Ia ingin pejabat tidak sekadar menjalankan rutinitas administrasi, tetapi mampu menyelesaikan persoalan yang ditemukan langsung di wilayah.

“Surabaya berubah karena birokrasi. Karena kalau wali kota kan hanya dirigen saja,” tandas Eri.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pengedar Sabu Dupak Timur Surabaya Sudah Tertangkap, Ini Identitasnya

Dari tangan tersangka, tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan sebanyak 17 poket sabu siap edar dengan berat total mencapai 1,419 gram.

Rocky Gerung Dilantik jadi Anggota Wantimpres, Begini Gayanya

Total ada 26 tokoh dan pejabat yang ditunjuk sebagai Wantimpres berdasarkan Keppres. Pratikno sebagai ketua, sementara wakilnya yakni Hatta Rajasa.

Vikram Sinha Kembali Pimpin Indosat, Fokus Perluas Ekosistem AI North Star

Selain mengukuhkan posisi CEO, RUPSLB tersebut juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan.

Kabar Baik! Tarif Pedagang CFD di Sidoarjo Bakal Murah Banget, Segini Rinciannya

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan pungutan yang diberlakukan tidak boleh menjadi beban tambahan bagi pedagang yang menggantungkan penghasilan dari CFD.

Komjen Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Ketua PKB Jatim Nitip Pesan Ini

Sebelumnya, DPR RI secara resmi menyetujui Komjen Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri dalam Rapat Paripurna, Kamis (1/10/2026).

Cegah Manipulasi, Kemenhaj–Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji

Fokus utamanya mencakup program pemadanan data jemaah haji dalam masa tunggu (waiting list).