Senin, 07 Sep 2026 06:04 WIB

Waspada! Diduga Ada Modus Baru Kejahatan di Jalan MERR Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 11 Sep 2022 00:30 WIB
Teman-teman pelaku sedang mengerubuti korban modus menabrakkan diri
Teman-teman pelaku sedang mengerubuti korban modus menabrakkan diri

selalu.id - Diduga ada modus baru kejahatan di kawasan Jalan Ir Soekarno (MERR) Surabaya. Pelaku sengaja menabrakkan diri dan menghentikan mobil incarannya. Seperti yang dialami seorang warga bernama Joan.

Awalnya Joan bersama teman-temannya menggunakan mobil melewati Jalan MERR. Mereka diikuti oleh segerombol pemuda menggunakan motor.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Joan mengaku, mobil yang dikendarainya itu sengaja ditabrak oleh pengendara motor di Jalan MERR perempatan lampu merah arah Rungkut Megah Raya, Jumat (9/9/2022) malam.

Dalam peristiwa tersebut, Joan menceritakan, awalnya mereka (gerombolan pemotor) telah melanggar lampu lalu lintas di perempatan Rungkut Megah.

Pelaku yang diduga sengaja menabraknya itu menggunakan sepeda motor Honda Vario bernopol AG 3175 UL.

"Tolong buat yang ketemu atau melihat pengemudi sepeda motor Vario nomor itu adalah pelaku tabrak lari, pengemudi memakai baju atau atribut gojek (ojek online),"kata Joan, kepada Selalu.id, Sabtu (10/9/2022).

Saat peristiwa itu, Joan bersama temannya melihat para pelaku sekitar 10 sepeda motor rata-rata tidak menggunakan helm dan diduga sedang mabuk minuman keras (Miras).

“Mereka naik sepeda motor beramai-ramai ada yang tidak memakai helm, ada yang berbau mulutnya sepertinya dibawah pengaruh miras,"ujarnya.

Kemudian, pelaku mencegat mobil Joan di depan Hotel Samator Rungkut. Beruntung, ada dua warga sekitar yang membantu korban.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Mereka mengambil arah menuju Hotel Novotel Samator melakukan intimidasi terhadap kami selaku korban," ungkapnya

"Karena kami perempuan 1 mobil diserbu gerombolan anak laki-laki yang seolah membela temannya yang nabrak tadi,"lanjutnya.

Dalam kejadian tersebut, tidak ada yang mengalami luka. Namun, mobil yang dikendarainya mengalami lecet pada bagian bodi. Korban pun juga telah melaporkan kejadian malam itu, di Polsek Tenggilis.

Saat melaporkan, korban membawa barang bukti berupa video rekamannya saat kejadian dan ingin meviralkan agar kejadian tersebut diketahui publik. Sebab, sudah meresahkan masyarakat.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Viralkan biar orangtuanya tau anaknya sudah kayak begal aja memaki-maki dan membuat rasa tidak nyaman juga sudah merugikan dengan menabrak," terangnya.

Lebih lanjut Joan menambahkan, pelaku yang menggunakan atribut gojek dan sepeda motor tersebut, saat dicek ternyata tidak terdaftar.

"Oh ya si pemakai helm dan atribut gojek ini semalam sudah dicek teman-teman satgas gojek ternyata tidak terdaftar," tandanya.

Hal seperti ini perlu diwaspadai. Pasalnya, para tersangka yang beraksi dengan mengenakan jaket serta helm ojek online agar tidak dicurigai warga. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.