Kamis, 03 Sep 2026 15:42 WIB

Kejar Jambret, Wanita di Surabaya ini Tabrak Tiang hingga Patah Tulang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 02 Nov 2022 01:53 WIB
Korban saat mendapatkan perawatan medis
Korban saat mendapatkan perawatan medis

selalu.id - Kejar jambret, seorang wanita mengalami kecelakaan di jalan Gubeng Surabaya hingga patah tulang. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.17 WIB, Selasa (1/11/2022).

Informasi yang didapat selalu.id, melalui petugas command center 112 yang bernama April menyebutkan, wanita yang diketahui bernama Cantika (19) tersebut sedang berkendara di Jalan Gubeng, tiba-tiba tasnya ditarik pelaku jambret yang juga mengendarai motor. Wanita ini spontan mengejar jambret hingga menabrak tiang dan mengalami patah tulang.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

"Menurut keterangan dari korban, bahwasanya saat korban melaju dari arah barat ke timur di Jl Gubeng Pojok, tasnya dijambret dan korban pun langsung mengejar namun terjatuh,"kata April.

April menyampaikan, dari info PMI yang menangani, kondisi korban mengalami patah tulang dan luka tangan kiri dan sobek di dagu.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

"Data lengkap masih di gali rekan-rekan di lokasi. Tadi infonya nabrak tiang penyangga jembatan itu. Korban kan ngejar pelaku," ujarnya.

"Setelah mendapatkan penanganan medis di lokasi, korban kemudian di rujuk ke RSU dr Soetomo menggunakan ambulans PMI,"lanjutnya.

Baca Juga: Potret Aksi 'Agustus Kelam' di Surabaya, Serukan Perlindungan hingga DBH Migas Madura

Lebih lanjut April menambahkan, pelaku jambret berhasil ditangkap oleh para driver Ojol dan diserahkan ke polisi.

"Jambretnya tertangkap dan diserahkan ke Polsek Genteng,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.