Kamis, 23 Jul 2026 00:42 WIB

Ketua Umum AAI-ON Sebut Advokat Mampu Ungkap Kebenaran di Kasus Ferdy Sambo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 18 Sep 2022 15:33 WIB
Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI-ON), Palmer Situmorang
Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI-ON), Palmer Situmorang

selalu.id - Ketua Umum Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI-ON), Palmer Situmorang menyebut Advokat mampu mengungkapkan kebenaran dan membalikan situasi terhadap kasus kematian Brigadir J dengan beberapa tersangka salah satunya mantan Kadiv Propam, Ferdy Sambo.

Palmer menjelaskan, apa yang dilakukan Advokat seperti Kamaruddin Simanjuntak terhadap pejabat petinggi Polri membuktikan keberhasilan Advokat berhadapan dengan orang yang berpegang kekuasaan.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

"Advokat (Kamaruddin) bisa mengungkap, membalikan situasi seperti yang diperlihatkan oleh Kamaruddin,"kata Palmer, saat acara Munaslab Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI-ON) di Sirijaya Building, Surabaya, Sabtu (17/9/2022).

Menurutnya, kekuatan Advokat-advokat menjalankan kasus adalah keberanian berbicara, keterbukaan dan kemampuan mereka menuturkan secara sistematis.

"Advokat mampu membalikkan dengan memegang penjelasan UU dan bukti,"ujarnya.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Terkait kasus Brigadir J, Palmer berhadap kasus tersebut diusut dengan tuntas. Ia menyebut, semua orang mempunyai hak hukum.

"Nah kalau ada sedikit saja perlakuan tidak pas, bisa menjadi opini terbalik,"tuturnya.

"Kita tak mau kepolisian terpuruk dalam arti institusi. Karena oknum-oknum, institusi kehilangan kepercayaan masyarakat,"imbuhnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Ia menambahkan, Negara perlu institusi polisi yang baik. Sehingga, oknum-oknum harus dipilah-pilah yang tidak baik dari kepolisian.

"Saya kira tuntutan harus dijalankan secara profesional dan harus ada akuntabilitas. Nanti ada bagian-bagian yang harus dibuka di persidangan. Kita tunggu sidang nanti yang akan menjawab, benar tidak polisi sudah membuka apa yang menjadi motif daripada peristiwa"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.