Minggu, 18 Okt 2026 03:15 WIB

Dispendik Terjunkan Tim Supervisi Awasi MPLS di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Jul 2026 17:03 WIB
MPLS di SMPN 19 Surabaya. (Dok. Dispendik Surabaya).
MPLS di SMPN 19 Surabaya. (Dok. Dispendik Surabaya).

selalu.id - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 berlangsung ramah anak dan bebas dari praktik perpeloncoan. 

Untuk menjamin hal tersebut, Dispendik menerjunkan tim supervisi ke sekolah-sekolah serta mengintegrasikan sistem pemantauan dengan Kementerian Pendidikan.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Pelaksanaan MPLS bagi siswa baru jenjang SD dan SMP dimulai serentak pada Senin (13/7/2026) dan berlangsung selama sepekan. 

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menegaskan bahwa paradigma lama MPLS yang identik dengan tekanan fisik maupun tugas yang memberatkan telah ditinggalkan.

“Hari ini adalah hari pertama MPLS untuk seluruh SD dan SMP. Kita mendeklarasikan MPLS yang ramah. Jadi, tidak ada lagi istilah perpeloncoan atau kekerasan fisik yang selama ini sering dikhawatirkan,” kata Febrina saat meninjau pelaksanaan MPLS di SMPN 19 Surabaya.

Ia mengatakan, indikator keberhasilan MPLS tahun ini sederhana, yakni siswa merasa nyaman mengikuti kegiatan tanpa tekanan serta tidak ditemukan kekerasan fisik dalam bentuk apa pun.

Untuk memastikan komitmen tersebut berjalan di seluruh sekolah, Dispendik mengerahkan tim yang secara bergiliran melakukan supervisi dan monitoring selama pelaksanaan MPLS.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

“Semua tim dari Dispendik akan bergiliran melihat dan memantau pelaksanaan MPLS di sekolah-sekolah. Ini untuk menjamin seluruh kegiatan benar-benar ramah anak dan menyenangkan,” tegas Febrina.

Selain pengawasan langsung, Dispendik juga membuka kanal pengaduan bagi masyarakat apabila menemukan dugaan pelanggaran selama MPLS. Laporan dapat disampaikan melalui posko pengaduan di Kantor Dispendik maupun hotline resmi Wali Kota Surabaya.

Febrina menjelaskan, pengawasan MPLS tahun ini juga terhubung dengan sistem pemantauan milik kementerian. Melalui sistem tersebut, orang tua, kepala sekolah, hingga Dispendik dapat memantau pelaksanaan MPLS secara real time.

Baca Juga: Alumni Cak dan Ning Surabaya Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

“Monitoring kita langsung dari kementerian. Ada sistem yang bisa diakses orang tua, kepala sekolah wajib memberikan laporan di sana, dan kami di dinas juga dapat memantau secara langsung. Jadi orang tua tidak perlu khawatir lagi,” jelasnya.

Febrina berharap pelaksanaan MPLS mampu membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sehingga mereka merasa nyaman saat kegiatan belajar mengajar dimulai secara penuh.

“Targetnya, saat pembelajaran normal dimulai pekan depan, anak-anak sudah merasa sekolah seperti rumah sendiri,” pungkas Febrina.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC

Pembagian Tong Komposter di Tengah PR Sampah Surabaya

Kegiatan pembagian tong komposter pada Sabtu (17/10/2026) ini, diklaim jadi salah satu upaya mendorong pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga.

Kemnaker Buka Layanan MagangHub Batch 3 di Jakarta, Kuota 70 Ribu Peserta

Perusahaan yang ingin datang diminta konfirmasi kehadiran terlebih dahulu melalui kode QR di flyer kegiatan.