Rabu, 21 Okt 2026 04:28 WIB

Gerak Cepat, Wali Kota Eri Kunjungi Korban Kebakaran Rumah di Kedondong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 05 Nov 2022 13:54 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat meninjau kebakaran rumah di Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat meninjau kebakaran rumah di Surabaya

selalu.id - Wali Kota Eri Cahyadi mengunjungi kebakaran rumah yang terjadi di Kedondong Kidul, Surabaya, Sabtu (5/11/2022). Diketahui kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk tersebut menghanguskan 10 rumah dan 2 orang terluka.

Kepada wartawan, Eri mengatakan dugaan awal penyebab kebakaran ini dari kompor salah satu rumah.

Baca Juga: Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

"Dari rumah yang petak (asal mula api). Masalahnya rumah petak ini kan terdiri dari kayu dan seng. Jadi cepat merambat apinya," ujarnya," kata Eri, saat sidak.

Eri mengatakan, akibat kebakaran itu, sebanyak 14 Kepala Keluarga (KK) dan 44 jiwa ikut terdampak. Ia menyebut, ada beberapa rumah yang terbakar itu tak layak huni.

"Beberapa rumah yang terbakar, karena rumah ini juga kos-kosan tapi yo gak layak. Rumah kos-kosan tapi terbuat dari kayu dan seng," ujarnya.

Kata Eri, sumber api disebut berasal dari salah satu rumah petak. Kemudian merembet ke rumah petak lain, hingga ke rumah permanen.

"Sehingga terbakar langsung habis,"tuturnya.

Dalam kunjungannya, Eri menemukan ada rumah yang mau ambruk. Sehingga, ia meminta Camat Tegalsari untuk memanggil pemilik rumah tersebut agar diperbaiki.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

"Ini ada rumah di ujung yang mau roboh, saya minta Pak Camat untuk memanggil pemilik rumah untuk memperbaiki jangan sampai rumah itu juga mencelakakan orang lain," tegasnya.

Lebih lanjut Eri menyampaikan, Pemkot Surabaya akan memberi bantuan terhadap warga yang terdampak. Apalagi, penghuni rumah atau kos yang terbakar merupakan Warga Surabaya.

"Yang kos ini surabaya semua, tanggung jawab kita, lnshaAllah yang mereka kos akan kami tata sehingga bisa ditempat lain yang lebih layak,"ungkapnya

"Sedangkan rumah pribadi kita sudah koordinasi dengan Baznas menunggu hasil kepolisian setelah hasil keluar kita akan bantu untuk membangunkan rumah milik pribadi semoga bisa cepat,"lanjutnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Terpisah, Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya, Wasis Sutikno menyampaikan, pihaknya hanya butuh waktu setengah jam saja untuk memadamkan api pokok.

Petugas PMK pun berhasil memadamkan api dan seluruhnya dinyatakan kondusif pukul 03.45 WIB.

Ia menambahkan, sebanyak 15 mobil pemadam dikerahkan untuk membantu dua mobil tangki air milik Dinas Lingkungan Hidup. Ditambahkan, ada dua orang korban luka dalam kejadian ini

"Satu orang luka parut di perut karena membantu pemadaman penanganan di lokasi, satu orang luka bakar pada sikut," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m