Rabu, 22 Jul 2026 15:31 WIB

Transportasi Umum di Surabaya Kian Lengkap dengan 52 Angkutan Feeder

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Mar 2023 17:31 WIB
Feeder Wirawiri Surabaya
Feeder Wirawiri Surabaya

selalu.id - Layanan transportasi umum di Kota Surabaya kian lengkap dan terintegrasi dengan adanya 52 angkutan feeder atau angkutan pengumpan Wirawiri Suroboyo. Transportasi umum ini menjadi pelengkap rute Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Suroboyo. Angkutan ini diresmikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Kamis (2/3/2023), dan resmi beroperasi keesokan harinya, Jumat (3/3/2023).

52 angkutan feeder itu terdiri dari 14 Toyota Hiace berkapasitas 14 penumpang dan 38 Daihatsu Gran Max berkapasitas 10 penumpang. Angkutan baru ini melayani naik-turun penumpang di 315 halte atau bus stop yang ada di lima trayek. Adapun rute 52 angkutan feeder itu adalah FD01 Terminal Benowo-Tunjungan sebanyak 14 unit, FD02 Park and Ride Mayjend Sungkono-Embong Wungu sebanyak 9 unit, FD03 Terminal Intermoda Joyoboyo-Kedung Asem sebanyak 10 unit, FD04 Penjaringan Sari-Gunung Anyar sebanyak 10 unit, dan FD05 Puspa Raya-HR Muhammad sebanyak 9 unit.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

“Alhamdulilah feeder Kota Surabaya yang diprakarsai oleh Pemkot Surabaya dan DPRD Surabaya untuk mengurangi kemacetan,akhirnya bisa terwujud dan bisa melayani di 5 rute, dan ini sudah lama kami bahas. Nanti insyaallah akan kami tambah lagi menjadi 7 rute,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi seusai meresmikan feeder tersebut.

Meski begitu, ia mengakui bahwa penambahan dua rute itu masih dalam tahap kajian antara pihak Dishub Surabaya dengan Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Surabaya. Sebab, ada beberapa hal yang harus dihitung ulang, termasuk daerah-daerahnya dan jumlah orangnya. “Alhamdulillah kita punya komisi C dan pimpinan DPRD Surabaya yang hebat-hebat, dan kita punya tujuan yang sama untuk menyelesaikan masalah kemacetan di Surabaya ini,” tegasnya.

Menurut Wali Kota Eri, feeder yang sudah mulai beroperasi itu jarak antar angkutan feeder rata-rata 10-15 menit. Makanya, ia memastikan jajaran pemkot terus menggencarkan sosialisasi angkutan feeder itu. Bahkan, demi mensukseskan sosialisasi tersebut, layanan angkutan feeder akan digratiskan selama satu pekan terhitung mulai dioperasikan.

“Nanti kita akan sosialisasikan tanpa biaya selama seminggu, sambil kita melihat berapa orang dari satu titik ke titik lainnya. Bagaimana pengaruhnya dan bagaimana animonya di wilayah itu. Kami mengimbau kepada seluruh warga Surabaya, ayo menggunakan transportasi umum, Insyaallah ini akan mengurangi kecelakaan dan kemacetan karena semakin padatnya kendaraan di Kota Surabaya,” jelasnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Bahkan, Wali Kota Eri juga mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya untuk menggunakan transportasi umum, mulai dari layanan Suroboyo Bus, Bus Trans Semanggi, maupun angkutan feeder setiap hari Jumat. Hal ini berlaku mulai pekan depan, tanggal 10 Maret 2023.

“Mulai minggu depan ASN ini akan memberikan contoh, kalau kita sudah punya transportasi umum baik itu feeder maupun bus. Nanti dari kartunya ASN itu akan nge-tap masuk di titik mana, naik di situ. Ini juga termasuk Wali Kota, tidak boleh kalau naik motor, terus kemudian parkir tempat lain,” terangnya.

Selain itu, Wali Kota Eri juga memastikan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur untuk mengkoneksikan angkutan feeder dengan kota penunjang Surabaya, yaitu Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik.

“Surabaya Raya ini akan kita ramaikan dengan ini juga, karena ketika pagi orang berbondong-bondong masuk Surabaya, ketika sore arah keluar Kota Surabaya juga macet. Makanya, itu yang akan kita koneksikan dan insyaallah dengan Kadishub Provinsi Jatim juga ada connecting dengan feeder maupun Bus Suroboyo. Harapannya tentu transportasi umum ini bisa menjadi alternatif dalam mengurangi kemacetan di Kota Surabaya,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Di samping itu, ia juga memastikan bahwa pengoperasian angkutan feeder ini adalah sebagai salah satu upaya dalam memberdayakan sopir angkot di Kota Pahlawan. Makanya, sopir dan helper dari feeder ini diambilkan dari sopir angkot yang terdampak. “Jadi, apapun yang kita sepakati dengan DPRD, apapun kegiatan pemerintah yang menggunakan APBD harus bisa menarik dan mengurangi kemiskinan di Kota Surabaya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Tundjung Iswandaru juga memastikan bahwa dari 52 angkutan feeder itu ada sebanyak 320 orang yang bertugas sebagai driver dan helper. Mereka direkrut dari para sopir angkot yang selama ini sudah berpengalaman dalam menyetir mobil. “Berdasarkan arahan Pak Wali, kita berdayakan para sopir angkot ini agar pendapatannya bisa meningkat,” kata Tundjung.

Ia juga memastikan bahwa angkutan feeder ini merupakan transportasi yang handal, nyaman dan murah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Surabaya. Pasalnya, angkutan feeder ini sudah ber-AC, tempat duduk untuk wanita berwarna pink (merah muda), tempat duduk untuk lansia berwarna merah, dan tempat duduk untuk umum berwarna hitam. “Di dalam juga kami lengkapi LED informasi rute, monitor layanan informasi, media pembayaran atau tapping, dan juga ada CCTV-nya,” ujarnya.

Selama sepekan ini, angkutan feeder ini gratis atau tidak dipungut biaya terhitung mulai angkutan feeder ini dioperasikan. Setelah itu, pembayaran angkutan feeder menggunakan sistem non tunai (kartu elektronik atau Qris) dengan tarif Rp 5.000 untuk penumpang umum, dan hanya Rp 2.500 untuk pelajar dan mahasiswa. “Nah, tarif ini masih berlaku jika penumpang itu berpindah moda transportasi ke Suroboyo Bus selama belum melampaui waktu 2 jam. Jadi, ayo bersama-sama kita gunakan transportasi umum ini,” pungkasnya. (Adv)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.