Jumat, 04 Sep 2026 16:32 WIB

Proyek Box Culvert Pemkot Surabaya Rusak Pipa PDAM, Suplai Air Warga Terganggu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 26 Sep 2022 18:15 WIB
Salah satu proyek box culvert di Surabaya
Salah satu proyek box culvert di Surabaya

selalu.id - Pemasangan box culvert yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya untuk mengatasi banjir berdampak pada kerusakan pipa PDAM yang menyebabkan gangguan penyaluran air bersih ke warga.

Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Arief Wisnu Cahyono mengatakan, sejak bulan Mei 2022, seluruh zona wilayah layanan PDAM terdampak secara keseluruhan.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

"Kalau data yg kami dapat disini, pipa antara ukuran 80 sampai 460 milimeter itu yang terdampak, bahkan tidak hanya pipa tersier tapi juga pipa sekunder, cukup besar,"kata Arief, saat ditemui selalu.id di Kantor PDAM Sembada Surabaya, Senin (26/9/2022).

Meski begitu, Arief menerangkan bahwa PDAM mendukung Pemkot Surabaya dalam membangun infrastruktur. Menurutnya, pemasangan box culvert tersebut adalah upaya mengatasi banjir.

"Bagaiamana juga box culvert ini suatu infrastruktur yang sangat vital dalam penanganan banjir. Nah, seperti yg saya sampaikan tadi bahwa project box culvert harus kita dukung,"ucapnya.

Untuk mengatasi dampak gangguan pipa air tersebut, Arief menjelaskan, pihaknya telah menerjunkan puluhan petugas untuk mempercepat perbaikan pipa yang putus.

"Hampir 120 yang kita terjunkan untuk mempercepat target kami dan pipa yang putus karena box culvert maksimal satu hari udah harus selesai dan disambung,"jelasnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

"Pada faktanya, karena box culvert itu memanjang, yang tadinya satu hari nanti hari kedua dan ketiga kita menyambung yang berikutnya,"lanjutnya.

Lebih lanjut Arief menyampaikan, permohonan maaf kepada masyarakat Surabaya bahwa ada permasalahan gangguan air sementara. Ia mengaku pihaknya telah berupaya untuk mengontrol permasalahan tersebut.

"Satu hal yang kami sudah lakukan untuk mengontrol sebaik mungkin namun ada 1 atau 2 hal diluar kekuasaan kita. Jadi pas kita udah rencanakan dengan baik, supaya tidak terdampak, namun masih kena juga,"tuturnya.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Ia menambahkan, pastinya ada sejumlah keluhan dari masyarakat karena gangguan tersebut. Misal, meteran air mengecil dan sejumlah plastik yang masuk saluran pipa, sehingga menyebabkan sumbatan, bahkan membuat air menjadi keruh.

"Kalau satu saluran yang kena mungkin hanya satu rumah saja. Tapi kalau sudah kena pipa tersier maka bisa satu kawasan komplek, ini yang cukup dirasakan masyarakat,"terangnya.

Diketahui ada beberapa wilayah zona yang terganggu akibat pemasangan box culvert ini diantaranya, di Jalan Ngagel Jaya Tengah, Jalan Jambangan, Jalan Putat Jaya, Jalan Bubutan, Jalan Tambak Sari dan lain-lain. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.