Sabtu, 06 Jun 2026 02:57 WIB

LPBI NU Bahas Pemanfaatan Teknologi Melawan Pandemi Menuju Jawa Timur Zona Hijau

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 22 Agu 2020 13:43 WIB
Webinar LPBI PWNU Jatim
Webinar LPBI PWNU Jatim

Surabaya (selalu.id) - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Relawan NU  se Jawa Timur via Daring Jumat, (21/8/2020). Agenda berfokus pada kontribusi relawan NU Jawa Timur dalam membantu penanganan pandemi Covid-19 melalui aplikasi inaRisk. 

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Acara yang berlangsung pada Jumat malam tersebut turut mengundang Kasubdit Pemberdayaan Sumber Daya BNPB, Pangarso Suryotomo. Dalam sambutanya pria yang akrab disapa 'Pak Papang' ini mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh LPBI PWNU Jawa Timur. 

"Saya berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan oleh LPBI di wilayah Provinsi lain dan kami dari BNPB siap untuk memfasilitasi" ungkapnya.

Papang menambahkan, BNBP sebagai unsur pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 ini mengharap peran serta unsur masyarakat seperti relawan NU terutama di Jawa Timur yang merupakan salah satu wilayah dengan kasus terbanyak. 

"Semua unsur harus terlibat dalam percepatan penanganan ini. Mari kita bersama-sama hijaukan Jawa Timur" imbuhnya.

Dalam sesi pelatihan aplikasi inaRisk, LPBI NU Jawa Timur mengundang tenaga ahli  BNPB, Ridwan Yunus yang sekaligus programer dari aplikasi tersebut. Selain itu acara ini juga dihadiri oleh Ketua Pengurus Pusat LPBI PBNU Ali Yusuf. Para relawan yang hadir dalam acara ini terlihat antusias mengikuti pemaparan. Sebagian dari mereka membentuk kelompok-kelompok kecil untuk mengikuti pelatihan via Daring ini yang difasilitasi dan dikoordinir oleh Pengurus Cabang LPBI NU di masing-masing Kabupaten/Kota mereka.

Sementara itu Ketua LPBI PWNU Jawa Timur Syaiful Amin, menyampaikan terima kasih kepada BNPB yang telah memfasilitasi pelatihan daring ini. Amin juga menghimbau kepada seluruh LPBI NU di Cabang Kota/Kabupaten se Jawa Timur untuk terus aktif berkontribusi dalam upaya penanganan Covid-19 ini. Amin menjelaskan peran serta yang telah dilakukan Relawan NU selama ini bisa didukung dengan pemanfaatan teknologi salah satunya melalui aplikasi inaRisk.  

"Upaya percepatan ini membutuhkan data akurat dan real time sehingga penanganya bisa lebih tepat sasaran" ujar Amin menjelaskan.

Sebagai tindak lanjut kegiatan ini Amin menjelaskan akan mengagendakan TOT (Training of Trainer) untuk relawan di tingkat Cabang agar relawan di tingkat Cabang dapat memfasilitasi relawan NU lain di tingkatan Anak Cabang/Kecamatan bahkan Ranting/Desa. 

"Pemanfaatan teknologi seperti ini harus lebih membumi di teman-teman relawan" kata Amin menambahkan.

Amin menghimbau agar aplikasi ini segera diunduh dan dimaksimalkan penggunaanya oleh  para Relawan NU mengingat pentingnya sebuah data hari ini yang sehingga harapan agar Jawa Timur segara menjadi Zona Hijau semakin cepat terwujud. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.