Selasa, 20 Okt 2026 07:14 WIB

Oknum Guru di Surabaya Cubit Siswa WNA, Ini Klarifikasi Kepala Sekolah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Nov 2022 14:16 WIB
Gedung sekolah Elyon Christian School di Surabaya
Gedung sekolah Elyon Christian School di Surabaya

selalu.id - Kepala Sekolah Elyon Christian Scholl (ECS) Surabaya, David Hendra mengklarifikasi terkait peristiwa pencubitan siswa WNA di lingkungan sekolahnya.

David membenarkan, kejadian penganiayaan terhadap siswanya tersebut terjadi pada minggu lalu merupakan salah satu tenaga pendidik di Elyon Christian School.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"Sebuah kejadian yang diluar dugaan terjadi pada minggu lalu, salah satu tenaga pendidik di Elyon Christian School, niatnya melakukan pendisiplinan siswa sebagai salah satu tugas utama guru untuk pembentukan karakter. Namun oknum pengajar tersebut melakukan tindakan pendisiplinan yang melanggar kebijakan dan peraturan sekolah dalam pendisiplinan murid yang bersifat kasih," tulis David dalam klarifikasinya.

Menurut David, memang tugas guru adalah mendidik dan mendisiplinkan siswa agar memiliki karakter yang baik serta berkemampuan menyerap pelajaran.

"Tenaga pendidik adalah sosok yang dapat membentuk jiwa dan watak peserta didik. Tenaga pendidik bertugas mempersiapkan generasi berikutnya yang dapat diharapkan membangun dirinya dan berkontribusi dalam membangun bangsa dan Negara," imbuhnya.

Dalam klarifikasinya, David menyebut bahwa oknum guru tersebut, niatnya melakukan pendisiplinan siswa sebagai salah satu tugas utama guru untuk pembentukan karakter. Namun, justru melakukan tindakan pendisiplinan yang melanggar kebijakan dan peraturan sekolah.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

David mengaku telah melakukan investigasi mendalam terkait peristiwa ini dan akan memberikan tindakan tegas jika terbukti.

"Atas kejadian ini, kami telah melakukan investigasi lebih lanjut, dan menemukan adanya pelanggaran serius terhadap kebijakan dan peraturan di Elyon Christian School, maka Tenaga pendidik tersebut, ditindak tegas sesuai peraturan dan kebijakan yang berlaku di sekolah kami"jelasnya.

Lebih lanjut David menjelaskan, pihaknya
telah melakukan mediasi antara orang tua dan tenaga pendidik tersebut dan telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

"Tenaga pendidik yang bersangkutan telah bertemu dengan orang tua untuk meminta maaf secara langsung atas tindakan yang telah dilakukan saat mendisiplinkan siswa, dan orang tua murid tersebut akhirnya telah memahami dan kemudian memaafkan kesalahan tenaga pendidik tersebut," jelasnya.

"Kami sungguh menyayangkan kejadian ini, karena mungkin niat nya baik, hanya saja caranya yang salah sehingga kejadian seperti ini terjadi. Kami pun dari pihak sekolah tidak mentoleransi tindakan kekerasan di lingkungan sekolah," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.