Rabu, 22 Jul 2026 11:45 WIB

Cuaca Buruk di Jatim, Dispendik Surabaya Larang Pelajar Liburan ke Luar Kota

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 23 Feb 2023 11:46 WIB
Yusuf Masruh, Kepala Dispendik Surabaya
Yusuf Masruh, Kepala Dispendik Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) melarang para pelajar untuk berkegiatan sekolah di luar kota. Lantaran, wilayah Jawa Timur sedang masa kondisi cuaca buruk.

Hal itu berdasarkan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bahwa Jatim mengalami cuaca ekstrem. Kondisi ini berpotensi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, puting beliung, dan tanah longsor untuk dataran tinggi.

Baca Juga: Dispendik Terjunkan Tim Supervisi Awasi MPLS di Surabaya

Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan pihaknya langsung mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 400.3/4551/436.7.1/2023 terkait imbaun cuaca ekstrem tanggal 21 Februari 2023.

"Tidak melakukan kegiatan sekolah di luar Kota Surabaya dan daerah rawan bencana alam, misalnya pesisir pantai dan lereng gunung yang rawan longsor serta banjir bandang," tulis SE yang dikeluarkan, Kamis (23/2/2022).

Baca Juga: Gagal Masuk Sekolah Negeri? Pemkot Surabaya Siapkan Jalur Swasta Berkualitas

Yusuf juga meminta kepada pihak sekolah untuk menghimbau pelajar atau siswa siswi, setelah kegiatan pembelajaran di sekolah selesai, untuk segera langsung pulang ke rumah.

"Apabila terjadi hujan tidak berteduh dibawah pohon, bangunan yang rapuh, papan reklame, dan lain-lain. Tidak bermain (di sungai) berenang/mandi, memancing ikan, gorong-gorong, sungai, waduk dan tambak," jelasnya.

Baca Juga: Fenomena Bediding di Surabaya Diprediksi Berlangsung hingga Agustus 2026, Ini Imbauan BMKG

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak bermain di sungai. Lantaran cuaca di kota Surabaya sedang memasuki musim hujan dan angin kencang.

"Saya sudah sering mengimbau, jangan pernah bermain di sungai. Sekarang ini musim hujan, arusnya itu deras. Mau alasan cari ikan, cari apa, wes jangan dekati sungai. Kalau mau mancing dari atas jembatan, bukan turun ke bawah, apa lagi berenang," pungkas Eri. (Ade/SL1)

Editor : Pak RW
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.