Senin, 03 Agu 2026 18:09 WIB

Pupuk Portan Berteknologi Nano Jadi Primadona di Kalangan Petani Buah Naga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 15 Mei 2023 14:46 WIB
Petani Buah Naga
Petani Buah Naga

Selalu.id - Pupuk merupakan bahan pertanian yang sangat penting untuk menyuburkan dan meningkatkan hasil produksi tanaman. Namun, saat ini stok pupuk berkurang dan permintaan semakin meningkat sehingga terjadi kelangkaan pupuk terhadap petani.

Sebab itu, banyak petani yang menggunakan pupuk kimia, hal ini bisa menyebabkan ketergantungan dan menurunnya unsur hara pada tanah juga menjadi efek dari penggunaan pupuk kimia yang berlebih.

Bahkan, beralihnya para petani dari pupuk kimia yang semakin mahal dan sulit didapatkan. Sebab itu, dengan perkembangan teknologi yang saat ini, membuat pupuk organik menjadi alternatif petani untuk pupuk tanaman para petani.

Terlebih lagi dengan teknologi sekarang sudah tercipta pupuk organik teknologi nano. Salah satunya produk pupuk Portan yang diproduksi oleh Arulife. Diketahui pupuk Portan ini efeknya bisa menumbuhkan tanaman sangat baik dan terhitung lebih cepat bahkan dari pupuk kimia sekalipun.

Seperti yang dirasakan, Lilin Supadmi, seorang wanita tangguh yang berprofesi sebagai petani buah naga Pesanggaran, Banyuwang, mengungkapkan bahwa kehadiran pupik Portan sangat membantu hasil tanaman pertaniannya.

Lilin mengaku awalnya dirinya ragu menggunakan pupur berteknologi nano itu lantaran harganya yang murah dan terjangkau.

“Namun setelah saya mencoba demplot di beberapa petak buah naga, seminggu kemudian langsung kelihatan hasilnya. Batangnya kelihatan segar dan banyak bunga yang tumbuh,"ungkap Lilin, kepada selalu.id, Senin (15/5/2023).

Karena hasilnya baik, Lilin langsung beralih dari pupuk kimia menggunakan pupuk portan di semua lahan buah naga miliknya. Ia menilai hasil proses pertumbuhan dan perkembangan yang terlihat sangat baik.

Selain dari proses pertumbuhan dan perkembangan yang terlihat sangat baik, kata dia, panen dari buah naga yang dipupuk portan juga membuat petani sumringah.

“Setelah gunakna Portan, buahnya segar, tidak ada yang membusuk karena ulat buah, dan ukurannya jadi lebih besar daripada yang biasanya. Saya sangat senang karena ini sudah full organik dan tanpa ada bahan kimia 1 pun yang digunakan," tutur Lilin.

Marketing Arulife Danang berharap dengan adanya pupuk portan ini,  masyarakat mulai adaptasi meninggalkan kebiasaan lamanya dan mulai percaya pupuk organik bisa menggantikan pupuk kimia. Bahkan bisa melebihi hasil dari penggunaan pupuk kimia.

Selain itu, dengan menggunakan pupuk portan ini. Petani juga tidak perlu khawatir akan serangan hama karena sudah diformulasikan sedemikian rupa supaya bisa berfungsi sebagai pestisida alami. Alhasil tanaman jadi aman dari serangan hama dan buah hasilnya akan segar.

“Dari awal memang kita sudah membuat konsep agar pupuk portan ini tidak hanya sekedar pupuk saja. Namun, kita formulasikan sedemikian rupa agar bisa sekaligus menjadi pupuk, pestisida alami, dan ZPT atau perangsang agar tanaman bisa tumbuh dengan maksimasehingga hasil panen bisa naik lebih dari seperti biasanya,"ujarnya.

Danang menjelaskan, penggunaan pupuk organik memang sedang gencar digalakkan oleh pemerintah melalui kementerian pertanian. Hal ini membuat banyak petani yang mulai beralih dari pupuk kimia ke pupuk organik.

Namun, ketersediaan pupuk organik yang langsung jadi masih sangat minim dibandingkan dengan permintaan pasar.
Oleh karenanya Arulife ingin berkontribusi dalam menyokong industri pertanian melalui pupuk Portan yang sekarang ini sudah digunakan oleh banyak petani di berbagai daerah di Indonesia.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jelang HUT RI, DPRD Surabaya Soroti Minimnya Bendera Merah Putih di Pertokoan

Komunitas Kami Anak Negeri yang menyampaikan aspirasi terkait rendahnya tingkat pemasangan bendera di sejumlah wilayah Kota Pahlawan.

Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Sebelum penertiban dilaksanakan, pemerintah telah menempuh sejumlah langkah persuasif.

Pisah Sambut Kapolres Jember, Gus Fawait: Keamanan jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Kepada AKBP Alaiddin, Gus Fawait menyampaikan ucapan selamat datang.

Penipuan Emas Online Beroperasi dari Dalam Lapas, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar

Hingga saat ini, penyelidikan memperkirakan sedikitnya terdapat lima korban di wilayah Jawa Timur.

Srikandi Santri Milenial Jember Dikukuhkan, Gus Fawait Ajak Santri Aktif Mengabdi untuk Masyarakat

“Ojo lali moco sholawat,” pesan Gus Fawait yang disambut antusias peserta.

Deklarasi Sidoarjo Merdeka Tanpa Narkoba Diikuti 150 Anggota Komunitas Emak-emak

Perhatian khusus diberikan pada peran keluarga sebagai garis pertahanan paling awal.