Kamis, 24 Sep 2026 16:50 WIB

Kemensos Hadir Kawal dan Beri Bantuan 7 Korban Kekerasan Seksual di Banyuwangi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Feb 2023 17:58 WIB
Petugas Kemensos saat mengunjungi rumah korban di Banyuwangi
Petugas Kemensos saat mengunjungi rumah korban di Banyuwangi

selalu.id - Kementerian Sosial melakukan penanganan dan memberikan bantuan kepada tujuh anak yang mengalami kekerasan seksual di Banyuwangi. Atas arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, tim Kemensos juga berkoordinasi dengan penegak hukum memastikan pelaku menerima sanksi setimpal.

Kekerasan seksual dilakukan oleh kepala sekolah yang juga guru tahfidz di Kabupaten Banyuwangi. Atas tindakan tidak beradab tersebut, pelaku terancam dijerat dengan hukuman 15 tahun penjara ditambah sepertiga menjadi 20 tahun.

Baca Juga: 900 Warga Kelurahan Patrang Jember Terima Bantuan Beras, Total Sasaran 1.553 KPM

Kepada korban, tim Kemensos telah melakukan asesmen dan memberikan bantuan.

"Kami telah memberikan konseling dan dukungan psikososial kepada korban. Tim Kemensos juga memberikan hipnoterapi dan stabilisasi emosi. Kepada orangtua, tim memberikan konseling dan peningkatan pengetahuan terkait pola asuh kepada anak," kata Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kanya Eka Santi.

Secara umum, korban tumbuh dari keluarga kurang mampu. Orangtua J berjualan es krim keliling kampung, dan ibunya menjadi TKW di Singapura. Ayah A buruh tani menggarap sawah di lahan milik orang lain. Adapun V, ayah dan ibunya bercerai. V lebih banyak diasuh oleh neneknya.

Kanya menyatakan, Kemensos menyerahkan bantuan kepada keluarga berupa bantuan sembako (beras, minyak goreng, telur, teh), nutrisi (susu, madu, biskuit). Bantuan perlengkapan kebersihan diri dan ADL (sabun mandi, shampo, pasta gigi, sikat gigi, sabun cuci piring, sabun cuci baju). Bantuan peralatan sekolah (sepatu, tas sekolah, tempat pinsil, alat tulis sekolah, buku tulis, buku gambar, buku mewarnai, pinsil warna).

Baca Juga: Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Selain itu, Kemensos juga menyerahkan bantuan pemberdayaan kewirausahaan kepada keluarga korban berupa modal usaha 10 ember es krim (8 liter/ember). Kepada keluarga A, Kemensos juga memberikan bantuan pemulihan ekonomi berupa pupuk non subsidi 3 karung (@50 kg).

Bantuan kewirausahaan diberikan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan orangtua korban.

"Dengan bantuan kewirausahaan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan mereka," kata Kanya.

Baca Juga: 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Dalam pernyataannya Kanya menekankan, pelaku kekerasan anak banyak datang dari orang terdekat yakni ayah kandung, ayah tiri, kakek, paman, tetangga, pacar, guru, pengasuh, teman dari media sosial, dan orang asing.

Hasil telaah Kemensos juga menunjukkan, anak-anak kerap mengalami lebih dari satu tindak kekerasan. Periode kekerasan bisa berlangsung dalam kurun waktu tertentu dan bisa lebih dari satu tipe kekerasan baik langsung maupun secara online.

Oleh karena itu, sejalan dengan arahan Mensos, jajaran Kemensos memberikan perhatian penting terhadap tindakan hukum kepada pelaku. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Giliran Kantor BPN Jatim Digeledah KPK, Sita Sejumlah Koper

Hingga kini, penyidik KPK masih berada di dalam kantor BPN Jatim guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Geledah Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto, KPK Sita Dokumen dan Amplop Berisi Uang

Penggeledahan yang dilakukan penyidik antirasuah tersebut merupakan lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Ombudsman RI Sidak Lapas Cibinong, Temukan Kamar Mewah Berstandar Apartemen

Surat tugas yang ditandatangani Wakil Ketua Ombudsman RI, namun sempat dihalangi petugas dan diminta menunggu arahan Kepala Lapas.

Karangan Bunga Bernada Satir Kepung Dinas Dinkopumdag Surabaya

Karangan bunga tersebut menjadi bentuk protes pedagang terhadap kebijakan dan penanganan persoalan.

Timbun Saluran Air Hampir 20 Tahun, Bangunan Liar di Pasar Bratang Surabaya Dibongkar

Penertiban bermula dari aduan warga melalui Hotline Lapor Cak Eri.

Influenza A Naik di Surabaya, Dinkes Minta Warga Tak Merespon Berlebihan

Rumah sakit milik Pemkot Surabaya memperkuat koordinasi dengan pihak berwenang sekaligus memastikan kesiapan tenaga medis.