Senin, 20 Jul 2026 09:09 WIB

Cerita Heroik Polisi Tembak Pria Mengamuk dan Bacok Dua Orang di Probolinggo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 17 Des 2022 13:06 WIB
Petugas polisi melakukan tindakan tegas dengan menembak pria mengamuk di Probolinggo
Petugas polisi melakukan tindakan tegas dengan menembak pria mengamuk di Probolinggo

selalu.id - Kesigapan dua anggota polisi dalam menghentikan aksi pria mengamuk dan membacok dua orang di Probolinggo patut diacungi jempol. Reaksi tepat, cepat dan terukur tersebut menghentikan pria mengamuk membawa parang yang mengancam keselamatan masyarakat

Kedua petugas tersebut yakni Aipda Jajak Agus Wijaya, selaku KBO Sabara Polres Probolinggo dan Briptu Vikas anggota Polsek Kraksaan terlibat dalam pengamanan peristiwa itu.

Baca Juga: Sebelum Dihabisi, Jasad Perempuan Probolinggo di Dalam Sumur Ternyata Disetubuhi Dulu

Menurut Aipda Jajak dirinya pertama kali mendengar adanya pria membawa saja dan mengamuk dijalan. Mendengar informasi itu, dirinya yang saat itu berada di rumah langsung bergegas mendatangi lokasi.

"Saat itu saya pulang kantor habis senam untuk ganti pakaian dinas ternyata ada warga laporan soal itu," katanya saat dihubungi Selalu.id.

Setiba di lokasi, warga sudah berkerumun dan berteriak-teriak, lantaran pelaku yang diketahui bernama Erik Ferdianto (36) sudah membacok seseorang di pinggir jalan.

"Yang dibacok pertama yakni Muhlisin, Pekerja Shopee asal Desa Klaseman, Gending hingga mengalami luka sabetan di bagian leher kanan, sehingga saya langsung mengejar pelaku," tegas Jajak.

Bahkan Jajak juga sempat meminta kepada pelaku untuk melepas sajam ditangannya namun tak dihiraukan. Bahkan ia terus berjalan mengarah ke timur dan mendatangi seseorang yang saat itu sedang duduk dibawah pohon.

"Saat itu kami juga dibantu oleh seorang anggota dari Polsek Kraksaan dengan menembakkan senjata sebagai peringatan. Namun justru pelaku tak menghiraukannya," ujarnya.

Sehingga dirinya langsung mengambil langkah sigap dengan meluncurkan tembakan ke bagian kaki kanan. Namun Justru pelaku malah menyerang orang yang sedang duduk di sampingnya dengan parang yang dipegangnya.

Baca Juga: Mayat Perempuan dalam Sumur Diduga Korban Pembunuhan, Kenal Pelaku dari Aplikasi Perjodohan

"Saat itu saya dengan pria itu sekitar lima meteran. Bahkan pelaku juga berdiri lagi dan membacok bagian kepala korban. Karena situasi tambah mencekam akhirnya saya luncurkan tembakan lagi dan pelaku berhasil dilumpuhkan," tegasnya.

Jajak juga menegaskan kalau dari cerita teman pelaku, ia dikenal kebal bahkan saat itu pelaku juga sempat dengan membacokkan parangnya kebagian tubuhnya.

"Info yang diterima begitu soal pelaku," tegasnya.

Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi membenarkan video beredar dimasyarakat tentang anggotanya yang melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku penyerangan kepada dua masyarakat di wilayah hukum Polsek Kraksaan Polres Probolinggo.

Baca Juga: Terbongkar, Mayat Wanita di Dalam Sumur Probolinggo Merupakan Korban Pembunuhan 

"Benar, ada peristiwa seseorang yang melakukan penyerangan terhadap dua orang di wilayah Kraksaan menggunakan senjata tajam. Petugas akhirnya melakukan tindakan tegas terukur," kata Kapolres Probolinggo.

Lebih lanjut Kapolres Probolinggo menambahkan, pelaku menyerang korbannya dengan menggunakan parang yang diambil dari penjual bambu di pinggir jalan.

Kemudian ia menuju ke kantor Shopee dan kemudian menyerang Muhlisin dan mengambil kendaraannya. Selanjutnya pelaku mengarah ke timur pabrik Sampoerna dan mendatangi orang yang sedang duduk dan langsung melakukan penyerangan hingga akhirnya dilumpuhkan petugas.

"Saat ini pelaku beserta dua korbannya tengah mendapat perawatan di RSU Graha Sehat Kraksaan. Secepatnya peristiwa ini akan kami lakukan penyidikan hingga nantinya segera dilimpahkan ke pengadilan," ucap Kapolres Probolinggo. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.