Minggu, 20 Sep 2026 18:19 WIB

Tiga Partai Baru Lolos Pemilu 2024, Begini Kansnya Menurut Pengamat Politik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 17 Des 2022 14:02 WIB
Daftar partai yang sudah ditetapkan KPU
Daftar partai yang sudah ditetapkan KPU

selalu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan 17 nomor urut partai peserta Pemilu 2024, pada Rabu (14/12/2022) lalu. Menariknya, ada tiga partai baru yang ikut bergabung manjadi bagian Pemilu 2024.

Tiga partai baru tersebut yakni, Partai Buruh, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dan Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora).

Baca Juga: Iddah Politik, Semangat Kembali ke Akar dalam Muktamar ke-35 NU

Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surkohim Abdussalam menyebut, pada ketiga partai baru atau wajah-wajah baru yang hadir harus mulai mengejar momentum, memuluskan langkah lolos ke parlemen.

"Jalan partai-partai baru terjal, butuh usaha ekstra keras menembus dan lolos parlemen. Menurut saya, sekarang ini partai baru kemungkinan lolos, pertama memang punya momentum," kata Surokim, Jumat (16/2/2022).

Masuknya dalam Pemilu 2024, partai-partai baru tersebut harus menjawab tantangan besar. Mereka harus mampu meraih simpati publik dengan menghadirkan suatu hal berbeda dari kebanyakan partai peserta lainnya.

"Itu yang harus bisa dijawab oleh partai baru agar mendapatkan perhatian. Kalau sudah itu, akan dikenal dan tentu punya sikap memilih," ujarnya.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Lebih lanjut Suokim menjelaskan, terdapat dua hal yang bisa memunculkan peluang bari para peserta baru untuk mendapatkan momentum di Pemilu 2024, yakni swing voters dan undecided voters.

"Nah, momentum itu yang sering datang dulu karena situasi politik sekarang ini menurut saya dalam situasi mungkin tidak terlalu bergejolak, situasi normal-normal saja,"jelasnya.

Meski begitu, partai yang baru menjadi peserta baru pada Pemilu 2024 dirasanya belum memiliki positioning yang cukup kuat dalam hal meyakinkan pemilih.

Baca Juga: Peringati HUT ke-81 RI, Partai Demokrat Gresik Gelar Aksi Bersih-bersih Makam Pahlawan

"Jadi, itu yang kemudian partai baru itu enggak boleh santai. Bahwa 4 persen (parliamentary thershold,) dari jumlah pemilih yang beragam, demikian heterogen dan memang butuh ekstra keras. Mangkanya, saya sebut jalan terjal tadi itu," tuturnya.

Kemudian, menurutnya, situasi yang tidak menguntungkan untuk partai-partai baru tersebut untuk mendapatkam momentum itu.

"Untuk mendapatkan perhatian terutama dari publik, mendapatkan simpati publik, untuk publik mendapatkan harapan bahwa partai ini memiliki sesuatu yang layak didukung, itu yang sampai sekarang ini belum dapat momentumnya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.

Cara Dishub Cegah Jukir Liar di Surabaya, Hasilnya juga Merata

Transparansi jadi salah satu tujuan digitalisasi parkir di Surabaya. Sistem itu tidak hanya berkaitan dengan cara pembayaran, tetapi juga pengawasan transaksi.

Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto: Sopir Truk Alpukat Tewas Penumpang Luka Berat

Korban meninggal dan luka dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.

Pengukuhan dan Muskercab I, PC GP Ansor Kraksaan Minta Pengurus Eksis dan Ayomi Masyarakat

Rahman juga berpesan agar seluruh anggota tidak menyalahi aturan dan koridor yang telah di tentukan sebagai anggota PC GP Ansor Kraksaan.