Sabtu, 07 Nov 2026 06:54 WIB

Tiga Partai Baru Lolos Pemilu 2024, Begini Kansnya Menurut Pengamat Politik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 17 Des 2022 14:02 WIB
Daftar partai yang sudah ditetapkan KPU
Daftar partai yang sudah ditetapkan KPU

selalu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan 17 nomor urut partai peserta Pemilu 2024, pada Rabu (14/12/2022) lalu. Menariknya, ada tiga partai baru yang ikut bergabung manjadi bagian Pemilu 2024.

Tiga partai baru tersebut yakni, Partai Buruh, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dan Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora).

Baca Juga: Iddah Politik, Semangat Kembali ke Akar dalam Muktamar ke-35 NU

Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surkohim Abdussalam menyebut, pada ketiga partai baru atau wajah-wajah baru yang hadir harus mulai mengejar momentum, memuluskan langkah lolos ke parlemen.

"Jalan partai-partai baru terjal, butuh usaha ekstra keras menembus dan lolos parlemen. Menurut saya, sekarang ini partai baru kemungkinan lolos, pertama memang punya momentum," kata Surokim, Jumat (16/2/2022).

Masuknya dalam Pemilu 2024, partai-partai baru tersebut harus menjawab tantangan besar. Mereka harus mampu meraih simpati publik dengan menghadirkan suatu hal berbeda dari kebanyakan partai peserta lainnya.

"Itu yang harus bisa dijawab oleh partai baru agar mendapatkan perhatian. Kalau sudah itu, akan dikenal dan tentu punya sikap memilih," ujarnya.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Lebih lanjut Suokim menjelaskan, terdapat dua hal yang bisa memunculkan peluang bari para peserta baru untuk mendapatkan momentum di Pemilu 2024, yakni swing voters dan undecided voters.

"Nah, momentum itu yang sering datang dulu karena situasi politik sekarang ini menurut saya dalam situasi mungkin tidak terlalu bergejolak, situasi normal-normal saja,"jelasnya.

Meski begitu, partai yang baru menjadi peserta baru pada Pemilu 2024 dirasanya belum memiliki positioning yang cukup kuat dalam hal meyakinkan pemilih.

Baca Juga: Peringati HUT ke-81 RI, Partai Demokrat Gresik Gelar Aksi Bersih-bersih Makam Pahlawan

"Jadi, itu yang kemudian partai baru itu enggak boleh santai. Bahwa 4 persen (parliamentary thershold,) dari jumlah pemilih yang beragam, demikian heterogen dan memang butuh ekstra keras. Mangkanya, saya sebut jalan terjal tadi itu," tuturnya.

Kemudian, menurutnya, situasi yang tidak menguntungkan untuk partai-partai baru tersebut untuk mendapatkam momentum itu.

"Untuk mendapatkan perhatian terutama dari publik, mendapatkan simpati publik, untuk publik mendapatkan harapan bahwa partai ini memiliki sesuatu yang layak didukung, itu yang sampai sekarang ini belum dapat momentumnya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi.