Selasa, 21 Jul 2026 07:48 WIB

Proyek Box Culvert Pemkot Surabaya Rusak Pipa PDAM, Suplai Air Warga Terganggu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 26 Sep 2022 18:15 WIB
Salah satu proyek box culvert di Surabaya
Salah satu proyek box culvert di Surabaya

selalu.id - Pemasangan box culvert yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya untuk mengatasi banjir berdampak pada kerusakan pipa PDAM yang menyebabkan gangguan penyaluran air bersih ke warga.

Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Arief Wisnu Cahyono mengatakan, sejak bulan Mei 2022, seluruh zona wilayah layanan PDAM terdampak secara keseluruhan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Kalau data yg kami dapat disini, pipa antara ukuran 80 sampai 460 milimeter itu yang terdampak, bahkan tidak hanya pipa tersier tapi juga pipa sekunder, cukup besar,"kata Arief, saat ditemui selalu.id di Kantor PDAM Sembada Surabaya, Senin (26/9/2022).

Meski begitu, Arief menerangkan bahwa PDAM mendukung Pemkot Surabaya dalam membangun infrastruktur. Menurutnya, pemasangan box culvert tersebut adalah upaya mengatasi banjir.

"Bagaiamana juga box culvert ini suatu infrastruktur yang sangat vital dalam penanganan banjir. Nah, seperti yg saya sampaikan tadi bahwa project box culvert harus kita dukung,"ucapnya.

Untuk mengatasi dampak gangguan pipa air tersebut, Arief menjelaskan, pihaknya telah menerjunkan puluhan petugas untuk mempercepat perbaikan pipa yang putus.

"Hampir 120 yang kita terjunkan untuk mempercepat target kami dan pipa yang putus karena box culvert maksimal satu hari udah harus selesai dan disambung,"jelasnya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

"Pada faktanya, karena box culvert itu memanjang, yang tadinya satu hari nanti hari kedua dan ketiga kita menyambung yang berikutnya,"lanjutnya.

Lebih lanjut Arief menyampaikan, permohonan maaf kepada masyarakat Surabaya bahwa ada permasalahan gangguan air sementara. Ia mengaku pihaknya telah berupaya untuk mengontrol permasalahan tersebut.

"Satu hal yang kami sudah lakukan untuk mengontrol sebaik mungkin namun ada 1 atau 2 hal diluar kekuasaan kita. Jadi pas kita udah rencanakan dengan baik, supaya tidak terdampak, namun masih kena juga,"tuturnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Ia menambahkan, pastinya ada sejumlah keluhan dari masyarakat karena gangguan tersebut. Misal, meteran air mengecil dan sejumlah plastik yang masuk saluran pipa, sehingga menyebabkan sumbatan, bahkan membuat air menjadi keruh.

"Kalau satu saluran yang kena mungkin hanya satu rumah saja. Tapi kalau sudah kena pipa tersier maka bisa satu kawasan komplek, ini yang cukup dirasakan masyarakat,"terangnya.

Diketahui ada beberapa wilayah zona yang terganggu akibat pemasangan box culvert ini diantaranya, di Jalan Ngagel Jaya Tengah, Jalan Jambangan, Jalan Putat Jaya, Jalan Bubutan, Jalan Tambak Sari dan lain-lain. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.