Jumat, 04 Sep 2026 17:35 WIB

LPBI NU Bahas Pemanfaatan Teknologi Melawan Pandemi Menuju Jawa Timur Zona Hijau

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 22 Agu 2020 13:43 WIB
Webinar LPBI PWNU Jatim
Webinar LPBI PWNU Jatim

Surabaya (selalu.id) - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Relawan NU  se Jawa Timur via Daring Jumat, (21/8/2020). Agenda berfokus pada kontribusi relawan NU Jawa Timur dalam membantu penanganan pandemi Covid-19 melalui aplikasi inaRisk. 

Baca Juga: Setelah Voting, Pemilihan Ketum PBNU Berubah ke Mekanisme AHWA

Acara yang berlangsung pada Jumat malam tersebut turut mengundang Kasubdit Pemberdayaan Sumber Daya BNPB, Pangarso Suryotomo. Dalam sambutanya pria yang akrab disapa 'Pak Papang' ini mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh LPBI PWNU Jawa Timur. 

"Saya berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan oleh LPBI di wilayah Provinsi lain dan kami dari BNPB siap untuk memfasilitasi" ungkapnya.

Papang menambahkan, BNBP sebagai unsur pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 ini mengharap peran serta unsur masyarakat seperti relawan NU terutama di Jawa Timur yang merupakan salah satu wilayah dengan kasus terbanyak. 

"Semua unsur harus terlibat dalam percepatan penanganan ini. Mari kita bersama-sama hijaukan Jawa Timur" imbuhnya.

Dalam sesi pelatihan aplikasi inaRisk, LPBI NU Jawa Timur mengundang tenaga ahli  BNPB, Ridwan Yunus yang sekaligus programer dari aplikasi tersebut. Selain itu acara ini juga dihadiri oleh Ketua Pengurus Pusat LPBI PBNU Ali Yusuf. Para relawan yang hadir dalam acara ini terlihat antusias mengikuti pemaparan. Sebagian dari mereka membentuk kelompok-kelompok kecil untuk mengikuti pelatihan via Daring ini yang difasilitasi dan dikoordinir oleh Pengurus Cabang LPBI NU di masing-masing Kabupaten/Kota mereka.

Sementara itu Ketua LPBI PWNU Jawa Timur Syaiful Amin, menyampaikan terima kasih kepada BNPB yang telah memfasilitasi pelatihan daring ini. Amin juga menghimbau kepada seluruh LPBI NU di Cabang Kota/Kabupaten se Jawa Timur untuk terus aktif berkontribusi dalam upaya penanganan Covid-19 ini. Amin menjelaskan peran serta yang telah dilakukan Relawan NU selama ini bisa didukung dengan pemanfaatan teknologi salah satunya melalui aplikasi inaRisk.  

"Upaya percepatan ini membutuhkan data akurat dan real time sehingga penanganya bisa lebih tepat sasaran" ujar Amin menjelaskan.

Sebagai tindak lanjut kegiatan ini Amin menjelaskan akan mengagendakan TOT (Training of Trainer) untuk relawan di tingkat Cabang agar relawan di tingkat Cabang dapat memfasilitasi relawan NU lain di tingkatan Anak Cabang/Kecamatan bahkan Ranting/Desa. 

"Pemanfaatan teknologi seperti ini harus lebih membumi di teman-teman relawan" kata Amin menambahkan.

Amin menghimbau agar aplikasi ini segera diunduh dan dimaksimalkan penggunaanya oleh  para Relawan NU mengingat pentingnya sebuah data hari ini yang sehingga harapan agar Jawa Timur segara menjadi Zona Hijau semakin cepat terwujud. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.