Rabu, 04 Feb 2026 03:18 WIB

LPBI NU Bahas Pemanfaatan Teknologi Melawan Pandemi Menuju Jawa Timur Zona Hijau

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 22 Agu 2020 13:43 WIB
Webinar LPBI PWNU Jatim
Webinar LPBI PWNU Jatim

Surabaya (selalu.id) - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Relawan NU  se Jawa Timur via Daring Jumat, (21/8/2020). Agenda berfokus pada kontribusi relawan NU Jawa Timur dalam membantu penanganan pandemi Covid-19 melalui aplikasi inaRisk. 

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Acara yang berlangsung pada Jumat malam tersebut turut mengundang Kasubdit Pemberdayaan Sumber Daya BNPB, Pangarso Suryotomo. Dalam sambutanya pria yang akrab disapa 'Pak Papang' ini mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh LPBI PWNU Jawa Timur. 

"Saya berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan oleh LPBI di wilayah Provinsi lain dan kami dari BNPB siap untuk memfasilitasi" ungkapnya.

Papang menambahkan, BNBP sebagai unsur pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 ini mengharap peran serta unsur masyarakat seperti relawan NU terutama di Jawa Timur yang merupakan salah satu wilayah dengan kasus terbanyak. 

"Semua unsur harus terlibat dalam percepatan penanganan ini. Mari kita bersama-sama hijaukan Jawa Timur" imbuhnya.

Dalam sesi pelatihan aplikasi inaRisk, LPBI NU Jawa Timur mengundang tenaga ahli  BNPB, Ridwan Yunus yang sekaligus programer dari aplikasi tersebut. Selain itu acara ini juga dihadiri oleh Ketua Pengurus Pusat LPBI PBNU Ali Yusuf. Para relawan yang hadir dalam acara ini terlihat antusias mengikuti pemaparan. Sebagian dari mereka membentuk kelompok-kelompok kecil untuk mengikuti pelatihan via Daring ini yang difasilitasi dan dikoordinir oleh Pengurus Cabang LPBI NU di masing-masing Kabupaten/Kota mereka.

Sementara itu Ketua LPBI PWNU Jawa Timur Syaiful Amin, menyampaikan terima kasih kepada BNPB yang telah memfasilitasi pelatihan daring ini. Amin juga menghimbau kepada seluruh LPBI NU di Cabang Kota/Kabupaten se Jawa Timur untuk terus aktif berkontribusi dalam upaya penanganan Covid-19 ini. Amin menjelaskan peran serta yang telah dilakukan Relawan NU selama ini bisa didukung dengan pemanfaatan teknologi salah satunya melalui aplikasi inaRisk.  

"Upaya percepatan ini membutuhkan data akurat dan real time sehingga penanganya bisa lebih tepat sasaran" ujar Amin menjelaskan.

Sebagai tindak lanjut kegiatan ini Amin menjelaskan akan mengagendakan TOT (Training of Trainer) untuk relawan di tingkat Cabang agar relawan di tingkat Cabang dapat memfasilitasi relawan NU lain di tingkatan Anak Cabang/Kecamatan bahkan Ranting/Desa. 

"Pemanfaatan teknologi seperti ini harus lebih membumi di teman-teman relawan" kata Amin menambahkan.

Amin menghimbau agar aplikasi ini segera diunduh dan dimaksimalkan penggunaanya oleh  para Relawan NU mengingat pentingnya sebuah data hari ini yang sehingga harapan agar Jawa Timur segara menjadi Zona Hijau semakin cepat terwujud. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.