Selasa, 21 Jul 2026 05:35 WIB

Oknum Guru di Surabaya Cubit Siswa WNA, Ini Klarifikasi Kepala Sekolah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Nov 2022 14:16 WIB
Gedung sekolah Elyon Christian School di Surabaya
Gedung sekolah Elyon Christian School di Surabaya

selalu.id - Kepala Sekolah Elyon Christian Scholl (ECS) Surabaya, David Hendra mengklarifikasi terkait peristiwa pencubitan siswa WNA di lingkungan sekolahnya.

David membenarkan, kejadian penganiayaan terhadap siswanya tersebut terjadi pada minggu lalu merupakan salah satu tenaga pendidik di Elyon Christian School.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Sebuah kejadian yang diluar dugaan terjadi pada minggu lalu, salah satu tenaga pendidik di Elyon Christian School, niatnya melakukan pendisiplinan siswa sebagai salah satu tugas utama guru untuk pembentukan karakter. Namun oknum pengajar tersebut melakukan tindakan pendisiplinan yang melanggar kebijakan dan peraturan sekolah dalam pendisiplinan murid yang bersifat kasih," tulis David dalam klarifikasinya.

Menurut David, memang tugas guru adalah mendidik dan mendisiplinkan siswa agar memiliki karakter yang baik serta berkemampuan menyerap pelajaran.

"Tenaga pendidik adalah sosok yang dapat membentuk jiwa dan watak peserta didik. Tenaga pendidik bertugas mempersiapkan generasi berikutnya yang dapat diharapkan membangun dirinya dan berkontribusi dalam membangun bangsa dan Negara," imbuhnya.

Dalam klarifikasinya, David menyebut bahwa oknum guru tersebut, niatnya melakukan pendisiplinan siswa sebagai salah satu tugas utama guru untuk pembentukan karakter. Namun, justru melakukan tindakan pendisiplinan yang melanggar kebijakan dan peraturan sekolah.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

David mengaku telah melakukan investigasi mendalam terkait peristiwa ini dan akan memberikan tindakan tegas jika terbukti.

"Atas kejadian ini, kami telah melakukan investigasi lebih lanjut, dan menemukan adanya pelanggaran serius terhadap kebijakan dan peraturan di Elyon Christian School, maka Tenaga pendidik tersebut, ditindak tegas sesuai peraturan dan kebijakan yang berlaku di sekolah kami"jelasnya.

Lebih lanjut David menjelaskan, pihaknya
telah melakukan mediasi antara orang tua dan tenaga pendidik tersebut dan telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Tenaga pendidik yang bersangkutan telah bertemu dengan orang tua untuk meminta maaf secara langsung atas tindakan yang telah dilakukan saat mendisiplinkan siswa, dan orang tua murid tersebut akhirnya telah memahami dan kemudian memaafkan kesalahan tenaga pendidik tersebut," jelasnya.

"Kami sungguh menyayangkan kejadian ini, karena mungkin niat nya baik, hanya saja caranya yang salah sehingga kejadian seperti ini terjadi. Kami pun dari pihak sekolah tidak mentoleransi tindakan kekerasan di lingkungan sekolah," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.