Senin, 07 Sep 2026 00:42 WIB

Bermunculan Tempat Prostitusi Terselubung di Surabaya, Salah Satunya Berkedok Warung Kopi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 03 Apr 2023 12:27 WIB
Kondisi kamar yang diduga digunakan sebagai praktik prostitusi di kawasan Tambak Asri
Kondisi kamar yang diduga digunakan sebagai praktik prostitusi di kawasan Tambak Asri

selalu.id - Ditengarai muncul praktik prostitusi terselubung di berbagai wilayah di Surabaya. Mereka beroperasi di tengah-tengah perkampungan padat penduduk.

Kepala Satpol PP Surabaya, Edy Christijanto mengaku baru mendapat laporan dari warga terkait praktik prostitusi ini. Disebutkan, prostitusi terselubung ini berada di dua wilayah Surabaya, yakni barat dan utara.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Kita dapat laporan warga seminggu yang lalu, beberapa tempat di wilayah Surabaya Barat dan Utara. Akhirnya ada satu tempat berhasil kita temukan. Kita segel tempatnya yang berbentuk warung kopi,"kata Kasatpol PP Surabaya, Eddy Christijanto kepada selalu.id, Minggu (2/3/2023).

Eddy menceritakan, saat menggelar patroli pada Sabtu (1/4/2023) kemarin, petugas mendapat laporan dari warga yang menyebutkan ada sebuah warung kopi di Jalan Tambak Asri, Krembangan, yang biasa digunakan sebagai tempat transaksi prostitusi.

Saat dilakukan penggerebekan, lokasi tersebut tampak dari depan memang warung kopi. Namun, saat masuk ke dalam, terlihat beberapa kamar yang hanya disekat menggunakan triplek. Kamar-kamar itu yang diduga digunakan sebagai tempat prostitusi

Dalam penggerebekan tersebut, petugas hanya berhasil mengamankan dua orang sementara lima lainnya berhasil melarikan diri.

"Tenyata dibelakang itu ada pintu bisa dibobol, mereka lari lewat situ," imbuhnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Satpol PP lantas menyegel tempat yang diduga digunakan sebagai praktik prostitusi tersebut, sesuai Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2020.

"Disebutkan dalam Perda, terkait tempat, ndak boleh rumah di jadikan prostitusi. Nah itu, kita segel. Termasuk pelanggaran yang kita kenakan adalah pemilik rumahnya,"tegas Eddy.

Lebih lanjut Eddy menjelaskan, bahwa pihaknya akan terus gencar dan bergerak mengamankan tempat-tempat prostitusi terselebung tersebut.

"Beberapa wilayah tersembunyi, kita terus mencari informasi juga dan melakukan pengamatan,"tuturnya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Terpisah, Camat Krembangan, Harun mengatakan bahwa warung kopi yang dijadikan transaksi prostitusi di kawasannya adalah tempat sewa. Si pemilik pun berpura-pura membuat tempat itu menjadi warung kopi.

"Ternyata ada transaksi prostitusi disitu dan iya pemilik warung sebagai pelaku juga. Biasanya informasi transaksi biasanya itu saat malam Minggu dan diatas jam 12 malam,"ungkap Harun.

Sementara itu, beredar informasi bahwa muncul beberapa praktik prostitusi terselubung lainnya yang berada di kawasan wilayah Surabaya Barat. Disebutkan prostitusi tersebut biasanya berkedok warung kopi dan tempat usaha lainnya. Menanggapi hal ini, Kasatpol PP Edy mengaku akan menyelidiki informasi tersebut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.