Kamis, 03 Sep 2026 13:36 WIB

Bonek Sambut Kedatangan Jakmania, Wali Kota Eri: Usai Sudah Lingkaran Setan Permusuhan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Apr 2023 21:35 WIB

Selalu.id - Ratusan Bonek sambut meriah kedatangan suporter Persija Jakarta, Jakmania yang datang ke Surabaya untuk mendukung klub kesayangannya bertanding dengan Persebaya, Selasa (4/4/2023) malam.

Puluhan Jakmania tiba di Stasiun Pasar Turi pukul 23.00 WIB malam kemarin dan disambut meriah oleh Bonek dan rombongan yang berjumlah 50 orang itu tampak dikawal polisi dan Bonek.

Menanggapi sambutan meriah Bonek terhadap Jakmania, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memposting sebuah ungkapan di akun instagramnya terkait perdamaian kedua suporter Persebaya dan Persija tersebut.

Berikut Caption akun Instagram Eri Cahyadi:

Usai Sudah Lingkaran Setan Permusuhan.

Bertahun-tahun Persija menjadi "musuh tradisional" Persebaya, demikian pula sebaliknya. Biarkan itu hanya ada di lapangan hijau 2 x 45 menit. Rivalitas di lapangan justru harus ada, karena itulah menariknya sepak bola. Biarkan pemain adu otak dan adu otot. Biarkan laga keras, bukan kasar, berlangsung di lapangan hijau.

Tapi di luar lapangan, permusuhan jangan dibiarkan abadi. Saling respek. Saling menjaga. Itulah kunci kita bangun tradisi baru.

Apa yang dilakukan Bonek dengan menyambut dan mengawal rombongan pemain Persija, yang akan jumpa Persebaya esok hari, bikin kita semua harus angkat topi. Tak ada lagi cerita para pemain harus naik mobil kendaraan taktis saat tandang ke klub yang menjadi "musuh tradisionalnya".

Teladan Bonek ini mengirim pesan ke seluruh penjuru negeri: saatnya lingkaran setan permusuhan di dunia sepak bola harus diputus.

Saluuut kanggo Bonek!

Sementara itu,  Koordinator supporter Tribun Utara Husin Ghozali mengatakan pihaknya ingin memulai menjadi suporter modern dengan menyatukan semua elemen suporter.

"Ini kami memulai menjadi suporter yang modern. Football for unity. Ke depan kami ingin menyatukan semua elemen suporter dan menjadi suporter yang baik dan menjadi tuan rumah yang baik," kata Cak Cong sapaan akrabnya.

Cak Cong menilai kegiatan penyambutan terhadap saudara Jakmania ini sebagai awal proses perdamaian. Dirinya menyampaikan sebuah perdamaian itu tidak perlu mediasi tapi dari hati nurani dari kemauan suporter.

"Ini awal ya, kami gak bisa langsung, ini proses. Sebuah perdamaian itu tidak perlu mediasi, tapi dari hati nurani dari kemauan temen-temen Jakmania kemauan dari temen-temen Bonek bagaimana agar kamu bisa satu tribun lagi seperti dulu," katanya.

Dirinya menegaskan rivalitas hanya 90 menit saat pertandingan berlangsung. Selebihnya, Bonek dan Jakmania tidak ada permusuhan.

"Kami berharap ke depan bisa satu tribun. Kami bisa ke Gelora Bung Karno (GBK) menggunakan Jersey persebaya. Dan begitupun sebaliknya, Jak Mania ke Gelora Bung Tomo (GBT) dengan jersey Persijanya," pungkasnya.

Diketahui kedatangan Jak Mania ke Surabaya untuk mendukung tim sepak bola kesayangannya Persija yang akan berlaga melawan Persebaya di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik pada hari ini, Rabu (5/4/2023). (Ade/Adg)

Baca Juga: Ketika Persebaya Mengunci Drama, Menemukan Mahkota di Gianyar Bali

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.