Minggu, 18 Okt 2026 21:13 WIB

Bocah 6 Tahun di Surabaya Tewas Dianiaya Ibu Kandungnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 24 Nov 2022 04:39 WIB
Ilustrasi penganiayaan anak
Ilustrasi penganiayaan anak

selalu.id - Seorang anak berusia 6 tahun warga Bulak Banteng Kidul, Surabaya tewas diduga dianiaya ibu kandungnya sendiri. Kabar tersebut dibenarkan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Arief Ryzki Wicaksana.

AKP Arief mengatakan, awalnya polisi mendapat laporan bahwa ada anak yang disebut meninggal karena terjatuh di dalam kamar mandi.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Namun, disebutkan ada kejanggalan dalam laporan tersebut, sebab, saat dicek oleh dokter, banyak luka lebam di sekujur tubuh korban.

Mendapati informasi banyak luka lebam, kemudian polisi langsung melakukan autopsi dan hasilnya korban diketahui telah dianiaya.

"Kita amankan orangtua korban dan teman dari orangtua korban," kata Arief, saat dihubungi awak media, Rabu (23/11/2022).

Saat ditelusuri oleh tim selalu.id ke lokasi tempat tinggal korban, salah satu tetangga kos korban yakni Samie (45) mengaku bahwa korban dianiaya oleh ibunya sendiri yang berisnial U (32).

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Samie mengaku, melihat korban hampir setiap hari dianiaya oleh orangtuanya. Menurutnya korban tak berbuat nakal dan jarang bergaul dengan anak-anak kampung.

"Itu hampir setiap hari disiksa. Kalau disuruh keliru, matanya itu bengkak, pernah dipukul pakai sapu, sampai sapunya patah," jelas dia.

"Badannya (korban)sampai tidak ada isinya, cuma tinggal kulit dan tulang," terangnya.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

Lebih lanjut Samie menambahkan, pelaku U diketahui bekerja sebagai pengamen. Sehingga, pelaku seringkali menyuruh korban A untuk mengemis.

"Anaknya itu disuruh ngemis," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.