Rabu, 19 Agu 2026 08:18 WIB

Fenomena Alam Langka, Surabaya Astronomy Club Gerhana Matahari Hibrida di Balai Kota

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 20 Apr 2023 15:07 WIB
Fenomena Gerhana Matahari Hibrida
Fenomena Gerhana Matahari Hibrida

Selalu.id - Astronomy Club (SAC) Surabaya melakukan pemantauan fenomena alam langka yakni Gerhana Matahari Hibrida di Taman Surya Balai Kota Surabaya, Kamis (20/4/2023).

Momen itu juga disaksikan oleh masyarakat hingga warga Kota Surabaya untuk menyaksikan fenomena alam tersebut.

Pemantauan Gerhana Matahari Hibrida itu dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Warga yang ingin menyaksikan bisa melalui beberapa teleskop dan kacamata filter matahari untuk mendukung pengamatan, hingga yang paling canggih adalah kamera hidrogen alfa yang terhubung dengan laptop.

Tidak hanya warga Surabaya, melainkan beberapa warga luar kota juga turut melakukan wisata edukasi mengenai fenomena alam tersebut.

Seperti Lidya wisatawan asal Kota Malang Jawa Timur, dirinya bersama suami dan kedua anaknya ingin menyaksikan secara langsung Gerhana Matahari Hibrida.

Sejak pukul 09.30 Lidya bersama keluarga sudah sampai di Taman Surya Balai Kota Surabaya. Mereka langsung menuju ke teleskop dan sesekali memakai kacamata filter matahari untuk mengamati Gerhana Matahari Hibrida.

“Kesini karena ada informasi Gerhana Matahari dan lokasinya di halaman Balai Kota Surabaya, jadi kita bergegas dari Malang tadi pagi. Sekaligus anak-anak saya ingin bermain di Taman Surya dan melihat Balai Kota Surabaya,” kata Lidya.

Menurutnya, dengan menyaksikan fenomena alam Gerhana Matahari Hibrida secara langsung bisa memberikan pengalaman kepada kedua anaknya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

“Di sekolah lewat sains kan mereka belajar tentang Gerhana Bulan maupun Matahari, tapi kalau cuma melalui materi dari buku saya rasa kurang. Kalau menyaksikan langsung bisa jadi kesempatan yang sangat bagus sekali karena sama dengan yang dipelajari di buku,” ungkapnya.

Tak jauh berbeda dengan Lidya, Fridayani Kusuma wisatawan asal Kabupaten Gresik Jawa Timur, juga antusias menyaksikan fenomena alam Gerhana Matahari Hibrida di Taman Surya Balai Kota Surabaya.

“Kami sengaja liburan sambil memberikan pengalaman belajar untuk anak-anak. Tadi mengamati lewat teleskop lalu sekarang menggunakan kacamata filter matahari, karena fenomena alam ini sangat jarang terjadi. Maka bisa menjadi salah pengalaman dari pelajaran di sekolah yang jarang terulang,” kata Fridayani Kusuma.

Sementara itu, Ketua Surabaya Astronomy Club (SAC) Muhammad Rizky Pradana menyampaikan bahwa fenomena alam langka Gerhana Matahari Hibrida saat ini termasuk dalam kategori Gerhana Matahari Tahunan atau Solar Eclipse.

Fenomena alam langka tertutupnya sinar matahari oleh bulan itu terakhir kali bisa dilihat di Indonesia pada tahun 2019 silam.

“Gerhana Matahari Hibrida tidak setiap tahun terjadi di Indonesia dan itu menjadi daya tarik tersendiri, salah satunya menarik minat masyarakat serta wisatawan untuk mengamati bersama. Bahkan, di Surabaya kali ini, hanya SAC yang menggelar kegiatan ini,” pungkasnya. (Ade)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Seorang Ibu Rela jadi Pengantin Iblis Demi Sembuhkan Anaknya yang Cacat

Keputusan Ranti, menyelamatkan nyawa anaknya, Nina, membuahkan keajaiban; sang buah hati sembuh secara misterius setelah melakukan pernikahan dengan iblis.

Pengedar Sabu di Kawasan Rangkah Surabaya Sudah Tertangkap, Ini Namanya

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan serangkaian penyelidikan, pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya.

Dapat Remisi HUT RI, Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Dijadwalkan Bebas Awal 2028

Sebagai informasi, Gus Muhdlor merupakan Bupati Sidoarjo periode 2021–2024 yang dijatuhi vonis 4 tahun 6 bulan penjara pada Desember 2024 lalu.

Gugatan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Bojonegoro Kini Masuk Tahap Mediasi

Hasil dari proses perdamaian ini bakal menentukan apakah persidangan berlanjut ke pemeriksaan pokok perkara atau diselesaikan secara damai.

Sederet Gebrakan dan Janji Dirut PDAM Surabaya yang Baru, Akankah Terwujud?

Alvin menegaskan ingin menggunakan momentum kepemimpinan baru untuk mempercepat pembenahan internal hingga meningkatkan kualitas pelayanan pada warga Surabaya.

Penanganan Karhutla Bromo Selesai, Posko Darurat Ditutup

Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih terhadap semua instansi yang terlibat dalam penanganan karhutla tersebut.