Rabu, 04 Feb 2026 00:54 WIB

Perkuat Penanganan Remaja Rentan, Kemensos Gandeng Pemerintah Korea

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 02 Des 2022 07:49 WIB
Pilot project kerjasama dengan Korea International Cooperation Agency (KOICA) di Kemensos
Pilot project kerjasama dengan Korea International Cooperation Agency (KOICA) di Kemensos

selalu.id - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial terus memperkuat kerja sama dengan Korea International Cooperation Agency (KOICA). Kerja sama kedua pihak berfokus pada dukungan rehabilitasi sosial untuk remaja rentan di Indonesia.

Sejalan dengan arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, Sentra Handayani Jakarta menjadi lokasi pilot project dari kerja sama tersebut. Hari ini (1/12) Plt. Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sosial sekaligus Kepala Sentra Handayani Jakarta, Romal Uli Jaya Sinaga menerima audiensi dari Senior Programme Officer KOICA, Kim Hyunyoung dan Project Leader KOICA Kim Taejong.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Pertemuan ini membahas berbagai hal terkait upaya bersama meningkatkan dukungan rehabilitasi sosial untuk remaja rentan di Indonesia.

"Melalui kerja sama ini, kami akan meningkatkan kapasitas kemandirian remaja rentan dan memperkuat dukungan sarana dan prasarana mereka," kata Romal dalam pertemuan itu.

Lingkup kerja sama diarahkan untuk meningkatkan program rehabilitasi sosial, meningkatkan kemampuan operator pusat dan membangun model pusat dukungan rehabilitasi sosial bagi pemuda dari kelompok rentan.

Romal memastikan akan terus mendorong keberlanjutan kerja sama demi memberikan layanan terbaik bagi penerima manfaat seperti remaja rentan.

Baca Juga: Polri Percepat Pemulihan Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar Pascabencana  

"Ini kesempatan yang baik. Sumber daya kita bisa belajar tentang pengelolaan data hingga meningkatkan kapasitas para pekerja sosialnya. Tentu ini untuk kebutuhan pelayanan kepada para penerima manfaat," kata Romal.

Sebelumnya, KOICA telah memberikan kontribusi finansial sebesar US$200.000 untuk pelaksanaan program kerja sama inklusif penanggulangan Covid-19 kepada Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Bantuan ini untuk fasilitas rehabilitasi sosial dalam peningkatan higienitas para penerima manfaat.

Fasilitas tersebut di antaranya kendaraan ambulans, alat pelindung diri, masker, hand sanitizer, disinfektan, alat penyemprot disinfektan, sabun cuci tangan dan alat rapid test.

Baca Juga: Malam Natal di Surabaya, Warga dan Gereja Himpun Bantuan Rp11 Miliar

Di tahun 2021, Kementerian Sosial juga mendapatkan hibah dari KOICA berupa kendaraan dan peralatan medis senilai Rp1,3 miliar untuk fasilitas rehabilitasi sosial di Sentra Handayani Jakarta.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh staf Sekretariat Ditjen Rehabilitasi Sosial, Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak dan Sentra Handayani Jakarta. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.