Kamis, 23 Jul 2026 17:22 WIB

Kemensos Hadir Kawal dan Beri Bantuan 7 Korban Kekerasan Seksual di Banyuwangi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Feb 2023 17:58 WIB
Petugas Kemensos saat mengunjungi rumah korban di Banyuwangi
Petugas Kemensos saat mengunjungi rumah korban di Banyuwangi

selalu.id - Kementerian Sosial melakukan penanganan dan memberikan bantuan kepada tujuh anak yang mengalami kekerasan seksual di Banyuwangi. Atas arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, tim Kemensos juga berkoordinasi dengan penegak hukum memastikan pelaku menerima sanksi setimpal.

Kekerasan seksual dilakukan oleh kepala sekolah yang juga guru tahfidz di Kabupaten Banyuwangi. Atas tindakan tidak beradab tersebut, pelaku terancam dijerat dengan hukuman 15 tahun penjara ditambah sepertiga menjadi 20 tahun.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Kepada korban, tim Kemensos telah melakukan asesmen dan memberikan bantuan.

"Kami telah memberikan konseling dan dukungan psikososial kepada korban. Tim Kemensos juga memberikan hipnoterapi dan stabilisasi emosi. Kepada orangtua, tim memberikan konseling dan peningkatan pengetahuan terkait pola asuh kepada anak," kata Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kanya Eka Santi.

Secara umum, korban tumbuh dari keluarga kurang mampu. Orangtua J berjualan es krim keliling kampung, dan ibunya menjadi TKW di Singapura. Ayah A buruh tani menggarap sawah di lahan milik orang lain. Adapun V, ayah dan ibunya bercerai. V lebih banyak diasuh oleh neneknya.

Kanya menyatakan, Kemensos menyerahkan bantuan kepada keluarga berupa bantuan sembako (beras, minyak goreng, telur, teh), nutrisi (susu, madu, biskuit). Bantuan perlengkapan kebersihan diri dan ADL (sabun mandi, shampo, pasta gigi, sikat gigi, sabun cuci piring, sabun cuci baju). Bantuan peralatan sekolah (sepatu, tas sekolah, tempat pinsil, alat tulis sekolah, buku tulis, buku gambar, buku mewarnai, pinsil warna).

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Selain itu, Kemensos juga menyerahkan bantuan pemberdayaan kewirausahaan kepada keluarga korban berupa modal usaha 10 ember es krim (8 liter/ember). Kepada keluarga A, Kemensos juga memberikan bantuan pemulihan ekonomi berupa pupuk non subsidi 3 karung (@50 kg).

Bantuan kewirausahaan diberikan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan orangtua korban.

"Dengan bantuan kewirausahaan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan mereka," kata Kanya.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran Sesuai DTSEN

Dalam pernyataannya Kanya menekankan, pelaku kekerasan anak banyak datang dari orang terdekat yakni ayah kandung, ayah tiri, kakek, paman, tetangga, pacar, guru, pengasuh, teman dari media sosial, dan orang asing.

Hasil telaah Kemensos juga menunjukkan, anak-anak kerap mengalami lebih dari satu tindak kekerasan. Periode kekerasan bisa berlangsung dalam kurun waktu tertentu dan bisa lebih dari satu tipe kekerasan baik langsung maupun secara online.

Oleh karena itu, sejalan dengan arahan Mensos, jajaran Kemensos memberikan perhatian penting terhadap tindakan hukum kepada pelaku. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.