Kamis, 03 Sep 2026 17:11 WIB

Bocah 6 Tahun di Surabaya Tewas Dianiaya Ibu Kandungnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 24 Nov 2022 04:39 WIB
Ilustrasi penganiayaan anak
Ilustrasi penganiayaan anak

selalu.id - Seorang anak berusia 6 tahun warga Bulak Banteng Kidul, Surabaya tewas diduga dianiaya ibu kandungnya sendiri. Kabar tersebut dibenarkan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Arief Ryzki Wicaksana.

AKP Arief mengatakan, awalnya polisi mendapat laporan bahwa ada anak yang disebut meninggal karena terjatuh di dalam kamar mandi.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Namun, disebutkan ada kejanggalan dalam laporan tersebut, sebab, saat dicek oleh dokter, banyak luka lebam di sekujur tubuh korban.

Mendapati informasi banyak luka lebam, kemudian polisi langsung melakukan autopsi dan hasilnya korban diketahui telah dianiaya.

"Kita amankan orangtua korban dan teman dari orangtua korban," kata Arief, saat dihubungi awak media, Rabu (23/11/2022).

Saat ditelusuri oleh tim selalu.id ke lokasi tempat tinggal korban, salah satu tetangga kos korban yakni Samie (45) mengaku bahwa korban dianiaya oleh ibunya sendiri yang berisnial U (32).

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Samie mengaku, melihat korban hampir setiap hari dianiaya oleh orangtuanya. Menurutnya korban tak berbuat nakal dan jarang bergaul dengan anak-anak kampung.

"Itu hampir setiap hari disiksa. Kalau disuruh keliru, matanya itu bengkak, pernah dipukul pakai sapu, sampai sapunya patah," jelas dia.

"Badannya (korban)sampai tidak ada isinya, cuma tinggal kulit dan tulang," terangnya.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

Lebih lanjut Samie menambahkan, pelaku U diketahui bekerja sebagai pengamen. Sehingga, pelaku seringkali menyuruh korban A untuk mengemis.

"Anaknya itu disuruh ngemis," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.