Senin, 20 Jul 2026 11:15 WIB

Hendak Berangkat ke Timur Tengah, 87 TKW Ilegal Diamankan di Bandara Juanda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 28 Jan 2023 16:53 WIB
Para TKW ilegal yang dikumpulkan di Bandara Juanda
Para TKW ilegal yang dikumpulkan di Bandara Juanda

selalu.id - Sebanyak 87 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ditangkap saat hendak berangkat ke negara timur tengah melalui bandara Juanda, Sidoarjo, Jatim, Sabtu (28/1/2023).

Saat ini puluhan PMI tersebut dibawa ke Shelter Pelayanan dan perlindungan Tenaga Kerja (UPT P2TK) milik Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, Bendul Merisi.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

"Kami sampaikan ada 87 tenaga kerja atau calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal yang akan diselundupkan ke luar negeri, seluruhnya perempuan dan dapat dicekal di Juanda hari ini," kata Kepala Disnakertrans Jatim, Himawan Estu Bagijo, kepada awak media.

Himawan mengatakan, pemberangkatan PMI ilegal tersebut tidak dilengkapi dokumen-dokumen yang sah. Sehingga, hal ini merupakan kejahatan, nantinya akan di proses ke Polda Jawa Timur.

"Setelah proses di sini, akan kita serahkan ke Polda. Menyerahkan barang bukti paspor tiket dan lain-lain,"ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Perlindungan Pekerja Imigran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani, menyampaikan bahwa di hari yang sama. Pihaknya juga berhasil menangkap pelaku bernama Agus yang juga jadi pemilik rumah penampungan beberapa PMI yang berada di Tulungagung.

"Dapat alamat penampungan di Desa Ario Jeding RT 03 dan RW 06 kecamtan Rejotanhan, Tulungagung dengan pemilik rumah yang diduga pelaku pengiriman CPMI bernama Agus,"

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

BP2MI pun berhasil mendapat tempat penampungan tersebut dari hasil penelusuran gabungan Dinaskertrans dan Polsek Tulungagung serta.

Benny menjelaskan, awalnya penulusuran dari informasi pada Jumat (27/1/2023). Salah satu CPMI yang berada tempat penampungan di Tulungagung sempat melaporkan dan ingin kembali ke tempat asal.

"Dapat informasi bahwa CPMI tidak ingin melanjutkan proses ketenaga penempatan yaitu malaysia. CPMI itu memohon kepada pemerintah untuk dapat dipulangkan di daerah asal,"ujarnya.

"CPMI itu mengirimkan lokasi atau sharelock kepada kami melalui whatsapp yang beralamat di desa banjarejo kecamatan Rejo Tangan, Kab Tulungagung,"lanjutnya.

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Pihaknya pun juga berhasil melakukan penggerebekan di suatu tempat penampungan yang diduga para anak-anak perempuan serta ibu-ibu yang bakal diberangkatkan tidak resmi.

Ditempat itu, tim mendapatkan tiga CPMI berinisal NL (42) warga Banyuwangi, T (21) warga Kabupaten Donggala dan P (27) warga Kabupaten Kairo Provinsi Papua yang akan diberangkatkan di berangkatkan ke negara Malaysia.

"Penampungan itu di Tulungagung dan telah diselamatkan tiga orang CPMI semua perempuan,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.