Kamis, 03 Sep 2026 16:06 WIB

Mensos Risma Buka Mata Pemuda Soal Potensi Bisnis Tanaman Hias

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 15 Okt 2022 12:27 WIB
Mensos Risma saat menghadiri acara Floriculture Indonesia International Convex (FLOII) di Jakarta Convention Center.
Mensos Risma saat menghadiri acara Floriculture Indonesia International Convex (FLOII) di Jakarta Convention Center.

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkapkan harapannya agar anak muda bisa mengejar peluang usaha melalui budidaya tanaman hias. Hal ini disampaikan Risma saat menghadiri acara Floriculture Indonesia International Convex (FLOII) di Jakarta Convention Center pada Jumat (14/10/2022).

"Seolah-olah jualan tanaman, eh jadi petani, tapi kalau petani naik mercedez kenapa enggak?" katanya saat menjawab pertanyaan wartawan.

Baca Juga: Sekretariat DPRD Jatim Kembangkan Tanaman Hidroponik, Sri Wahyuni Mengapresiasi

Menurut Mantan Walikota Surabaya dua periode itu, anak muda sering kali malu menjadi petani padahal peluang bisnis dari sektor pertanian sangat menggiurkan mengingat tanaman hias asal Indonesia sangat diminati. Oleh karena itu, wanita yang biasa dipanggil Risma itu mendorong agar pemuda dapat memanfaatkan peluang ini.

Tanaman yang paling disoroti Risma adalah tanaman dari Papua. Menurutnya, Papua memiliki jenis tanaman hias yang beraneka ragam. Potensi ini ia lihat saat berkunjung ke beberapa daerah di Papua untuk menyalurkan bantuan sosial. Provinsi paling timur itu memiliki tanaman hias endemik yang berpotensi menjadi komoditas ekspor.

Hal ini mendorongnya untuk memberdayakan pemuda papua agar mereka bisa mengembangkan usaha dari tanaman hias, sehingga bisa membantu perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan.

Baca Juga: ORIN Rambah Kepercayaan Dealer Global, jadi Vendor untuk Jawab Sensitivitas Kelistrikan EV

"Yang paling kaya itu di Papua. Saya ingin mengkursuskan mereka, Bagaimana anak-anak ini bisa membudidayakan tanaman hias," katanya.

Adapun FLOII merupakan pameran foltikutura atau tanaman hias internasional yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Florikultura Indonesia (PFI). Acara ini digelar untuk mempertemukan pembudidaya tanaman hias dengan pembeli dari dalam dan luar negeri.

Baca Juga: Sukses Ternak Tikus Putih, Pria di Mojokerto Raup Cuan Jutaan Rupiah

Selain membuka acara, Menteri Sosial juga berkeliling mengunjungi stand-stand pameran dan berbincang langsung dengan penggiat tanaman hias. Kehadiran Mensos pada acara ini tidak terlepas dari kegemarannya mengoleksi tanaman hias. Selama berkantor di Jalan Salemba 28, Risma telah menyulap Kantor Kemensos menjadi _green office_ dengan keberadaan tanaman yang menyegarkan mata.

Sementara itu, turur hadir dalam acara Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenkoperekomenonian Mushdalifah Machmud, Asisten Deputi Kemitraan dan Perluasan Pasar Kementerian Koperasi dan UMKM Fixy, Tenaga Ahli Utama Kedeputian 3 Kantor Staf Kepresidenan Bustanul Arifin, dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.