Selasa, 21 Jul 2026 03:26 WIB

Dapat Pelatihan Kemensos, 3 Penyandang Disabilitas Bekerja di Perusahaan Besar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Jan 2023 07:25 WIB
Aroiful Kafid siswa dari pelatihan Sentral Budi Perkasa sedang melakukan aktivitas pekerjaannya di minimarket Alfamart
Aroiful Kafid siswa dari pelatihan Sentral Budi Perkasa sedang melakukan aktivitas pekerjaannya di minimarket Alfamart

selalu.id - Pelatihan yang dibentuk oleh Kemensos berhasil mencetak penyandang disabilitas mampu masuk ke dunia kerja. Tak tanggung-tanggung, siswa dengan disabilitas tersebut masuk di perusahaan ternama di Indonesia.

Aroiful Kafid, perempuan 22 tahun dengan disabilitas warga Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam kini berkerja di mini market Alfamart di Palembang. Aroiful terlihat menikmati pekerjaanya tanya rasa minder karena sudah mendapat pelatihan dari Sentral Budi Perkasa.

Baca Juga: Kemenag Jatim Salurkan 35.835 Paket Santunan Lewat Lebaran Yatim 2026 

Perempuan penyandang disabilitas ini sudah sejak Juli 2022 bekerja di toko retail modern tersebut.

"Alhamdulillah bisa diterima baik di sini. Lingkungan kerjanya baik dan mendukung," kata Aroiful.

Rofi-- begitu ia biasa dipanggil, menghabiskan masa kecilnya di Batam. Selepas lulus SMAN 16 Batam, ia menghabiskan waktunya membantu sang ayah di tempat tinggalnya di kawasan Duri Angka, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam.

Nasibnya berputar saat petugas dinas sosial setempat datang ke rumahnya, Oktober 2020. Rofi ditawari mengikuti pelatihan khusus untuk penyandang disabilitas di Sentra Budi Perkasa di Palembang.

Setelah mendapatkan ijin ayah, Rofi mengurus berkas dan terbang menuju Palembang pada Maret 2021. Di Sentra Budi Perkasa, Rofi bersama-sama penyandang disabilitas lainnya, Muhammad Luthfie Kusumaputra (20) mengikuti pembinaan.

Pada periode berbeda, penyandang disabilitas lainnya, Fitri Laila juga mendapatkan kesempatan menjalani pembinaan di Sentra Budi Perkasa. Warga Talang Bubuk, Kecamatan Plaju ini, mengikuti jejak Rofi, bekerja di Alfamart, di kawasan Plaju, dekat tempat tinggalnya.

Rofi, Luthfie, dan Fitri, mendapatkan pelayanan setara di Sentra Budi Perkasa. Pada pagi hari, setelah sarapan, mereka mengikuti apel pagi. Di sini mereka mendapatkan motivasi dan penguatan mental, oleh para pendamping. Sekitar jam 09.00 sampai siang mereka mengikuti pelatihan komputer.

Baca Juga: DPRD Surabaya Janji Segera Sahkan Perda Disabilitas

Meninggalkan tanah kelahiran di Batam dan hidup merantau di Palembang, awalnya tidak mudah bagi Rofi. Kini ia tidak bisa membantu sang ayah yang hidup tanpa didampingi ibunya yang telah meninggal.

"Di sentra, saya mendapatkan suntikan semangat. Ada teman yang juga ikut pelatihan. Saya dan teman-teman dibimbing dengan sabar dan penuh perhatian," kata Rofi.

Ditemui di lokasi berbeda, hal senada disampaikan Fitri.

"Bimbingan bapak ibu di Sentra Budi Perkasa membuat saya lebih ingin mandiri. Tidak membebani orangtua dan malah ingin meringankan beban mereka," kata Fitri.

Teman seperiode Rofi, Muhammad Luthfie juga merasakan hal sama dengan dua rekannya. Bekerja di BPJS Kesehatan di Kota Palembang, Luthfie merasakan mendapatkan banyak bimbingan selama menempuh pelatihan di Sentral Budi Perkasa.

Baca Juga: Ketika Perda jadi Penghambat Penyandang Disabilitas dalam Mengakses Layanan Publik

"Terimakasih atas semua bimbingan, perhatian, dan ilmu yang diberikan. Saya berharap, lebih banyak teman-teman disabilitas yang memperoleh kesempatan sama dengan kami," kata warga Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Kota Pelembang, ini.

Merujuk arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kepala Sentra Budi Perkasa Pelembang Wahyu Dewanto menyatakan, Kemensos melalui unit pelayanan teknis (UPT) seperti sentra memberikan akses setara bagi para penyandang disabilitas untuk mengembangkan kemandirian ekonomi.

"Melalui UPT seperti Sentra Budi Perkasa, anak-anak seperti Rofi, Luthfie dan Fitri, diberikan kesempatan untuk berkembang. Sesuai arahan Ibu Mensos, penyandang disabilitas seperti mereka bertiga, sejatinya memiliki kelebihan di sisi berbeda," kata Wahyu.

Sesuai arahan Mensos, Sentra Budi Perkasa mengadopsi model multilayanan bagi semua jenis pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.