Kamis, 03 Sep 2026 13:30 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Dampingi Bonek Tonton Laga Away Persebaya di Semarang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Mar 2023 16:46 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi saat keberangkatan 8 bus Bonek ke Semarang
Wali Kota Eri Cahyadi saat keberangkatan 8 bus Bonek ke Semarang

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama ratusan bonek berencana menonton laga tunda PSIS Semarang VS Persebaya Surabaya, yang akan bertanding malam ini, Rabu 29 Maret 2023 di Stadion Jatidiri Kota Semarang, Jawa Tengah.

Wali Kota Eri bersama jajaran serta 500 Bonek berangkat sekitar pukul 12.30 WIB menggunakan 8 bus dari Balai Kota Surabaya.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

"Saya bersama jajaran Pemkot dan beberapa kepala OPD ikut (dampingi Bonek). Ini memulai era baru 1988 pas waktu itu tret tet tet (konvoi) pertama kali saya waktu Persebaya juara. Ada 40 bus waktu itu, momen itu kita gugah kembali,"kata Wali Kota Eri, hendak berangkat ke semarang bersama ratusan Bonek, Rabu (29/3/2023).

Meski begitu, Eri meminta kepada Bonek untuk menjaga nama baik Persebaya dan Kota Surabaya. Ia menyebut laga ini harus bisa menunjukkan bahwa bonek yang berangkat saat ini adalah yang sebenarnya.

"Bonek sejati adalah yang berangkat hari ini kalau ada di tempat lain ada yang menggunakan atribut bonek, tidak melalui tret tet tet ini, bukan bonek tapi orang yang ingin merusak nama bonek,"tegasnya

Sementara Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce memastikan keamanan dan pengawalan ratusan bonek beserta Wali Kota Eri dan jajaran Pemkot. Ia menyebut pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak Polres Semarang.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

"Kami Polrestabes dan Polres Tanjung Perak sudah berkoordinasi terkait keamanan, pengawalan dan pelayanan kepada bonek dan bonita,"ujarnya.

Salah satu koordinator Bonek, Husain Gozali menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Surabaya yang telah memberikan fasilitas kepada Bonek, setiap Persebaya Surabaya berlaga.

Baca Juga: Potret Aksi 'Agustus Kelam' di Surabaya, Serukan Perlindungan hingga DBH Migas Madura

"Kita akan membudayakan kembali Tret Tet Tet, kita memulai lagi era 1990-an bahwa Bonek wani tertib. Karena bagaimanapun juga Tret Tet Tet merupakan cikal bakal Bonek," ujar Cak Conk sapaan akrabnya.

Cak Conk bersama koordinator tribun lainnya pun akan mengkampanyekan ikhtiar menjadi suporter yang baik, sebagai upaya dalam menjaga nama baik Kota Surabaya, Bonek, dan Persebaya Surabaya.

"Kita bersinergi dengan pihak-pihak terkait agar teman-teman Bonek bisa tertib dan menjadi suporter Persebaya yang baik. Kita akan mengkampanyekan menjadi suporter yang baik untuk mendukung Persebaya dimanapun berada, kita akan tertib menjaga nama baik Surabaya, Bonek, dan Persebaya,” pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.