Senin, 20 Jul 2026 09:00 WIB

Mensos Risma Buka Mata Pemuda Soal Potensi Bisnis Tanaman Hias

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 15 Okt 2022 12:27 WIB
Mensos Risma saat menghadiri acara Floriculture Indonesia International Convex (FLOII) di Jakarta Convention Center.
Mensos Risma saat menghadiri acara Floriculture Indonesia International Convex (FLOII) di Jakarta Convention Center.

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkapkan harapannya agar anak muda bisa mengejar peluang usaha melalui budidaya tanaman hias. Hal ini disampaikan Risma saat menghadiri acara Floriculture Indonesia International Convex (FLOII) di Jakarta Convention Center pada Jumat (14/10/2022).

"Seolah-olah jualan tanaman, eh jadi petani, tapi kalau petani naik mercedez kenapa enggak?" katanya saat menjawab pertanyaan wartawan.

Baca Juga: Sekretariat DPRD Jatim Kembangkan Tanaman Hidroponik, Sri Wahyuni Mengapresiasi

Menurut Mantan Walikota Surabaya dua periode itu, anak muda sering kali malu menjadi petani padahal peluang bisnis dari sektor pertanian sangat menggiurkan mengingat tanaman hias asal Indonesia sangat diminati. Oleh karena itu, wanita yang biasa dipanggil Risma itu mendorong agar pemuda dapat memanfaatkan peluang ini.

Tanaman yang paling disoroti Risma adalah tanaman dari Papua. Menurutnya, Papua memiliki jenis tanaman hias yang beraneka ragam. Potensi ini ia lihat saat berkunjung ke beberapa daerah di Papua untuk menyalurkan bantuan sosial. Provinsi paling timur itu memiliki tanaman hias endemik yang berpotensi menjadi komoditas ekspor.

Hal ini mendorongnya untuk memberdayakan pemuda papua agar mereka bisa mengembangkan usaha dari tanaman hias, sehingga bisa membantu perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan.

Baca Juga: ORIN Rambah Kepercayaan Dealer Global, jadi Vendor untuk Jawab Sensitivitas Kelistrikan EV

"Yang paling kaya itu di Papua. Saya ingin mengkursuskan mereka, Bagaimana anak-anak ini bisa membudidayakan tanaman hias," katanya.

Adapun FLOII merupakan pameran foltikutura atau tanaman hias internasional yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Florikultura Indonesia (PFI). Acara ini digelar untuk mempertemukan pembudidaya tanaman hias dengan pembeli dari dalam dan luar negeri.

Baca Juga: Sukses Ternak Tikus Putih, Pria di Mojokerto Raup Cuan Jutaan Rupiah

Selain membuka acara, Menteri Sosial juga berkeliling mengunjungi stand-stand pameran dan berbincang langsung dengan penggiat tanaman hias. Kehadiran Mensos pada acara ini tidak terlepas dari kegemarannya mengoleksi tanaman hias. Selama berkantor di Jalan Salemba 28, Risma telah menyulap Kantor Kemensos menjadi _green office_ dengan keberadaan tanaman yang menyegarkan mata.

Sementara itu, turur hadir dalam acara Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenkoperekomenonian Mushdalifah Machmud, Asisten Deputi Kemitraan dan Perluasan Pasar Kementerian Koperasi dan UMKM Fixy, Tenaga Ahli Utama Kedeputian 3 Kantor Staf Kepresidenan Bustanul Arifin, dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.