Kamis, 03 Sep 2026 12:45 WIB

Cerita Heroik Polisi Tembak Pria Mengamuk dan Bacok Dua Orang di Probolinggo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 17 Des 2022 13:06 WIB
Petugas polisi melakukan tindakan tegas dengan menembak pria mengamuk di Probolinggo
Petugas polisi melakukan tindakan tegas dengan menembak pria mengamuk di Probolinggo

selalu.id - Kesigapan dua anggota polisi dalam menghentikan aksi pria mengamuk dan membacok dua orang di Probolinggo patut diacungi jempol. Reaksi tepat, cepat dan terukur tersebut menghentikan pria mengamuk membawa parang yang mengancam keselamatan masyarakat

Kedua petugas tersebut yakni Aipda Jajak Agus Wijaya, selaku KBO Sabara Polres Probolinggo dan Briptu Vikas anggota Polsek Kraksaan terlibat dalam pengamanan peristiwa itu.

Baca Juga: ‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Menurut Aipda Jajak dirinya pertama kali mendengar adanya pria membawa saja dan mengamuk dijalan. Mendengar informasi itu, dirinya yang saat itu berada di rumah langsung bergegas mendatangi lokasi.

"Saat itu saya pulang kantor habis senam untuk ganti pakaian dinas ternyata ada warga laporan soal itu," katanya saat dihubungi Selalu.id.

Setiba di lokasi, warga sudah berkerumun dan berteriak-teriak, lantaran pelaku yang diketahui bernama Erik Ferdianto (36) sudah membacok seseorang di pinggir jalan.

"Yang dibacok pertama yakni Muhlisin, Pekerja Shopee asal Desa Klaseman, Gending hingga mengalami luka sabetan di bagian leher kanan, sehingga saya langsung mengejar pelaku," tegas Jajak.

Bahkan Jajak juga sempat meminta kepada pelaku untuk melepas sajam ditangannya namun tak dihiraukan. Bahkan ia terus berjalan mengarah ke timur dan mendatangi seseorang yang saat itu sedang duduk dibawah pohon.

"Saat itu kami juga dibantu oleh seorang anggota dari Polsek Kraksaan dengan menembakkan senjata sebagai peringatan. Namun justru pelaku tak menghiraukannya," ujarnya.

Sehingga dirinya langsung mengambil langkah sigap dengan meluncurkan tembakan ke bagian kaki kanan. Namun Justru pelaku malah menyerang orang yang sedang duduk di sampingnya dengan parang yang dipegangnya.

Baca Juga: Probolinggo Sae Carnival Pukau Ribuan Warga di Alun-alun Kraksaan

"Saat itu saya dengan pria itu sekitar lima meteran. Bahkan pelaku juga berdiri lagi dan membacok bagian kepala korban. Karena situasi tambah mencekam akhirnya saya luncurkan tembakan lagi dan pelaku berhasil dilumpuhkan," tegasnya.

Jajak juga menegaskan kalau dari cerita teman pelaku, ia dikenal kebal bahkan saat itu pelaku juga sempat dengan membacokkan parangnya kebagian tubuhnya.

"Info yang diterima begitu soal pelaku," tegasnya.

Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi membenarkan video beredar dimasyarakat tentang anggotanya yang melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku penyerangan kepada dua masyarakat di wilayah hukum Polsek Kraksaan Polres Probolinggo.

Baca Juga: Probolinggo Sae Carnival, Ajang Gelaran Kostum Unik di HUT ke-81 RI

"Benar, ada peristiwa seseorang yang melakukan penyerangan terhadap dua orang di wilayah Kraksaan menggunakan senjata tajam. Petugas akhirnya melakukan tindakan tegas terukur," kata Kapolres Probolinggo.

Lebih lanjut Kapolres Probolinggo menambahkan, pelaku menyerang korbannya dengan menggunakan parang yang diambil dari penjual bambu di pinggir jalan.

Kemudian ia menuju ke kantor Shopee dan kemudian menyerang Muhlisin dan mengambil kendaraannya. Selanjutnya pelaku mengarah ke timur pabrik Sampoerna dan mendatangi orang yang sedang duduk dan langsung melakukan penyerangan hingga akhirnya dilumpuhkan petugas.

"Saat ini pelaku beserta dua korbannya tengah mendapat perawatan di RSU Graha Sehat Kraksaan. Secepatnya peristiwa ini akan kami lakukan penyidikan hingga nantinya segera dilimpahkan ke pengadilan," ucap Kapolres Probolinggo. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.