Kamis, 04 Jun 2026 11:47 WIB

Mensos Risma Buka Mata Pemuda Soal Potensi Bisnis Tanaman Hias

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 15 Okt 2022 12:27 WIB
Mensos Risma saat menghadiri acara Floriculture Indonesia International Convex (FLOII) di Jakarta Convention Center.
Mensos Risma saat menghadiri acara Floriculture Indonesia International Convex (FLOII) di Jakarta Convention Center.

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkapkan harapannya agar anak muda bisa mengejar peluang usaha melalui budidaya tanaman hias. Hal ini disampaikan Risma saat menghadiri acara Floriculture Indonesia International Convex (FLOII) di Jakarta Convention Center pada Jumat (14/10/2022).

"Seolah-olah jualan tanaman, eh jadi petani, tapi kalau petani naik mercedez kenapa enggak?" katanya saat menjawab pertanyaan wartawan.

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

Menurut Mantan Walikota Surabaya dua periode itu, anak muda sering kali malu menjadi petani padahal peluang bisnis dari sektor pertanian sangat menggiurkan mengingat tanaman hias asal Indonesia sangat diminati. Oleh karena itu, wanita yang biasa dipanggil Risma itu mendorong agar pemuda dapat memanfaatkan peluang ini.

Tanaman yang paling disoroti Risma adalah tanaman dari Papua. Menurutnya, Papua memiliki jenis tanaman hias yang beraneka ragam. Potensi ini ia lihat saat berkunjung ke beberapa daerah di Papua untuk menyalurkan bantuan sosial. Provinsi paling timur itu memiliki tanaman hias endemik yang berpotensi menjadi komoditas ekspor.

Hal ini mendorongnya untuk memberdayakan pemuda papua agar mereka bisa mengembangkan usaha dari tanaman hias, sehingga bisa membantu perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan.

Baca Juga: ORIN Rambah Kepercayaan Dealer Global, jadi Vendor untuk Jawab Sensitivitas Kelistrikan EV

"Yang paling kaya itu di Papua. Saya ingin mengkursuskan mereka, Bagaimana anak-anak ini bisa membudidayakan tanaman hias," katanya.

Adapun FLOII merupakan pameran foltikutura atau tanaman hias internasional yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Florikultura Indonesia (PFI). Acara ini digelar untuk mempertemukan pembudidaya tanaman hias dengan pembeli dari dalam dan luar negeri.

Baca Juga: Sukses Ternak Tikus Putih, Pria di Mojokerto Raup Cuan Jutaan Rupiah

Selain membuka acara, Menteri Sosial juga berkeliling mengunjungi stand-stand pameran dan berbincang langsung dengan penggiat tanaman hias. Kehadiran Mensos pada acara ini tidak terlepas dari kegemarannya mengoleksi tanaman hias. Selama berkantor di Jalan Salemba 28, Risma telah menyulap Kantor Kemensos menjadi _green office_ dengan keberadaan tanaman yang menyegarkan mata.

Sementara itu, turur hadir dalam acara Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenkoperekomenonian Mushdalifah Machmud, Asisten Deputi Kemitraan dan Perluasan Pasar Kementerian Koperasi dan UMKM Fixy, Tenaga Ahli Utama Kedeputian 3 Kantor Staf Kepresidenan Bustanul Arifin, dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.