Selasa, 03 Feb 2026 12:40 WIB

LPBI NU Bahas Pemanfaatan Teknologi Melawan Pandemi Menuju Jawa Timur Zona Hijau

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 22 Agu 2020 13:43 WIB
Webinar LPBI PWNU Jatim
Webinar LPBI PWNU Jatim

Surabaya (selalu.id) - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Relawan NU  se Jawa Timur via Daring Jumat, (21/8/2020). Agenda berfokus pada kontribusi relawan NU Jawa Timur dalam membantu penanganan pandemi Covid-19 melalui aplikasi inaRisk. 

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Acara yang berlangsung pada Jumat malam tersebut turut mengundang Kasubdit Pemberdayaan Sumber Daya BNPB, Pangarso Suryotomo. Dalam sambutanya pria yang akrab disapa 'Pak Papang' ini mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh LPBI PWNU Jawa Timur. 

"Saya berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan oleh LPBI di wilayah Provinsi lain dan kami dari BNPB siap untuk memfasilitasi" ungkapnya.

Papang menambahkan, BNBP sebagai unsur pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 ini mengharap peran serta unsur masyarakat seperti relawan NU terutama di Jawa Timur yang merupakan salah satu wilayah dengan kasus terbanyak. 

"Semua unsur harus terlibat dalam percepatan penanganan ini. Mari kita bersama-sama hijaukan Jawa Timur" imbuhnya.

Dalam sesi pelatihan aplikasi inaRisk, LPBI NU Jawa Timur mengundang tenaga ahli  BNPB, Ridwan Yunus yang sekaligus programer dari aplikasi tersebut. Selain itu acara ini juga dihadiri oleh Ketua Pengurus Pusat LPBI PBNU Ali Yusuf. Para relawan yang hadir dalam acara ini terlihat antusias mengikuti pemaparan. Sebagian dari mereka membentuk kelompok-kelompok kecil untuk mengikuti pelatihan via Daring ini yang difasilitasi dan dikoordinir oleh Pengurus Cabang LPBI NU di masing-masing Kabupaten/Kota mereka.

Sementara itu Ketua LPBI PWNU Jawa Timur Syaiful Amin, menyampaikan terima kasih kepada BNPB yang telah memfasilitasi pelatihan daring ini. Amin juga menghimbau kepada seluruh LPBI NU di Cabang Kota/Kabupaten se Jawa Timur untuk terus aktif berkontribusi dalam upaya penanganan Covid-19 ini. Amin menjelaskan peran serta yang telah dilakukan Relawan NU selama ini bisa didukung dengan pemanfaatan teknologi salah satunya melalui aplikasi inaRisk.  

"Upaya percepatan ini membutuhkan data akurat dan real time sehingga penanganya bisa lebih tepat sasaran" ujar Amin menjelaskan.

Sebagai tindak lanjut kegiatan ini Amin menjelaskan akan mengagendakan TOT (Training of Trainer) untuk relawan di tingkat Cabang agar relawan di tingkat Cabang dapat memfasilitasi relawan NU lain di tingkatan Anak Cabang/Kecamatan bahkan Ranting/Desa. 

"Pemanfaatan teknologi seperti ini harus lebih membumi di teman-teman relawan" kata Amin menambahkan.

Amin menghimbau agar aplikasi ini segera diunduh dan dimaksimalkan penggunaanya oleh  para Relawan NU mengingat pentingnya sebuah data hari ini yang sehingga harapan agar Jawa Timur segara menjadi Zona Hijau semakin cepat terwujud. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.