Sabtu, 27 Jun 2026 09:47 WIB

Luka Bakar 95 Persen, Istri Siri Dibakar oleh Suami Meninggal Dunia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 18 Apr 2023 09:49 WIB
Ilustrasi api
Ilustrasi api

Selalu.id -  Usai dirawat intensif selama tiga hari di RSUD Dr Soetomo Surabaya sejak Jumat (14/4/2023), istri siri yang disiram bensin dan dibakar oleh suaminya hingga mengalami luka bakar berat kini dinyatakan meninggal dunia.

Hal itu disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Surabaya Ipda Bambang Setiawan bahwa korban berisinial NNZ (37) mengalami luka bakar serius 95 persen, kini meninggal pukul 04.30 WIB pagi, Senin, kemarin.

"Iya sudah (meninggal) dari kemarin pagi 04.30 WIB, setelah dirawat intensif sejak kebakaran," kata Iptu Bambang, Selasa (18/4/2023).

Iptu Bambang mengatakan sejak peristiwa pembakaran dengan percobaan pembunuhan, NNZ mengalami luka bakar lebih besar dibanding kedua korban lainnya yakni dua anaknya, maupun pelaku atau suami korban. Bahkan, hingga meninggal, NNZ belum sadar diri.

Kini, kedua anaknya masih dirawat di rumah sakit. DR (17) dalam kondisi kritis dan AB (8) sudah membaik. Sedangkan pelaku atau suami korban S (55) juga masih dalam kondisi kritis.

"(Pelaku) masih kritis, belum bisa dibesuk. Kalau sadarnya gak tahu, sadar apa belum," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pelaku S (55) melakukan percobaan pembunuhan terhadap istrinya serta anak, di rumahnya yang berada di Jalan Dukuh Bulu, Sambikerep, Surabaya, Jumat (15/4/2023) dini hari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.32 WIB, saat itu pelaku berisinial S (55) mendatangi rumah istri sirinya atau korban NNZ (37) untuk melakukan percobaan pembunuhan.

"Rumah korban saat itu dalam keadaan terkunci, untuk masuk ke rumah korban pelaku memecah kaca jendela rumah," kata Iptu Bambang, melalui keterangan laporannya.

Saat pelaku berhasil masuk rumah itu, korban NZZ dan dua anaknya DR  dan AB terbangun dan terjadi pencekcokan antara pelaku S dan NZZ istri Sirinya.

"Lalu pelaku menyiramkan bensin satu dirigen atau 5 liter kepada NZZ dan kedua anaknya, dan menyulut dengan korek api hingga terjadi kebakaran terhadap mereka, (pelaku dan tiga korban)," ujarnya.

Saat peristiwa terjadi, lanjut Iptu Bambang, pelaku ini sempat berjalan keluar rumah sembari melontarkan perkataan kepada saksi.

"Bojo ditoto gak kenek, wes tak obong ae omahe masio urusan polisi gak popo," kalimat pelaku saat kejadian.

Akibatnya ketiga korban dan pelaku pun langsung dilarikan ke rumah sakit. NZZ mengalami luka bakar 95 persen, DR 90 persen, AB 30 persen dan pelaku S 90 persen. (Ade/Adg)

Baca Juga: Belasan Demonstran yang Diamankan saat Ricuh di Grahadi Surabaya Diperiksa, Ini Tampangnya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tingkatkan Layanan di Kalteng, TPK Bagendang Perkuat Operasional dan Budaya K3

"Operasional yang tertata dan budaya K3 yang kuat, jadi kunci agar layanan berkualitas," ujar Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar.

Aktivis Perempuan yang Orasi saat Demo Ricuh di Grahadi Surabaya Turut Diamankan

Saat ini, perempuan itu bersama belasan orang lainnya yang diamankan, telah dibawa polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi Amankan Belasan Provokator dalam Demo Ricuh di Grahadi Surabaya

Sebagian di antaranya dibawa dengan kedua tangan diikat menggunakan borgol plastik. Beberapa orang yang diamankan tampak mengalami luka di bagian wajah.

Polisi Semprotkan Air Pukul Mundur Massa Provokasi di Grahadi Surabaya

Polisi melalui pengeras suara, lantas meminta massa aksi untuk membubarkan diri, bila tidak ingin ditindak tegas.

Demo di Grahadi Surabaya Makin Panas, Massa Mulai Serang Petugas hingga Geber-geber Motor

Saat ini, kepolisian yang berjaga di arwah Gedung Negara Grahadi Surabaya berusaha meredam massa aksi yang semakin memanas.

Demo di Grahadi Surabaya Memanas, Massa Lempar Batu hingga Rusak Pagar

Hingga kini, massa terus melakukan pelemparan, dan berusaha merusak pagar pembatas Gedung Negara Grahadi.