Senin, 20 Jul 2026 11:55 WIB

Komplotan Pembobol Toko di Surabaya Berhasil Gasak Showroom Mobil dan Gudang Vapor

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Jul 2020 12:30 WIB
Tersangka beserta barang bukti saat di Mapolrestabes Surabaya
Tersangka beserta barang bukti saat di Mapolrestabes Surabaya

Surabaya (selalu.id) - Komplotan penjahat spesialis pembobol toko di Surabaya mulai beraksi. Showroom mobil dan toko rokok elektrik atau vapor berhasil dibobol. Polisi bergerak cepat meringkus komplotan ini.

Baca Juga: Gara-gara Bambang, Ribuan Siswa di Mojokerto Kini Tak Dapat MBG

Komplotan itu terdiri dari Antoni (40), warga Jalan Pogot Baru III dan Ismail (35), warga Jalan Kedungmangu Timur Gang VI.

Polisi juga mengamankan tiga penadah barang hasil curian yaitu Khoirul Anam (29), warga Dukuh Kupang Utara II A, Zaenudin (34), warga Jalan Arimbi III dan Khoirul Anam (43), warga Jalan Gembong II DKA.

"Sedangkan DH, saat ini masih buron," kata Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksono, Senin (20/7/2020).

Ia mengungkapkan, kasus ini bermula dari laporan pencurian dengan pemberatan yang terjadi di showroom mobil kawasan Gubeng Kertajaya beberapa bulan lalu. Dalam aksinya, komplotan ini berhasil membawa kabur mobil jenis Toyota Altis.

Berbekal rekaman CCTV, Unit Resmob melakukan penyelidikan dan mengetahui jika Antoni sebagai otak komplotan.

Dari tersangka Antoni, turut diamankan barang bukti motor sebagai sarana melakukan pembobolan, gunting baja, vapor hasil serta beberapa potong jas mewah.

Polisi yang melakukan pengembangan kemudian membekuk satu persatu tersangka lain termasuk para penadah tersebut.

"Masih ada satu eksekutor berinisial DH. Saat ini anggota masih memburu DH," terangnya..

Selain membobol showroom mobil, komplotan ini juga beraksi di tiga lokasi lain. Bermodal gunting baja itu, mereka berhasil membobol gudang distributor baju mewah di kawasan Kenjeran. Dari pencurian itu, mereka berhasil membawa kabur puluhan potong jas mewah serta bahan setengah jadi.

Barang bukti vapor dan alat untuk melakukan aksi pembobolanBarang bukti vapor dan alat untuk melakukan aksi pembobolan

Setelah itu, mereka juga beraksi membobol gudang rokok elektrik di Jalan Manyar. Dari toko itu, mereka berhasil menggondol puluhan rokok elektrik atau lebih dikenal sebagai vapor.

"Sebagian barang sudah dijual ke Madura. Ada vapor yang mereka gunakan secara pribadi," lanjut alumni Akademi Kepolisian (Akpol), 2013 itu.

"Antoni dan kawan-kawan ini cukup lihai. Sebelum mengangkut barang curian, mereka terlebih dulu membereskan rekaman dari CCTV. Itu selalu dilakukan di setiap tempat kejadian perkara (TKP)," jelas Arief.

Di depan penyidik, Antoni mengaku telah empat kali melakukan aksi tersebut di Surabaya. Ia mengaku nekat menjadi pencuri karena usianya tidak lagi muda sehingga sulit mencari pekerjaan.

"Sudah tua gini pak. Jalan satu-satunya ya mencuri saja," kata Antoni. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.