Selasa, 22 Sep 2026 16:08 WIB

Panwascam Surabaya Dilantik, Ketua DPRD: Cegah Kecurangan Pemilu 2024!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 28 Okt 2022 01:03 WIB
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono dan Wali Kota Eri Cahyadi memberikan ucapan selamat pada palantikan 93 personel Panwascam dari 31 kecamatan oleh Ketua Bawaslu Kota Surabaya Moh. Agil Akbar, Kamis (27/10/2022).
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono dan Wali Kota Eri Cahyadi memberikan ucapan selamat pada palantikan 93 personel Panwascam dari 31 kecamatan oleh Ketua Bawaslu Kota Surabaya Moh. Agil Akbar, Kamis (27/10/2022).

selalu.id - Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, mengucapkan selamat atas pelantikan panitia pengawas Pemilu tingkat kecamatan (Panwascam) 2024. Ia berharap seluruh pengawas bisa menjaga netralitas, independen dan bekerja profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya.

"Selamat atas dilantiknya seluruh Panwascam di Kota Surabaya. Kita semua berharap Panwascam bisa bekerja dengan profesional, independen dan menjaga netralitas," ujar Adi, Jumat (28/10/2022).

Baca Juga: Bansos di Surabaya Tak Lihat Desil, Eri Cahyadi: Ada yang Masih Belum Dapat Bantuan

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono dan Wali Kota Eri Cahyadi berkesempatan hadir dalam pelantikan 93 personil Panwascam dari 31 kecamatan. Masing-masing kecamatan 3 personil.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Bawaslu Kota Surabaya, Mohammad Agil Akbar, Kamis (28/10/2022). Juga dihadiri KH Achmad Muhibin Zuhri serta jajaran perwakilan pimpinan daerah yang lain.

"Pemilu serentak 2024 akan menyita banyak energi, dan berjangka waktu lama. Tugas Panwascam adalah menjaga keseluruhan tahapan Pemilu dapat dilaksanakan dengan tertib, kondusif, demokratis dan adil. Jangan sampai terjadi kecurangan dan penyelewengan," ujar Adi.

Pada Pemilu 2024, yang terdiri dari pemilihan presiden-wakil presiden dan pemilihan anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, akan dilakukan 14 Februari 2024. Masa kampanye dimulai sejak bulan Nopember 2023.

Baca Juga: Investasi 5 Miliar Lewat PT OSO Sekuritas, Dua Terdakwa Divonis Satu hingga 2,5 Tahun

Sedangkan Pilkada serentak 2024, dilakukan untuk memilih gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota akan dilakukan pada bulan Nopember 2024.

"Kita berharap semua Panwascam mengawasi dan menegakkan seluruh regulasi Pemilu dengan fair. Cegah terjadinya kecurangan! Sekaligus memfasilitasi hak-hak politik masyarakat untuk bertemu dengan kandidat dan menyerap gagasan-gagasan mereka," ujar Adi.

Dikatakan, DPRD Kota Surabaya memberikan dukungan sepenuhnya bagi pelaksanaan Pemilu 2024 yang profesional dan berintegritas, Luber dan Jurdil.

Baca Juga: DPRD Surabaya Telusuri Riwayat Tanah di Karangpoh, BPN Mangkir RDP

"Dukungan diberikan DPRD melalui tugas dan fungsi kami, terutama fungsi pengawasan dan penganggaran. Sehingga pelaksanaan kinerja Bawaslu dan Panwascam bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," kata Adi.

"Sekali lagi, selamat kepada seluruh personil Panwascam yang telah dilantik. Selamat bekerja untuk Pemilu 2024 yang demokratis, Luber dan Jurdil. Kita jaga kondusivitas Surabaya. Dan, pelaksanaan Pemilu benar-benar dirasakan masyarakat sebagai pesta demokrasi," kata Adi.(SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Pesilat Diringkus Gegara Keroyok Pemotor di Mojokerto

Aksi pengeroyokan itu dilakukan oleh massa perguruan silat ketika mereka sedang melakukan aksi konvoi.

Pelindo Ajak Pekerja dan Masyarakat Merawat Cerita Nusantara Lewat Fotografi

Tradisi, wajah masyarakat, kesenian, hingga kearifan lokal dari berbagai daerah direkam dan ditampilkan dalam pameran fotografi.

Warga Mengeluh Sesak Napas, Tim Home Care Gerak Cepat Rujuk ke Rumah Sakit di Jember

Dinas Kesehatan bersama tim Home Care tidak akan melepas begitu saja.

Proyek Jembatan Candinegoro, Wabup Mimik Temukan Keterlambatan dan Spesifikasi Teknis

Mimik temukan progres pembangunan baru mencapai sekitar 17 persen.

Kadin Sebut 10 SPPG Bakal Terbit SLHS, Kadinkes Sidoarjo: Baru Dua Lainnya Belum

SPPG lainnya masih harus menyelesaikan perbaikan dan menjalani pemeriksaan sesuai persyaratan yang ditetapkan.

Sembilan Calon Jemaah Umrah PT Annisa Ahmada di Mojokerto Lapor Polisi, Diduga Ditipu

Mereka menuduh adanya dugaan penipuan disertai penggelapan.